TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH

TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH
part 69.


__ADS_3

Seminggu kemudian


Nafilla dan zack sudah menjalankan kehidupan seperti biasanya. Namun, sedikit berbeda karena mereka sudah menjadi suami istri yang sah dan pastinya saling mencintai.


"Nanti kamu pulang jam berapa?" Tanya Nafila sambil memasang dasi. Memang, seperti inilah salah satu kebiasaan baru bagi mereka.


"Sebelum kamu pulang, nanti aku jemput" Zack masih memeluk Nafilla.


"Sudah sudah lepasin, sekarang sarapan dulu"


Mereka langsung bergandengan menuju ruang makan. Para pengawal serta asisten pun sudah mulai terbiasa melihat keromantisan mereka.


"Susu kamu mana? ko belum diminum?" Tanya zack.


"Nanti dong, selesai makan"


"Oh, tapi awas ya jangan sampai lupa. Ingat vitaminnya juga diminum" Perngat zack.


Entah mengapa semenjak honeymoon, zack semakin overprotektif, Tentang susu,vitamin,apa yang ingin nafilla makan dan banyak hal lainnya. Namun,nafila memaklumi karna ia tahu zack sangat menginginkan seorang 'anak'.


Selesai makan, zack dan nafilla berangkat ke kantor bersama sama. Zack mengantar nafilla lebih dahulu, lalu ia berangkat menuju kantornya.


"Jangan lupa,kasih alex oleh olehnya!" Ucap nafilla sebelum keluar dari mobil.


"Iya sayangku cintaku istriku" Zack berusaha menjawab pertanyaan yang sama.


Nafila melangkah keluar dari mobil, tentunya setelah mencium zack.


Suasana kantor yang dingin, karna terdapat AC di setiap sudutnya, dan juga banyak tanaman sebagai hiasan. Mengobati rasa rindu nafilla terhadap kantor.


"Gimana nih yang habis honeymoon" Sindir Richard, Sepertinya si bawel itu marah karna pekerjaan nafilla menumpuk.


"Pokoknya seru lah, Nanti kalo diceritain kasian lu kan jomblo" Ledek Nafilla.


"Eh enak aja, mana oleh olehnya?" Tanya Richard.


"Nanti,masih dibuat" Nafilla cekikikan,lalu meninggalkan Richard yang mengerutkan keningnya.


Kembali berkutat dengan pekerjaan, Ternyata ia lumayan merindukan suasana di kantornya.


"Oh ya naf, nanti pas jam makan siang. Kita ada pertemuan sama si zack, rencananya sih mau lihat pembangunan hotel yang hampir jadi" Jelas Richard yang tiba tiba masuk.


"Hmmm, lu kaya biasa siapin aja semua yang dibutuhin"


Nafilla pun terus mengerjakan pekerjaannya, hingga jam sudah menunjukkan waktu makan siang. Ia dan Richard langsung bergegas menuju restauran yang sudah dipesan sebelumnya.

__ADS_1


Setibanya direstauran, zack sudah memesan banyak makanan.


"Kamu lama banget sih,Untung suami aku ini sabar loh" Ucap zack menyambut nafilla.


'Lah? saya gua juga dari tadi kan ikut nungguin sabar.' gumam alex.


"Hehe maaf ya, tadi si Richard lama banget" Nafila menatap tajam ke arah Richard.


'Astagfirullah haldazim, ko jadi gua. Jelas jelas tadi si nafilla boker dulu,jadinya lama' . gumam Richard.


"Yaudah,kalian berdua pesen ruangan lain aja sono" Usir zack kepada Richard dan alex.


"Lah, emangnya kenapa kalo disni?" Tanya nafilla mewakili perasaan alex dan Richard.


"Kasian nanti pas kita mesra. Mereka kan jomblo" Ledek zack,disusul tawa nafilla.


Richard dan Alex pun langsung memesan ruangan lain, dari pada mereka diolok-olok lagi oleh bos nya, memang asisten yang selalu mengalah.


Nafilla dan zack langsung memulai makannya, Zack makan sangat lahap tapi nafilla hanya menonton saja ia sama sekali tidak berniat makan.


"Kamu ga makan? tumben banget,biasanya kamu yang makan paling banyak" Tanya Zack keheranan melihat nafilla tidak seperti biasanya.


"Aku lagi pengen liatin kamu makan aja. Kayanya akhir akhir ini kamu makanya banyak banget deh" Nafilla malah membalikkan ucapan zack.


Tapi, memang benar zack merasa akhir akhir ini porsi makannya bertambah banyak, entahlah mengapa.


"Suapinn" Pinta nafilla dengan nada manja.


Zack langsung menuruti keinginan nafilla. Mereka makan bersama dengan sangat romantis, benar kata zack jika ada Richard dan alex Mereka pasti sudah gigit jari karena melihat adegan romantis.


Selesai makan,Nafilla,zack, Richard beserta alex langsung menuju lokasi pembangunan hotel yang berada tidak jauh dari restauran tempat mereka makan.


Pembangunan sudah hampir selesai,tentu tidak aneh. Karna zack menyewa banyak sekali tukang bangunan dan alat alat berat.


"Bagus banget yah zack hotelnya, nanti kita namain apa?" Tanya nafilla sambil berkeliling sekitaran hotel.


"Anak kita nanti?"


"Haha,masih lama kali keburu jadi hotelnya" Gurau nafilla.


"Kalo begitu JL gimana? jf itu artinya journey love (perjalanan cinta). Karna hotel itu jadi salah satu bukti bahwa perjalanan cinta kita itu rumit. Penuh perjuangan" Jelas zack.


Nafilla benar benar terharu dengan penjelasan zack. memang perjalanan cinta mereka sangat rumit. Tidak mudah untuk berjuang sampai diposisi sekarang.


"Boleh tuh,bagus juga kata katanya"

__ADS_1


Mereka terus berkeliling hingga nafilla memutuskan pulang saja. Karna ia sudah merasa lelah.


"Kamu gapapa?" Tanya Zack sambil menyetir mobil.


"Gapapa, cuman cape aja"


"Bener cuman cape, kita ke rumah sakit aja ya sekarang?" Ajak Zack.


"Ih dibilang kan cuman capek aja" Ketus Nafila.


Zack langsung melajukan mobilnya dengan cepat menuju istana, ia juga lumayan khawatir dengan kondisi nafilla saat ini. Tidak biasanya nafilla gampang lelah,malah kadang ia tidak pernah lelah meski sedikit pemalas.


Saat sampai diistana nafilla langsung membersihkan tubuhnya,lalu ia berbaring di kasur. Sedangkan zack ia masih merapihkan barang yang ia pakai seperti jam tangan,sepatu, dan lain lain.


Biasanya Nafilla yang akan merapihkan nya,namun karna nafilla sedang lelah zack tidak tega menyuruhnya. Ia juga tidak ingin barang pribadinya di sentuh orang lain (seperi pengawal, asisten dan lain lain).


Selesai merapihkan barang barangnya,zack langsung membersihkan tubuhnya. Namun saat ia ke kamar,nafilla sudah terlelap.


"Ga biasnya kamu kaya gini, Ah. mungkin kamu cuman kecapean karna terus melayani aku" Gumam zack sambil ikut berbaring disamping nafilla.


Tak berapa lama,zack pun ikut terlelap disamping nafilla. Ia memeluk erat nafilla, menandakan kekhawatiran. berharap ini bukan sesuatu yang buruk atau tanda tanda hal buruk akan terjadi.


β€’β€’β€’


Tengah malam,nafilla terbangun. Tapi ia tidak melihat zack disampingnya, ia langsung panik dan mencari zack ke seluruh ruangan diistana.


Nafilla terus membuka semua ruangan yang ada di istana. Hingga ia berhenti diruangan kerja zack. Ia melihat zack sedang fokus dengan laptop, nafilla lalu iseng memotretnya.


"Zackk,ko kamu malah disni sih" Ucap nafilla sambil menghampiri zack.


"Tadi aku kebangun,terus ga bisa tidur lagi. Yauda aku ngerjain kerjaan aku aja" Jelas zack.


"Pasti kerjaan kamu belum selesai ya,gara gara aku tadi minta pulang"


"Engga ko, udah sekarang kamu tidur lagi aja ya" Zack lalu mendekati nafilla dan menggendongnya menuju kamar.


...****************...


***Gimana ceritanya sejauh ini?semoga suka ya!πŸ€—


Jangan lupa like,coment,vote dan follow aku


Oh ya mampir juga ya ke karya ku


'Takdir hidup zilla' Insyaallah bagus

__ADS_1


See u next timeπŸ‘‹πŸŒŸ***


__ADS_2