
"Apa maksud mu?" Bentak Zack
Memang kamar Zack didesain kedap suara jadi kalo Zack ngedugem pun tidak akan terdengar
"Jangan berpura pura tidak tahu!" Nafilla tak kalah emosi
"Dengar,aku sedang cape aku tidak ingin ada keributan!" Zack pun meninggalkan Nafila sendiri
'Dasar aneh!'
Nafilla pun langsung pergi ke tempat kucing nya itu
"Hay cimi,apa kau sudah tidur?" Nafilla berjongkok didepan tempat kucing
"Aha, sepertinya kalian semua sudah tidur" Timpal nafilla lagi
Tampa sadar nafilla ikut tertidur disebelah tempat kucing,Dengan dinginnya malam nafilla tertidur dilantai tanpa alas dan tanpa apapun
•••
Pagi harinya Nafila bangun diatas kasur,tubuhnya sakit dan badannya panas kepalanya juga terasa sangat berat
"Awww" Nafilla berusaha bangkit dari tidur nya
"Kau tidak apa apa?" Tanya Zack yang berlari dari arah kamar mandi
"Aku gapapa" Nafilla masih berusaha berdiri
"Sudah lah tidur saja,wajahmu keliatan pucat" Ucap Zack
"Tapi aku ingin sarapan" Pinta nafilla
"Biar ku panggil kan pelayan,kau diam saja!" Zack langsung keluar pintu
Apa ini?apa aku harus mencintai nya atau membenci nya. gumam nafilla
Tak berapa lama kemudian para pelayan datang membawa makanan beserta obat obatan
"Maaf nona,tadi tuan Zack bilang ia langsung berangkat ke kantor" Ucap salah satu pelayan
"Baiklah,kalian boleh pergi" Jawab nafilla
Saat Nafila memakan makananya, ia merasa aneh semua makanan terasa hambar dimulutnya,nafilla memutuskan untuk tidur saja
DIKANTOR ZACK
"Alex!" Panggil zack
"Hmmm"
"ALEXXXX!" Panggil zack lagi dengan nada lebih tinggi
"Iya tuan?" Jawab Alex
"Kau ini,aku panggil dari tadi!" Ketus zack
"Ada apa tuan?" Tanya alex
"Apa menurutmu nafilla sudah tau semuanya?" Zack tampak khawatir
"Saya rasa tidak tuan,jika nona tau maka dia akan menyerang saya dengan berbagai pertanyaan"
__ADS_1
"Tapi,aku rasa nafilla hampir mengetahuinya!" Kekeh zack
"Maksudnya?" Alex ikut bingung
"Kemarin malam nafilla marah marah dia bilang katanya saya melanggar janji dengan ayahn nya,lalu tengah malam saya melihat ia tidur dekat kandang kucing dan badannya sangat panas!" Jelas Zack
"Mungkin nona begitu karna ia merasa cemburu,tuan lebih sering berada dikantor daripada dengannya!" Usul Alex
"Ahhh,lalu aku harus bagaimana?" Tanya Zack
"Lebih peka dan lebih menyempatkan waktu bersama nona" Jawab Alex
"Hmmm,tapi kan kau tau ini adalah perusahan yang aku bangun dari kecil!" Tolak Zack
"Terserah tuan,kalo tuan tidak ingin melakukannya biar saya wakilkan!" Alex membayangkan dirinya bersama nafilla
"ALEX KAU BOSAN HIDUP YA?!" Bentak Zack
•••
Di istana nafilla terbangun karna ada ketukan di pintu nya
"Masuk"
"Non,non gapapa?" Tanya bi Ningsih
"Oh bi Ningsih,masuk aja aku gapapa ko" Nafilla berusaha bangkit dari tidurnya
"Tapi muka non pucat,non sudah minum obat?" Bi Ningsih makin khawatir
"Sudah ku bilang tidak papa bi"
"Em maaf non sebelumnya apa non ga mengunjungi makan tuan" Ucap bi Ningsih, "Mungkin non kangen sama dia"
"Bener juga ya bi, kalo gitu aku mau ke makam dulu ya" Nafilla langsung beranjak dari tempat tidurnya
Setelah beberapa menit,nafilla sudah siap dengan pakaian nya ia langsung membawa mobilnya menuju makam,tak lupa dengan Yasin ditangannya
Nafilla langsung berjongkok di pinggir makam ayahnya
"Halo yah ayah tenang ya disana Fifi bahagia ko disini maafin Fifi yah jarang jenguk ayah Fifi tapi ayah bakal selalu jadi yang terbaik dihati aku,meski berharap ini cuman mimpi Fifi ga nyangka sekarang Fifi udah jadi gadis hebat ayah Fifi selalu sayang ayah!"
Tak luput doa serta ayat ayat suci Al Qur'an nafilla lanturkan untuk ayahnya di alam sana,nafilla sadar seberapa lama ia terpuruk tidak akan membuat ayahnya bangkit kembali
Amin....
Setelah selesai nafilla langsung bangkit dan berjalan ke arah mobil,namun saat diperjalanan kearah mobil kepalanya terasa berat sekali
"Arghh" Nafilla terus memegangi kepalanya yang terasa sakit
"Apa anda baik baik saja?" Seseorang membantu Nafila jalan
"Oh? kita pernah bertemu sebelumnya?" Nafilla merasa tidak asing dengan perempuan itu ,"Aku ingat kita pernah bertemu dihotel Belanda"
"Ya,saat itu anda sedang merasa kesakitan" Ucap perempuan tersebut
"Kalo begitu terimakasi telah membantu saya,saya pamit dulu" Nafilla langsung beranjak pergi
Saya rasa kita akan segera bertemu lagi. gumam perempuan tersebut
Nafilla melajukan mobilnya menuju kembali ke istana,saat sampai di istana nafilla terkejut melihat Zack
__ADS_1
"Apa?Kau dari mana? Kenapa kau keluar kau kan sedang sakit?" Pertanyaan bertubi tubi dilontarkan oleh Zack
"Aku dari ma---"
"Haduh, pasangan baru masih anget angetnya" Nene rose tiba tiba datang dari tangga
"Nafilla,kau terlihat pucat apa kau sedang sakit?" Tanya Nene nafilla
"Aku baik baik sa--" Lagi lagi ucapan nafilla terpotong
"Ya ne dia sedang sakit,tapi malah keluar istana!" Ketus Zack
"Apa?! sedang sakit suami macam apa kau membiarkan istri yang sedang sakit!" Maki Nene rose
"Sudah sudah, Nafila kau istirahat dulu" Perintah Nene rose
Dengan bingung nafilla melangkah kan kakinya menuju kamar, padahal ia belum menjelaskannya tapi selalu terpotong huft!
Saat sampai nafilla langsung merebahkan tubuhnya,tidak dipungkiri bahwa rasa pusing masih menyerang nya
"Aku buatkan susu hangat untuk mu!" Zack tiba tiba masuk
"Tapi aku tidak---"
"Minum! Atau kau mau aku suapi?" Zack Tersenyum misterius
"Baiklah!" Jawab nafilla pasrah
Nafilla langsung meminum habis susu buatan Zack itu, sangat menegangkan!
Melihat itu,Zack langsung berbaring disamping nafilla dan memijat kepalanya
Apa jangan jangan si olav ini kena dampak musim panas jadi kaya gini?. gumam Nafilla
"Kau tadi dari mana?" Tanya Zack lembut
"Aku habis mengunjungi ayah!" Jawab nafilla
"Maafkan aku ya karena tidak bisa jadi suami yang baik!" Sesal Zack
"Tak apa,aku sadar kau bukan orang yang memiliki banyak waktu" Sindir nafilla
Hah?! Berarti benar dugaan Alex . gumam Zack
"Tapi,lain kali kau tidak boleh pergi tanpa seizin ku dasar gadis ceroboh!" Ketus Alex
Karna tak mendapat jawaban dari nafilla,Zack melihat wajah nafilla yang ternyata sudah tertidur pulas
Maaf,maafkan aku belum bisa jadi yang terbaik tapi aku janji aku akan berusaha, lirih Zack
•••
Malam hari kondisi nafilla kian membaik,ya karna itu juga berkat Zack yang mendadak menjadi dokter posesif
"Zack! aku sudah kenyang!" Ketus nafilla
"Tidak,kau baru makan 1 mangkuk ayo makan satu mangkuk lagi!" Ucap Zack
"Aku ini manusia,bukan hewan kenapa kau memaksa ku!" Nafilla tetap tidak ingin makan
"Tapi kau juga sedang sakit!"
__ADS_1
Akhirnya nafilla mengalah,walau hanya 3 sendok yang masuk setidaknya itu sudah sedikit memuaskan Zack