
Nafilla langsung kembali ke ruangan zack, sebenarnya ia masih belum mengerti tapi ada satu hal yang sudah sangat jelas
Zack tidak akan mengingat tentang perceraian, tentang pertengkaran
Astagfirullah kalo gini jadi ribet juga urusannya. gumam nafilla
"Tadi dokter ngomong apa aja?" Tanya grandma,emang takdirnya cewe ya sikapnya kepo
"Emm,katanya kondisi zack Udah bagus ko" Bohong nafilla
Lebih baik dia tidak menceritakan nya,atau semua akan menjadi lebih rumit
"Grandma,aku mau pamit ke kantor dulu ya ada banyak pekerjaan yang harus aku kerjain" Ucap nafilla
"Yasudah gapapa"
Didalam fikirannya nafilla masih bingung,apa yang harus ia lakukan jika ia meninggalkan zack lagi itu sama saja ia egois,tapi jika bersama zack itu tidak mungkin karna Nafila sudah tidak percaya
Tak berapa lama mobil yang dikendarai nafilla Samapi diperusahaan nya,ia langsung menuju ruangannya
"Apa lu! mau nyeramahin gua lagi hah?!" Ketus nafilla melewati meja Richard
Nafilla langsung mengerjakan pekerjaannya,ia juga bingung padahal hari ini pekerjaannya sedikit,tapi kenapa Richard marah marah
Ah, mungkin uang bulanannya habis atau mungkin dia gapunya pacar,lagian mana ada cewe yang mau pacaran sama Richard
"Ngapain lu senyum senyum" Sinis Richard sambil menaruh tumpukan kertas diatas meja
"Terserah gua lah,sirik mulu deh" Nafilla langsung mengambil tumpukan kertas
"Ibu bos yang terhormat mau makan siang apa?" Tanya Richard
"Jangan alesan deh, bilang aja mau ditraktir!"
"Hehe tau aja deh,kali kali lah,untung akhir bulan nih" Pinta Richard
"Yaudah lu pesenin gua mau ayam geprek sambel terasi,es teh manis sama kulit ayam" Ucap nafilla
"Busettt, ngeri broo pesenanya" Ledek Richard
__ADS_1
"Sono buruan pesan, nanti cacing gua cacingan!" Usir nafilla
Richard pun langsung meninggalkan nafilla, sedang kan nafilla langsung memeriksa kertas yang diberikan Richard
Dengan teliti nafilla membacanya dan menandatangani,hingga ia terhenti pada satu kertas terakhirnya
'KERJA SAMA ANTARA CHOYRIL COMPANY DAN CHARLES COMPANY'
Charles company \= perusahaan zack
"What! ini si Richard,kenapa engga ditolak aja si!" Ketus nafilla
"Apa lu, ngomongin gua ya?" Ucap Richard yang tiba tiba masuk sambil membawa banyak plastik ditangannya
"Iya! Lu tuh rese banget, kenapa kerja sama perusahaan zack lu terima sih!" Gerutu nafilla
"Udah deh jangan marah marah dulu,mening makan lu pasti udah lapar kan" Goda Richard
Nafilla pun langsung pindah ke sofa dan langsung memakan makanan pesanannya,geprek pedas dan kulit ayam siapa yang bisa menolak!
Sedangkan Richard sudah mulai terbiasa dengan sikap absurd bos nya itu,meski absurd nafilla tau kapan ia harus serius dan sebaliknya
"Ya kan kita juga udah kerja sama bareng steve company,apa beda nya" Protes nafilla
"Beda,kalo misalnya perusahaan zack ada diurutan pertama perusahaan termaju, kalo misalnya steve company itu ada diurutan ke 3,sedangkan kita diurutan kedua"
UHUK UHUK
Nafilla langsung tersedak mendengar ucapan Richard,untung saja ada es teh manis
"Hah! Serius lu" Ucap nafilla tidak percaya
"Iya lah,makannya jadi pemimpin perusahaan jangan suka bolos,ampe berita sepele gini aja ga tau!" Sindir Richard
"Kemaren gua nonton azab,seorang sekretaris yang durhaka kepada bos nya,dan ending-nya si sekertaris jomblo seumur hidup" Nafilla mengada ngada cerita
"S-serius?" Tanya Zack gugup
"Iya lah,makannya jadi sekertaris jangan durhaka!" Ketus nafilla
__ADS_1
Raut wajah Richard langsung berubah, sedangakan Nafila tertawa puas dalam hatinya, bisa bisa nya orang seperti Richard gampang ditipu
Beberapa menit kemudian mereka pun selesai makan,nafilla langsung kembali ke rutinitas nya dan begitu pula dengan Richard
Sepertinya Richard memang bodoh. gumam nafilla sambil tertawa kecil
Tak terasa jam pulang kantor sudah tiba,nafilla langsung bergegas ke rumah sakit, tidak lupa ia membawakan beberapa makanan dan cemilan
Berjalan dilorong rumah sakit yang sepi, mungkin jam besuk sudah habis,nafilla memencet lift untuk khusus keruangannya
Saat memasuki ruangan zack, terlihat sepi, mungkin zack sedang berjalan ditaman bersama nene dan tiba tiba alex datang
"Nona,apa kita bisa bicara sebentar?" Tanya alex
"Bicara saja Disni" Jawab nafilla cuek
"Tidak bisa, bagaimana jika kita ke kantin saja" Tawar Alex
"Baiklah"
Alex dan nafilla berjalan menuju kantin, tidak biasanya Alex ingin bicara dengan nafilla dan nafilla fikir Alex tidak bisa bicara karna selalu terlihat diam
"Ini sudah dikantin,apa yang kau mau bicarakan?" Nafilla mengaduk smooth milk miliknya yang baru saja pelayan antarkan
"Sebenernya..."
Kita bikin readers kebingungan lagiπ,maaf ya hehe
...****************...
**Gimana ceritanya sejauh ini?semoga suka ya!π€
Jangan lupa like,coment,vote dan follow aku
Oh ya mampir juga ya ke karya ku
'Takdir hidup zilla' Insyaallah bagus
See u next time ππ**
__ADS_1