TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH

TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH
part 55.


__ADS_3

Di rumah sakit, Zack menunggu dokter keluar dari ruangan nafilla.


Sudah dari 3 jam yang lalu,dokter tak kunjung keluar membuat zack semakin khawatir,Rasa takut langsung menyelimuti fikiran zack, bagaimana jika Nafilla tidak bertahan?.


Akhirnya yang ditunggu pun tiba, dokter keluar dari ruangan nafilla beserta perawat.


"Bagaimana dok?" Tanya zack khawatir.


"Lebih baik tuan Zack keruangan saya,biar saya bisa menjelaskan dengan detail" Jawab dokter tersebut.


"Oke baiklah".


Zack lalu menelepon beberapa pengawal agar berjaga jaga didepan ruangan Nafilla,ia takut terjadi hal hal yang tidak diinginkan.


Setelah itu zack langsung menuju ruang dokter tersebut.


"Jadi, bagaimana kondisi Nafilla dok?" Tanya Zack.


"Benturan yang ada di kepala nona nafilla cukup keras, sehingga membuat nona nafilla semakin melemah" Jelas dokter tersebut.


"Apa nafilla amnesia?" Tanya zack lagi.


"Tidak, lebih buruk. Nona Nafilla akan sering mengalami pusing yang luar biasa, pada saat ia melakukan aktivitasnya".


"Tapi, masih bisa disembuhkan dok? lalu bagaimana dengan bagian tubuh lainnya?" Zack semakin dibuat khawatir.


"Nona Nafilla bisa mengikuti terapi atau kami beri obat,untuk bagian tubuh lainn lukanya tidak terlalu serius" Ucap dokter tersebut.


"Kenapa sekarang Nafilla belum sadar dok?" Zack kembali bertanya.


"Kondisinya saat ini masih sangat lemah,bahkan untuk membuka mata saja Nona nafilla tidak punya tenaga".


Zack terlihat kecewa, ia langsung meninggalkan ruangan itu tanpa berbicara sepatah kata apapun. Saat ingin keruangan nafilla, ia melihat Ferdian berada disana.


Sontak saja emosi zack langsung meninggi, karna Ferdian lah nafilla menjadi seperti sekarang.


"Untuk apa kau kemari?" Tanya zack dengan nada tinggi.


"Ini hak ku,lagian nafilla itu milikku, kau itu hanya seorang pecundang saja" Ferdian Tersenyum mengejek.


Masih terlihat sabar,Zack tidak ingin membuat keributan didepan ruangan Nafilla.


"Hahaha, Aku memang pecundang tapi setidaknya aku diberi kepercayaan oleh ayah mertuaku sendiri,tidak seperti kau" Sindir zack.


Kini, malah emosi ferdian yang terpancing. Padahal awalnya ia berniat untuk memancing emosi zack.


"Sudahlah,aku ingin melihat nafilla" Ferdian masih memendam emosinya.


"Siapa yang mengjinkan mu?" Ketus zack.


"Apa perlu aku tegaskan sekali lagi bahwa KAU YANG MEMBUAT NAFILLA MENJADI SEPERTI INI" Ucap zack dengan penuh penekanan.


"Pengawal,bawa dia pergi dan jangan sampai aku melihat dia ada disini lagi!!" Teriak zack.

__ADS_1


Para pengawal pun langsung menyeret Ferdian pergi, Sedangkan zack masuk kedalam ruangan Nafilla dan tidak menghiraukan teriakan ferdian.


"Hey, kenapa kau seperti ini? bukankah kita ingin punya anak seperti seril? bahkan kita sudah belajar menjadi orang tua" Zack mulai menunjukkan sisi lain dari dirinya.


"Aku ingat,saat kita pertama kali mengenal, kamu tampak sangat membenciku,selalu melawan perintahku bahkan ada saja hal kecil yang membuat kita bertengkar".


"Maaf,maafkan aku karna sudah menarikmu kedalam masalah ini, saat kau sudah sadar aku akan ceritakan semuanya.... mungkin ini sudah saatnya".


Tiba tiba, alex dan Richard pun langsung masuk kedalam ruangan.


"Bagaimana kondisinya?" Tanya alex.


"Buruk" Lirih zack.


"Sudahlah jangan terlalu larut dalam kesedihan, Nafilla anak yang kuat dan tidak punya malu, mungkin sekarang ia sedang bernegosiasi dengan malaikat" Ucap Richard mencair kan suasana.


"Hmm, bagaimana tentang vera?" Zack mendekati Richard dan Alex.


"Tim penyelidik belum menemukan apa motifnya,tapu aku yakin vera menyukaimu" Jawab alex.


"Betul juga,tidak mungkin vera menyerang nafilla tanpa alasan,jika ia membenci zack kenapa tidak langsung menyerang zack" Timpal Richard.


"Tidak mungkin,selama ini aku hanya menganggapnya adik" Tolak zack.


"Orang lain saja sudah melihat dengan jelas bahwa vera menyukai mu,masa kau tidak merasakan apa-apa" Ketus alex.


"Hahah,dasar manusia batu" Ledek Richard,yang disambung oleh tawa keduanya.


"Baiklah kami pulang dulu" Ucap alex yang langsung menarik Richard.


"Hey,, aku bisa berjalan sendiri".


Zack lalu kembali kepada Nafilla,ia menggeser tubuh nafilla lalu tidur disampingnya lalu zack pun tertidur dengan posisi memeluk nafilla.


...PAGI HARINYA ☀️...


Para perawat terkekeh geli melihat zack yang tertidur dengan Nafilla.


"Permisi tuan Zack,kami ingin memeriksa nona nafilla" Ucap perawat


"Hoammmmm,oke" Zack pun langsung turun dari ranjang


Langsung saja para perawat memeriksa nafilla, mulai dari detak jantung dan lain lainnya tidak lupa menyuntikkan vitamin serta mengganti infusan.


"Gimana nafilla? apa semakin membaik?" Tanya zack saat melihat para perawat sudah selesai memeriksa nafilla.


"Sejauh ini tidak ada penurunan tapi kita masih harus waspada. Bisa jadi nona nafilla drop tiba tiba" Jawab perawat tersebut.


"Permisi tuan kami pamit dulu" Para perawat langsung meninggalkan zack.


Zack pun Kembali masuk kedalam ruangan nafilla,ia kembali duduk disamping Nafilla.


"Kau tau? para perawat bilang kondisi mu masih belum stabil. padahal kuharap kau semakin membaik, aku ingin mengenalkan mu pada ayah" Zack menciumi tangan Nafilla.

__ADS_1


"Aku mencintaimu" Zack mencium kening nafilla lalu ia pergi mandi.


Aku juga mencintaimu.....


Selesai mandi zack mengerjakan pekerjaannya yang telah dikirim oleh alex, rasanyaaa pekerjaan seperti beranak padahal baru beberapa hari ia tinggalkan.


Tiba tiba saja tangan nafilla bergerak,zack yang melihat itu langsung memanggil dokter.


"Tadi saya melihat tangan nafilla bergerak dok" Ucap zack senang.


"Baiktuan,kita periksa dulu nona nafilla".


Para dokter itu langsung masuk kedalam ruangan nafilla, Sedangakan zack ia merasa sangat senang karena nafilla akan segera sadar.


Namun, tak berapa lama para dokter terlihat keluar dari ruangan.


"Maaf tuan,kondisi nona nafilla masih belum ada perubahan,mungkin pergerakannya tadi adalah bentuk respon ucapan" Ucap dokter tersebut.


Zack yang mendengarnya pun merasa sangat kecewa,Tapi ia tidak akan menyerah karna berarti nafilla sudah merespon ucapannya.


"Hey nafilla,kau dengar ucapan ku?"


"Aku mencintaimu Nafilla,sungguh... kumohon bangun" Zack malah meneteskan air matanya.


Dan betapa terkejutnya zack saat merasakan ada tangan yang menghapus air matanya.


"Kenapa kamu menangis? aku disini" lirih Nafilla.


"Akhirnya kau sadar!!!" Zack yang terlalu senang langsung menciumi nafilla.


"Sudah zack hentikann".


"Aku ingin bertanya padamu" Timpal nafilla lagi.


"Bicara apa?" Zack baru menghentikan ciumannya.


"Tadi kau bilang ingin menceritakan semuanya,sekarang ceritakan!!" Pinta nafilla


Mungkin ini sudah saatnya. gumam zack


"Dulu....."


Hehe,kita bikin readers penasaran lagi🤣 oh ya maaf ya nanti aku bakal jarang up karna alasan tertentu


***Gimana ceritanya sejauh ini?semoga suka ya!🤗


Jangan lupa like,coment,vote dan follow aku


Oh ya mampir juga ya ke karya ku


'Takdir hidup zilla' Insyaallah bagus


See u next time👋🌟***

__ADS_1


__ADS_2