
Arghh
Nafilla memegangi perutnya, rasa sakit berkali kali lipat dari kemarin
Melihat sekeliling, nafilla tampak asing dengan ruangan ini,ia ingat betul terakhir kali berada di hutan, tapi sekarangberada disebuah ruangan yang sangat mewah
Ia benar benar lupa apa yang terjadi semalam, yang ia ingat hanya pingsan
Langkah kaki terdengar,nafilla memilih berpura pura tertidur
"Akhirnya aku memiliki mu juga, Nafilla" Terdengar suara laki laki yang tidak asing
"Haha, sebanyak apapun yang melindungi mu aku akan tetap mendapatkan mu"
"Pasti kau kesakitan ya,tunggu sini aku akan panggil dokter"
Orang itu pun langsung pergi, Nafilla sangat mengenal suara orang itu, tapi siapa?
Tak berapa lama,kembali terdengar suara langkah kaki nafilla kembali pura pura tertidur
"Tolong dia,ingat jika dia kenapa kenapa kau akan mati!!" Ancam orang tersebut
Sepasang tangan memencet luka nafilla, itu sangat sakit dan nafilla tidak bisa menhannya
"Arghh" Terpaksa Nafilla harus bangun
Betapa terkejutnya nafilla melihat ferdian dengan seorang dokter, apa maksud ferdian menculiknya? Bukannya ia sudah menolak saat ferdian menyatakan cinta
"Kau mau mati ya!! lihat,dia sampai kesakitan!" Bentak ferdian kepada dokter
"Aku hanya memastikan lukanya dalam atau tidak" Bantah dokter tersebut
"STOPPP"Teriak Nafilla
"Sebenernya apa yang terjadi? kenapa aku ada disini? dan... ferdian, aku yakin kau bersangkutan dengan ini" Nafilla bingung, sekaligus takut
"Nanti ku jelaskan sekarang kau diobati dulu" Ucap Ferdian
"Tidak, sebe--" Nafilla langsung disuntikkan obat tidur dosis tinggi, sehingga ia langsung kembali tertidur
"Bagus,tapi jangan terlalu kasar padanya!! dia 'Calon istriku' " Ferdian meninggalkan nafilla dengan dokter tersebut
Dengan hati hati dokter tersebut mulai mengobati Nafilla, sebenarnya dokter tersebut iba terhadap Nafilla tapi ia juga sayang dengan nyawa nya
Memang Ferdian tidak kenal ampun, ia menyalah gunakan kekuasaannya untuk berbuat sesuka hati, hanya karna obsesinya ia sampai melukai orang,miris bukan?
Dokter tersebut adalah Gibran, ia sudah berteman lama dengan ferdian, sering kali gibran dibutuhkan karna ulah Ferdian,ya itu berkelahi
__ADS_1
Beberapa jam kemudian gibran selesai mengobati Nafilla
Dia cantik sekali, aku jadi tidak tega. gumam gibran
Gibran pun meninggalkan Nafila yang masih dalam pengaruh obat tidur
"Gimana? Dia udah sembuh?" Tanya Ferdian sambil menyeruput kopinya
"Lukanya cukup dalam,jadi akan lama proses penyembuhannya" Gibran terlihat lesu, sangat tidak tega dengan nafilla
"Huh!! Dasar Pengawal s*alan! Berani beraninya dia membuat nafilla terluka!!" Ferdian membanting kopinya
"Siapa Nafilla? apa kamu mencintai nya?"
"Ya, aku sangat mencintai nya tapi semua terhalang karna si k*parat zack!!" Geram Ferdian
"Jadi dia sudah menikah? lalu apa Nafilla mencintaimu?" Tanya Gibran lagi
"Dia sudah menikah, Kurasa nafilla tidak mencintaiku" Ferdian mengingat betul saat cinta nya ditolak mentah mentah oleh nafilla
"Apa tidak sebaiknya kau mengembalikan Nafilla? Dia sudah bahagia bersama zack"
"Nafilla akan lebih bahagia jika bersamaku!" Ketus Ferdian
"Aku hanya mengingatkan saja, didalam hati Nafilla sudah tumbuh cinta zack dan mungkin didalam rahim nafilla sudah tumbuh anak zack" Gibran langsung meninggalkan ferdian
Sejenak Ferdian memikirkan ucapan Gibran ada betul nya juga,ia tidak bisa memaksakan cinta seseorang
......................
Malam harinya Nafilla terbangun,perutnya sudah tidak terlalu sakit,ia langsung bangkit dan melihat sekeliling
Zack... Pria yang pertama kali masuk ke dalam hati Nafilla setelah ayahnya, Tidak ingin nafilla kehilangan orang yang ia sayangi meski terkadang sifat mereka kekanak-kanakan tapi,itulah yang membuat nafilla rindu
Entah sejak kapan cinta itu muncul, secara tidak sadar mereka sudah terikat
Aku disini baik baik saja zack, dan kuharap kau juga begitu. gumam nafilla
"Maaf nona,sudah ditunggu untuk makan malam" Ucap pelayan yang tiba tiba masuk kedalam kamar
"Aku tidak lapar" Cuek Nafilla,yang ia butuhkan hanya zack... Sekarang udah bucin nih nafilla 🤣
Pelayan itupun langsung keluar,aneh biasanya difilm film akan memkasa atau berbuat kasar ah siapa peduli
Tiba tiba ferdian masuk dengan membawa nampan berisi makanan, cih melihat mukanya saja aku tidak sudi bagaimana jika makan malam bersama nya?
"Ayo makan,besok kita akan menikah" Ucap Ferdian santay
__ADS_1
Gila! Ferdian benar benar tidak waras, bagaimana mungkin ia menikahi istri orang? lagian siapa pula yang mau menikah dengannya
"Apa kau gila? aku tidak mau" Ketus nafilla
"Terserah,aku hanya memberi tahu bukan meminta pendapat" Cuek Ferdian
Jika aku melawan maka ia akan brutal,oke kita coba baik baik. gumam nafilla
"Luka ku saja belum kering" Sejujurnya nafilla tidak peduli dengan lukanya, namun ini bisa dijadikan alat untuk menunda
"Oke,kita tunggu sampai luka mu mengering lalu setelah itu kita langsung menikah" Ucap Ferdian
AKU TIDAK AKAN PERNAH SUDI MENIKAH DENGANMU. gumam nafilla
"Sekarang kau makan dulu" Timpal Ferdian lagi
"Aku tidak lapar" Tolak nafila
"Jangan membuatku marah! Aturan dari awal aku yang mendapatkan mu, tapi terhalang karna zack aku hanya mengambil apa yang seharusnya milikku" Jelas Ferdian
"Kalo misalnya emang milik kamu kenapa bersama orang?" Sindir Nafilla
"Sudahlah cepat makan!" Ferdian mulai kehabisan kata kata
"Tidak"
"Aku sedang tidak ingin berbuat kekerasan" Amarah ferdian mulai terlihat
"Tidak peduli"
Ferdian langsung membanting pintu, biarlah ia melampiaskan kekesalannya pada benda asal jangan nafilla
Nafilla kembali bersedih, mengingat kebersamaannya dengan zack ia fikir saat honeymoon akan ada malaikat kecil yang mengisi kebahagiaan mereka
Tapi ternyata tidak, Mereka justru mengahadapi kenyataan pahit yang membuat mereka terpisah
Asal kau tau zack, aku merindukan mu sungguh. gumam nafilla
Abis ini kita lihat tentang zack ya semoga aja jauh lebih baik dari Nafilla,byeee
...****************...
***Gimana ceritanya sejauh ini?semoga suka ya!🤗
Jangan lupa like,coment,vote dan follow aku
Oh ya mampir juga ya ke karya ku
__ADS_1
'Takdir hidup zilla' Insyaallah bagus
See u next time***