TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH

TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH
part 15.


__ADS_3

"Aawww" Nafila pun terbangun sambil memegangi perutnya yang kram


"Kenapa?Apa kau baik baik saja?" Tanya Zack khawatir


"Tidakk, ambilkan aku air hangat" Perintah Nafila


Zack pun langsung mengambilnya dan memberikannya kepada nafilla


"Nyalakan tv nya!" Perintah nafilla lagi


Zack pun kembali menuruti perintah Nafila


"Apa kau lapar?" Tanya Zack


"Heh,kau fikir aku bukan manusia?tentu saja aku lapar!" Ketus nafila


"Hmm,kau ingin makan apa?" Tanya Zack lagi


"Terserah!" Jawab nafila sambil menonton tv


"Bagaimana jika spaghetti?" Usul Zack


"Huh,makan spgaheti dicuaca seperti ini mana enak!" Tolak nafila


"Bagaimana jika Fried chicken?" Usul Zack lagi


"Tidak!aku sedang tidak ingin ayam" Tolak nafila lagi


"Lalu kau mau apa?" Tanya Zack yang mulai kesal


"Sudah ku bilang terserah!" Ketus nafilla


Argh kenapa dia jadi berubah seperti singa. gumam Zack


Zack sudah kehabisan akal,ia menelepon Alex untuk membeli berbagai macam makanan


"Tapi tuan,diluar sedang badai salju" Tolak Alex disebrang telepon


"Aku tidak peduli itu urusan mu!" Zack mematikan teleponnya


Tak berapa lama Alex pun datang dengan tubuh menggigil dan membawa banyak plastik ditangannya


"I-ini tuan,makananya!" Ucap Alex


"Baik,kau boleh pulang!" Jawab Zack


Dasar tuan tidak punya hati. gumam Alex


"Hai sekertaris alex,apa yang kau bawa?" Sapa nafila yang tiba tiba datang


"Oh nona,saya membawa banyak sekali makanan" Kata Alex


"Wah betul kah?mari masuk kita makan sama sama" Nafila mengambil plastik yang dibawa Alex


Sedangkan Zack yang tidak dianggap itu sangat kesal


"Kau sangat baik Alex,tidak seperti dia!" Ucap Nafila melirik Zack


"Apa?aku!" Ketus Zack, Sedangkan Alex tersenyum penuh kemenangan


"Ya!kau sangat tidak peka!"


Mereka pun mulai makan dengan senang,kecuali Zack yang merasa terpojokan

__ADS_1


"Hmm,aku sudah kenyang Zack tolong rapihkan yah bekas nya!" Nafilla berjalan menuju kasur


Cih, sekarang kau menyuruh ku. gumam Zack


"Haha,sabar tuan saya pamit pulang!" Ucap Alex berlari ke arah pintu


Dengan kesal Zack merapihkan bekas makan mereka, Setelah selesai Zack merebahkan tubuhnya disamping Nafila


"Siapa yang menyuruh mu kesini?" Tanya Nafila ketus


Zack pun bangkit dan berjalan keluar


"Siapa Yang menyuruh mu bangkit?" Tanya Nafila lagi


Zack pun kembali merebahkan tubuhnya diatas kasur


"Sebenernya mau kau ini apa? kenapa kau sangat menyebalkan? tadi kau menyuruh ku untuk memesan makanan,tapi saat ku absen makanan semua salah tapi giliran Alex yang membelinya kau begitu senang lalu---" Omongan Zack terhenti karena melihat nafila sudah terlelap dalam tidurnya


Huh dasar gadis ceroboh yang sangat menyebalkan. gumam zack


•••


Setelah satu Minggu mereka terjebak badai dibelanda,kini saat nya mereka pulang kembali


Nafila sedang menatap indahnya pemandangan lewat jendela pesawat


"Kenapa kau sangat suka dengan kota belanja?" Tanya Zack


"Apa kau yakin mau mendengar nya?" Ucap Nafila yang diangguki Zack


"Dulu,aku tinggal dibelanda saat itu aku merasa orang paling bahagia meski dulu aku orang sederhana,tapi suatu peristiwa harus membuat ku meninggalkan negara dengan sejuta kenangan ini" Jelas nafila


Zack pun hanya ber'oh ria saja


Saat diperjalanan Nafila melihat toko kucing yang sangat lucu


"Hah?!tapi untuk apa?" Tanya Zack heran


"Yah,untuk dipelihara!" Ketus Nafila


"Apapun,tapi jangan kucing!" Tegas Zack


"Tapi aku ingin kucing!" Rengek nafila


Haha,akan ku keluarkan jurusan maut . guamam nafila


Nafila pun mengeluarkan cute face miliknya,yang membuat Zack gugup


"Hmm,baiklah kau pilih saja sendiri!" Zack pasrah


Dengan riang Nafila pun masuk ke dalam toko tersebut dan keluar membawa 2 kucing yang masih bayi


"Lihat Zack ini lucu sekali!" Pamer Nafila


"Hih,jauhkan dari ku!" Pinta Zack


"Cih dasar aneh!" Ketus Nafila


Dan tiba tiba kucing itu merangkak kearah Zack lalu menjilati tangannya


"Hiiiii!" Teraik Zack spontan,Nafila langsung tertawa terbahak bahak


"Dasar gadis ceroboh!" Umpat Zack sambil mencubit pipi nafila

__ADS_1


•••


Tak lama kemudian mereka sudah sampai dibandara, Nafila langsung dijemput oleh mobil perusahaan


"Bagaimana kabar perusahaan?" Tanya Nafila sambil membolak-balik dokumen yang diberikan Richard


"Baik,tapi kita harus segera rapat dengan Steve company" Jawab Richard


"Baiklah,adakan saja rapatnya sekarang" Ucap Nafila cuek


Richard pun Hanya mengangguk


•••


Saat sampai diruang rapat,semua orang sudah berkumpul dan duduk ditempatnya masing masing,Nafila pun langsung menuju tempat duduknya


"Waktu saya tidak banyak" Ucap Nafila tegas


"Begini Bu, saya sudah berbicara kepada pak stev,dia ingin produknya itu tidak sembarang orang bisa mengiklankan nya" Jelas salah satu pegawai


"Itu juga produk kita,terus?" Tanya Nafila ketus


"Dia ingin,emm ibu yang jadi model tas nya dan pak stev" Sambung pegawai tadi


"Apa?! kenapa harus atasannya sendiri yang turun tangan langsung!" Ucap Nafila kaget


"Maaf,tapi sepertinya saya harus berbicara dengan Nafila" Potong Richard


Richard pun membawa Nafila ke luar ruangan rapat


"Fi,turutin aja lah lagian juga engga ada ruginya lu kan ntar bakal terkenal" Ucap Richard


"Emang lu fikir terkenal itu enak?kalo misalnya ketenangan gua diganggu lu mau tanggung jawab?" Ketus nafilla


"Ya engga si, tapi kan ini produk bisa sangat menguntungkan perusahaan kita dan lebih parahnya lagi Presdir Steve company bilang kalo lu gak mau jadi modelnya kerja samanya bakal dibatalin" Jelas Richard


"Apa?!" Teriak Nafila kaget


"Yauda yauda setuju in aja,gua mau pulang cape,buat rapat selanjutnya lu wakilin ya" Sambung Nafila lagi


"Siap,jangan lupa istirahat yang banyak bos ku!" Teriak Richard


•••


Saat sampai dirumah Nafila Langsung mengeluarkan barang barangnya,ia bukannya istirahat malah makan masakan bi Ningsih


"Haduh bi,aku kangen banget sama masakan bibi soalnya dibelanda engga ada restoran Bu Ningsih" Ucap Nafila dengan mulut penuh makanan


"Haduh non,kalo ngomong itu pelan jangan dengan mulut penuh" Peringat bi Ningsih


"Hmm" Ucap Nafila sambil terus mengunyah


"Non,di Belanda enak ga?" Tanya Bi Ningsih penasaran


"Enak banget,apalagi kalo musim gugur cantik banget tapi sayang udah keburu musuh salju" Jawab nafila


"em- non bibi pengen ngomong tapi non jangan marah ya" Ucap bi Ningsih gugup


"Yaelah ngomong aja lah Bi" Nafila menatap bi Ningsih


"Boneka Teddy bear non...."


•••••

__ADS_1


Maaf banget ya aku jarang up, soalnya karya ku yang disebelah sedang direvisi,tapi insyaallah engga ganggu sama karya ini,oh ya jangan lupa vote,like komen sama follow akun aku ya


Terima kasih semuanua


__ADS_2