
FLAHSBACK
Zack sudah mengenal tuan Adi Pratama Choyril (ayah nafilla) cukup lama. Mereka saling mengenal saat perusahaan mereka mengadakan kerja sama.
Bagi zack,tuan adi sudah seperti ayahnya. Lebih tepatnya seperti pengganti sosok ayah dalam hidupnya.
Tuan adi sendiri memiliki sifat yang sangat rendah hati,maka tidak aneh jika dia sangat disenangi oleh semua orang.
Hingga tiba tiba terjadi suatu masalah yang cukup serius, Tuan adi dan zack pun langsung mengadakan meeting secara mendadak.
"Zack, Sepertinya steve company tidak bisa diremehkan" Adi terlihat sangat khawatir.
Steve company \= perusahaan milik ferdian.
"Apa yang ia inginkan? bukannya perusahaan itu tidak jauh berkembang dari kita" Zack terlihat bingung.
"Dari masalah ini kita sudah mengetahui bahwa, steve company ingin merebut kedudukanmu" Ucap adi.
"Bukannya jika ingin merebut kedudukan ku harus merebut dulu kedudukan milik tuan adi?" Tanya zack.
NB\= PERUSAHAAN NO 1. MILIK ZACK
PERUSAHAAN NO 2. MILIK ADI
PERUSAHAAN NO 3. MILIK FERDIAN
"Aku masih tidak mengerti apa motifnya, tapi sejauh ini sudah pasti ia ingin merebut kedudukan perusahaan mu" Jawab tuan zack.
"Aku akan mengirimkan penyelidik".
Adi pun hanya mengangguk. Lalu mereka melanjutkan pembicaraan mereka dengan obrolan santai, Yang sudah menjadi kebiasaan diantara keduanya.
"Oh ya Zack,apa kau mengenal putri ku?" Tanya adi.
"Tidak, saya tidak mengenalnya" Jawab zack.
Adi mengambil Handphonenya dan menunjukkan fotonya bersama nafilla.
"Dia cantik sekali,mirip denganmu" Zack Tersenyum mengagumi nafilla saat pertama kali melihatnya dihandpone.
"Itu nafilla, dia anak kesayangannya ku sifatnya sangat manja jika bersama denganku tapi tidak tau denganmu" Adi tertawa kecil dengan ucapannya.
"Kenapa aku? aku tidak ada hubungannya" Ketus Zack.
"Sekarang belum, tidak tahu jika nanti" Ledek adi.
"Haha aku akan senang jika mempunyai hubungan dengannya" Ucap zack dengan bercanda.
"Tidak akan mudah untuk mendapatkan putri kesayangannya ku" Sindir adi.
"Ayolah ayah... mertua" Zack tertawa dan disusul adi.
Tiba tiba ruangan mereka diketuk, masuklah Richard sekertasi adi.
"Permisi tuan,pemilik steve company mengajak bertemu saat jam makan siang nanti"
__ADS_1
"Hmm,ada urusan apa? sepertinya aku sedang tidak ada janji dengan siapapun" Tanya adi.
"Tidak, Sepertinya ada urusan lain" Jawab Richard.
"Oke, baiklah nanti kau urus tempat nya"
"Zack saya pamit dulu,nanti jika kau ingin mendekati putri ku akan aku pertimbangan" Adi beranjak dari duduknya.
"Akan ku pertimbangkan ayah mertua" Zack kembali tertawa mendengar ucapan adi.
Adi pun langsung meninggalkan perusahaan zack, ia menemui Nafilla disebuah cafe sebelum makan siang.
"Bagaimana kuliahmu hari ini sayang?" Tanya adi sambil mengelus rambut Nafilla.
"Huft buruk, para dosen memberi tugas yang banyak, ditambah pelajaran baru yang aku tidak mengerti" Keluh Nafilla.
"Ayah, apa lebih baik aku langsung kerja saja? aku lelah belajar, lagipula aku punya ayah yang hebat dan perusahaan yang berkembang" Timpal nafilla
"Huss, meski ayah punya perusahaan yang berkembang, kau juga harus belajar agar bisa mengelola bisnis ayah nanti" Adi terkekeh geli melihat tingkah laku nafilla.
"Ahh,ayah ga seru deh!" Ketus nafilla.
"Kamu ga mesen? ayah traktir deh" Adi Berusaha membujuk Nafilla.
"Mbaa,aku pesen es cream coklatnya 3 vanillanya 2 sama cake ya" Nafilla yang kegirangan langsung memesan.
"Oke,ada lagi?" Tanya pelayan itu.
"Ayah mau pesen apa?" Nafilla melirik ke arah adi.
"Hot coffe aja"
"Baik ditunggu ya pesanannya"
"Ko ayah malah dipesenin susu murni sih?" Ketus adi.
"Habisnya ayah minum kopi terus, lagian kan susu itu sehat" Jawab nafilla cuek.
Adi hanya tersenyum mendengar jawaban nafilla. Memang, setelah bercerai adi kurang memperhatikan makananya. Tapi untung saja nafilla anak yang perhatian.
Pelayan pun datang,membawa pesanan milik Nafilla dan adi.
"Icha,sini kamu gamau escream!" Teriak Nafilla kepada Richard.
"Nafilla, ayah kan sudah bilang berkali kali manggilnya Richard jangan icha" Tegur adi.
"Itukan lebih lucu yah,lagian icha juga ga marah tuh" Nafilla menunjuk Richard yang sebenernya sedang menggerutu.
Enak aja manggil Icha icha, untung cantik. gumam Richard
"Ini buat icha,aku baik kan" Nafilla memberikan cake berwarna pink.
"Sudah rich, makan saja" Ucap adi sambil mengejek.
Mereka pun mengobrol santay, Adi sangat sayang kepada Nafilla ya, sebenernya anaknya bukan hanya Nafilla,Nafilla memiliki adik perempuan.
__ADS_1
Namun, adik nafilla dibawa oleh istri adi yang tidak lain adalah ibu nafilla sendiri. Karna dari awal adi sudah membayar pengacara agar hak asuh nafilla jatuh ketangannya.
Setelah bercerai adi memutuskan untuk tidak menikah lagi,ia ingin fokus pada 2hal, nafilla dan perusahaan-perusahaan saja namun tidak lupa menjalankan ibadahnya.
"Sudah kenyang?" Tanya adi saat melihat cup es cream yang sudah kosong.
"Kenyang sih yah,tapi--"
"Kamu ini,kalo makan es cream suka lupa sama badan deh. Nanti pas berat badan kamu naik, kamu nyalahin ayah lagi kaya waktu itu" Adi tertawa kecil, melihat tingkah laku Nafilla yang masih kekanak kanakan.
"Kan itu memang salah ayah, gara gara ayah sering mentraktir aku jadi kebanyakan makan" Tolak nafilla tidak ingin disalahkan.
"Yasudah besok besok, ayah ga bakal traktir kamu lagi" Ucap adi.
"Eh ayah ganteng, aku cuman bercanda jangan gitu dong"
"Yaya,kamu pulang sono ayah masih ada kerjaa. Nanti makan siang kamu mau dibawain apa?" Tanya adi.
"Pizza,burger, chicken sama lemon tea aja yah"
Walau makannya banyak,dia tetep cantik. gumam Richard
"Baik princess,ayah pergi dulu bye" Adi melangkahkan kakinya.
"Bye ayah,bye icha!" Teriak nafilla membuka Richard menjadi pusat perhatian
Astagfirullah, kenapa nafilla malah teriak icha kenceng banget lagi, jadi dilihatin kan aku. gumam Richard
"Ehm, Richard kamu sudah pilihkan restauran nya?" Tanya adi.
"Sudah pak"
Mereka pun langsung berangkat menuju restauran yang sudah dipesan tentu saja berbintang 5.
Sesampainya mereka direstauran, langsung saja para pelayan mengantarkan mereka ke ruangan vvip dan memberi minuman soda.
"Selamat siang tuan ferdian,maaf terlambat" Sapa adi.
"Ah tidak apa, mari kita makan dulu" Jawab Ferdian.
Makan siang pun berjalan sangat hening,karna hanya ada Ferdian dan adi saja. Para sekertasi menunggu diluar ruangan.
"Oke,jadi ada urusan apa? sehingga tuan ferdian meminta saya makan malam bersama?" Tanya adi ketika selesai makan.
"......
Ini alurnya masih flashback ya.
...****************...
***Gimana ceritanya sejauh ini?semoga suka ya!π€
Jangan lupa like,coment,vote dan follow aku
Oh ya mampir juga ya ke karya ku
__ADS_1
'Takdir hidup zilla' Insyaallah bagus
See u next timeππ***