TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH

TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH
part 21.


__ADS_3

...*Sulit rasanya memilih salat satu...


...diantara...


...Dua yang terbaik...


-πŸŒ»πŸ“Ž*


Kini nafilla serta Zack sedang menonton tv,mereka seperti sepasang kekasih walau hanya pura pura


"Berdua terus nih pengantin!" Sindir Nene rose yang tiba tiba datang


"Ah Nene seperti tidak pernah muda saja!" Zack pura pura Tersenyun


Sampai kapan harus sandiwara seperti ini. gumam nafila


"Sudahlah,apa kau sudah sehat nafilla?" Nene rose mengalihkan perhatian ke nafilla


"Alhamdulillah sudah mendingan ne!" Jawab nafilla


"Tentu,siapa dulu yang merawatnya" Bangga Zack


"Apa?Kau bangga istri mu sakit hah?!" Bentak Nene rose


"Aaa,bukan begitu ne maksudku" Elak Zack ketakutan


"Nafilla sakit juga karna kau jarang memperhatikan nya,kau terlalu sibuk dengan pekerjaan mu ini!" Ucap Nene rose


"Tapi kan ne aku juga bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup kalian!" Bantah Zack


"Itukan sudah kewajiban mu! Kau saja yang gila kerja!" Ketus Nene rose


"Percuma saja aku bertengkar dengan Nene,tentu saja Nene akan menang!" Sindir Zack


"Bagus jika kau tahu!" Nene rose lalu meninggalkan Zack beserta nafilla


"Hahh,sudahlah!" Zack menghembuskan nafas kasar


"Nene sudah tidak ada, sekarang sudahi sandiwara kita ini!" Ketus nafilla


"Kau juga sama saja!"


......................


...****************...


......................


Malam harinya Zack sedang berbicara serius dengan Alex,tentunya tanpa candaan


Alex bisa menjadi teman,asisten sekaligus pengawal mengapa Zack sangat percaya kepada Alex?


Rahasiaaa,,aku belum mau ngasih tau sekarangπŸ™


Mereka berada di restoran mahal dengan ruangan VVIP yang dikhususkan untuk pribadi dan Zack juga meminta agar semua cctv dimatikan agar pembicaraan nya tidak ada yang tahu


"Sudahlah Zack,aku sudah menyarankan untuk memilih atau semuanya akan terlambat!" Alex membuka percakapannya


"Tapi kau tak pernah tau apa yang aku alami!" Tegas Zack

__ADS_1


"Apa? Kita sudah bersama selama 20 Tahun!,aku sangat mengerti apa yang kau alami!" Ketus Alex


"Aku,aku bingung Bagaimana jika aku memilih meninggalkan nafilla saja" Ucap Zack tanpa sadar


"Kau gila ya! Apa aku harus mengingatkan kembali apa yang telah kau perbuat pada keluarga Nafila hah?!" Alex mulai tersulut emosi


"Netralkan emosi mu, sekarang bukan waktu yang tepat untuk marah!"


Alex pun mengambil nafas panjang dan mengeluarkan secara perlahan


"Aku tau kau sedang berada diposisi sulit,aku menyarankan kau untuk memilih memang susah,tapi bagaimana lagi tidak ada pilihan lain, cepat lah Zack tidak lama lagi pasti semua akan terbongkar!" Jelas Alex


"Kau juga tidak boleh egois, kau harus memikirkan kebahagian mereka, bagaimana jika mereka tau sebelum sempat kau menjelaskan, sekarang semua keputusan ada ditangan mu!" Timpal Alex lagi


"Baiklah aku akan segera mengambil keputusan tapi tidak dalam waktu dekat" Jawab Zack


...----------------...


Sedangkan dikamarnya nafilla sedang asik menelepon seseorang atau mungkin mendengar celotehan seseorang


"Kau ini,jika sakit bilang! Aku disini sangat kerepotan!" Ucap Richard disebrang telepon


"Ahh,lagi pula siapa yang menginginkan sakit!" Ketus nafilla


"Sudah,besok kau harus masuk aku tidak mau mengerjakan tugasmu yang sangat banyak itu!" Gerutu Richard


"Baik, kirimkan tugas ku sekarang lalu akan kupotong gaji mu!"


"Ah tidak jadi nafilla aku ikhl--" Ucapan Richard terhenti saat nafilla memutuskan panggil sepihak


Haduh gaji ku. gumam Richard


Kita harus siap kapan pun untuk perjalanan bisnis, jangan sampai salah mengambil keputusan, dan harus siap menerima kebangkrutan


Setelah beberapa jam nafilla menyelasikan pekerjaan nya ia merasa lega dan akan melanjutkan pekerjaannya penting nya yaitu nonton kartun dan nyemil


(Hayo siapa yang suka kaya gituπŸ€”)


Belum sempat nafilla loncat ke kasur handphonenya kembali berdering


"Hallo!" Ucap nafilla ketus


"Heh,kamu ini kemana 3 hari ga ada kabar, handphone juga baru aktif mau ngundurin diri dari kampus? Bentar lagi kamu kan mau lulus!" Celoteh pa ferdian


"Aduh si bapa ada ada aja alesan kaya gitu, bilang aja kangen sama saya,saya tuh lagi sakit pa jangan mikir yang aneh aneh deh!" Ucapp nafilla panjang lebar


"Kamu tuh ya sakit ga bilang bilang,seenga nya izin lah!" Tegur pa ferdian


"Iya pa maaf,besok juga udah kuliah lagi ko" Jawab nafilla


"Kalo misalnya masih sakit gapapa gak usah kuliah dulu sembuhin dulu aja ya jangan kecapean!" Ucap pa ferdian


Buset,tadi marah marah ko sekarang udah Bae lagi .gumam nafilla


"Iya pa,kalo gitu saya mau istirahat dulu ya!"


"Ta--" Nafilla sudah mematikan ponselnya sebelum Ferdian menyelesaikan kalimatnya


Kembali nafilla senang karena sudah tidak ada hambatan,saat nafilla ingin merebahkan tubuhnya pintu kamarnya diketuk oleh Nene rose

__ADS_1


"Ya ne! Masuk saja!" Ucap nafilla


Yallah kuatkan hamba mu ini. gumam nafilla


"Oh,nafilla kamu belum tidur ya?" Tanya Nene rose


Ini mau tidur terus kenapa Nene masukkkk. gumam nafilla kesal


"Belum grandma ada apa ya" Jawab nafilla


"Ah engga, gimana kalo besok kamu temenin grandma ke dokter biasanya grandma ditemenin sama pelayan cuman kan sekarang grandma udah punya cucu menantu!" Jelas grandma rose


Yallah grandmaa kan ngomong besok juga bisaa. gumam nafilla


"Ah iya grandma nanti aku anterin!" Jawab nafilla


"Yasudah garndma cuman mau ngomong itu aja!" Nene rose pun meninggalkan Nafila


Nafilla langsung mengunci pintu dan berjalan menuju kasur,namun lagi lagi pintu nya diketuk


"Hei kenapa dikunci pintunya!" Teriak Zack


"Iya ini aku buka!" Ketus nafilla


Setelah membuka pintu nafilla langsung loncat ke arah kasur


"Kenapa kau seperti ikan kehabisan air!" Ucap Zack


"Berisik! Gara gara kau pekerjaan penting ku tak terlaksana kan!" Ketus Nafila


"Bahkan aku saja baru datang huh!" Gerutu Zack


Zack memilih untuk mandi daripada mendengar celotehan nafilla,Setelah selesai mandi ia membawa kopi panas dan duduk dibalkon kamar


"Siapa yang harus aku pilih engga mungkin aku ngingkarin janji aku dan ga mungkin juga aku ninggalin orang yang aku sayang" Gumam Zack


"Argh,kenapa begitu rumittt!"


Dengan perlahan Zack meminum kopinya, berusaha melupakan masalahnya ia menikmati angin malam dan suara kolam renang yang berada tepat dibawah balkon


...**Untuk au,pilihanku nanti....


...Aku harap kau bahagia...


...Karna untuk memilihmu aku mengorbankan seseorang...


...Yang sangat aku sayang*...


-𝒡𝒢𝒸𝓀 π“Œπ’Ύπ“π’Ύπ’Άπ“‚ π’Έπ’½π’Άπ“‡π“π‘’π“ˆ


...****************...


Maaf banget karna jarang up,soalnya pusing mikirin alur dan aku juga sama seperti kalian mempunyai kesibukan didunia nyata,harap mengerti yaaa


Jangan lupa,like,vote,comment dan follow akun aku ya mampir juga ke karya sebelahku insyaallah bagus


Terima kasih semuanya


Byee

__ADS_1


__ADS_2