Terpaksa Menikahi Selingkuhan Ibu Tiri

Terpaksa Menikahi Selingkuhan Ibu Tiri
Takut Kehilangan.


__ADS_3

Devano menahan Diego yang berjalan keluar dari ruangannya, ia ingin menjelaskan situasi di antara dia dan juga Delisa saat ini, bukan karena ia kasihan pada Delisa yang menangis di lantai karena mendapat kata talak dari suaminya. Namun, ia tak ingin kehilangan Lily. Saat ini, rasa takut mulai menyerangnya, ia takut jika mertuanya itu sampai memisahkan mereka. Ia tahu seperti apa kekuatan Diego, apalagi menyangkut putrinya. Devano tak mau jika ia sampai dipisahkan dari istrinya.


"Ayah, aku bisa menjelaskan semuanya," ucap Devano menahan tangan Diego saat akan keluar. Namun, Diego langsung menepis tangan menantunya itu dan melayang tatapan tajamnya.


"Aku tak akan membiarkanmu bertemu dengan putriku lagi, aku tunggu surat perceraianmu, urus secepatnya atau aku yang akan mengurusnya. Setelah urusan Lily dan Delisa selesai kalian bisa bersama selamanya. Kalian memang pasangan serasi, sesama sampah," ucap Diego yang sudah tak bisa lagi mentolerir kesalahan yang mereka lakukan, mungkin jika mereka melakukan kesalahan lain dia akan mempertimbangkan semuanya. Namun, dengan melakukan semua itu ia tak terima.


Diego langsung keluar dari sana meninggalkan Delisa yang masih tertunduk di lantai sambil memegangi pipinya yang terasa panas karena tamparan Diego.


Sementara Devano masih mematung di tempatnya, perkataan Diego yang memintanya untuk berpisah dengan Lily tak bisa ia terima.


Diego berjalan keluar dengan kemarahannya dan mengambil ponselnya, ia menelpon Lily dan meminta Lily untuk kembali sekarang juga ke rumahnya.

__ADS_1


Lily yang kebetulan sedang berada di luar langsung menuruti apa yang dikatakan oleh ayahnya dan ia langsung pulang ke rumahnya.


Devano yang tersadar dari keterkejutannya mengambil ponselnya dan langsung menghubungi bawahannya, ia meminta agar tak membiarkan Lily keluar dari kediamannya.


"Maaf, Pak, tapi Ibu sudah keluar tadi, dia keluar bersama dengan Pak Bachtiar bersama dengan Reno dan juga Nita sahabatnya," jelas orang kepercayaan Devano yang bertugas di rumah dirumahnya, mendengar penjelasan itu.


Devano sangat kesal ia langsung berlari keluar meninggalkan Delisa yang terus memanggilnya dengan masih memegang pipinya, ada darah yang keluar dari sudut bibirnya. Diego bener-bener memukulnya dengan kekuatan penuh hingga rasanya tulang rahangnya bergeser dari tempatnya, bahkan saat ini ia tak bisa berteriak. Rahangnya terasa sangat sakit, ia pun memutuskan untuk memeriksa terlebih dahulu sebelum kembali menemui Diego.


Delisa harus mencari cara menjelaskan semuanya, ia tak menerima kata talak dari Diego. Ia sudah kehilangan Devano, ia tak ingin kehilangan Diego juga.


Dengan kemarahannya Diego kembali menelpon putrinya menanyakan keberadaannya dan Lily mengatakan jika ia dan juga ketiga sahabatnya sudah ada di rumah.

__ADS_1


"Ayah, memangnya ada apa?" tanya Lily.


"Nanti Ayah jelaskan, sekarang tetaplah di rumah dan matikan ponselmu, begitu pula dengan ponsel kedua sahabatmu, jangan ada yang mengangkat panggilan dari siapapun khususnya Devano," ucap Diago sebelum mematikan panggilannya.


Diego kembali menghubungi keamanan rumahnya meminta agar tak membiarkan siapapun masuk.


Bukan hanya itu, Diego juga menambah keamanan kediamannya dan tak membolehkan Devano untuk masuk ke rumah mereka begitu juga dengan Delisa.


Diego menuju ke kediamannya. Ia tak akan membiarkan putrinya tersakiti oleh pria menjijikan seperti Devano. Seketika ia menyesal telah menikahkan mereka.


Devano yang tahu jika Lily pasti akan kembali ke kediaman orang tuanya juga melajukan mobilnya menuju ke kediaman Diego, ia berada tepat di belakang mertuanya itu dan begitu Diego masuk ke pintu gerbang mobil Devano langsung dihadang oleh dua mobil tepat di depan pintu gerbang.

__ADS_1


Devano bahkan menabrakkan mobilnya agar bisa masuk ke dalam gerbang tersebut Namun ia gagal, Diego sudah masuk ke dalam rumah dan pintu gerbang sudah ditutup. Puluhan penjaga berjaga di luar, mereka ditugaskan untuk penghalang Devano dan juga Delisa. Mereka bebas melakukan apa saja jika keduanya memaksa untuk masuk.


__ADS_2