The Black World

The Black World
Chapter11:Luka Itu Belum Tertutup


__ADS_3

Sesuai kesepakatan setelah sepulang sekolah mereka akan menjenguk niken namun tidak di rumah niken tapi di rumah sakit dan sekarang mereka ada di depan ruangan dimana niken sekarang di rawat


"War elo yakin ini ruangan nya"tanya ranny


"Iya kata mba yang di sekolah tadi niken di rawat di ruangan vip anggrek-01,nih tulisan nya"jawab mawar sambil menunjuk tulisan yang ada di depan pintu


"Ok,sekarang elo buka deh"titah ranny,mawar pun membuka pintu mereka masuk dan melihat niken masih tertidur


"Dia tidur ran"bisik mawar


"Iya sudah kita balik aja kali yah"bisik ranny juga


"Tapi kita sudah sampai,sayang kalo balik"ucap mawar


"Terus gimana,gak mungkin kan kita nganggu dia"balas ranny


"Kita duduk di sofa aja dulu nungguin dia bangun,lagian capek bolak balik ran"keluh nya


"Baik lah" ucap ranny,mereka melangkah mendekati sofa,namun hanya beberapa langkah mereka berbalik karena niken mengigau berteriak


"Maaf maafin aku,jangan bunuh aku


aku mohon ampuni ku"mata nya masih terpejam dia berkeringat dingin


"Niken bangun nik"mawar dan ranny mengguncang bahu niken mencoba membuat niken sadar


"Tidak aku tidak tau apa-apa


"Niken sadar"panggil ranny


"Tidak maafin aku,tidak jangan


jangan lakukan itu,ah ... tidak...."niken terbangun dengan nafas terangah-engah wajah nya pucat bibir nya bergetar,dia menangis


"Niken elo tenang yah"mawar menenangkan dan memeluk niken


"Tarik napas dalam-dalam, keluarkan pelan-pelan"ucap mawar lagi setelah melepaskan pelukan nya dan memandu niken untuk rileks,niken pun mengikuti nya


"Ini elo minum air dulu"seru ranny dan menyerahkan segelas air putih


Setelah merasa kondisi niken mulai tenang ranny mulai bertanya "Sebenar nya apa yang terjadi nik,kenapa elo bisa di rawat di sini",niken membisu dia tidak tau harus menjawab apa kepada sahabat nya


"Yah nik elo kenapa,cerita sama kita dong kita kan sahabat elo"timpal mawar


"Gue gak kenapa-kenapa hanya magh gue kambuh "jawab nya


"Elo yakin,terus yang tadi itu apa sampai elo mimpi buruk histeris nangis-nangis teriak-teriak coba jelasin sama gue apa"ucap ranny kesal


"Gue cuma mimpi buruk biasa aja ran,gak ada hal apa pun mungkin gue sedikit stres menghadapi ujian sebentar lagi"bantah nya


"Ok kalau gak mau cerita mungkin kita memang bukan sahabat baik yang bisa elo percaya"ucap ranny kecewa


"Ran bukan kaya gitu gue cu..."sela ranny


"Terserah elo mau ngomong apa dan ngelakuin apa pun gue gak akan ikut campur lagi"ranny berlalu pergi


"Ran tunggu dong,ran"mawar mengejar ranny dan mencegah nya membuka pintu


"Biarin gue lewat mawar"ranny menyingkirkan tubuh mawar yang menghalangi diri nya

__ADS_1


"Gak elo gak boleh pergi ran,kita dengarin dulu dong penjelasin niken"mawar tetap berusaha berdiri depan pintu membentangkan ke dua tangan nya


"Dengarin apa lagi sih,elo gak lihat dia coba bohongin kita dan menyembunyikan masalah nya itu arti nya dia gak butuh kita lagi war,udah gue mau pergi "ucap ranny menangis dan menunjuk ke arah niken


"Ran..."panggil niken sesegukan karena menangis


"Apa elo"sarkas ranny


"Sudah kita duduk dulu ran"ajak mawar


"Gak mau"tolak ranny


"Yah gue capek tau berdiri terus pakek bentangin tangan segala kaya orangan sawah"bentak mawar sambil menghembuskan napas nya ke wajah ranny kemudian tertawa sendiri


Ranny menjitak kepala mawar sebel "Dasar gila"kemudian menuju sofa,duduk di sana


"Aww sakit mbing,gak etis memang punya sahabat kaya elo"rutuk mawar dan menghempaskan pantat nya di sofa menjauh dari ranny


Sesaat suasana mendadak sunyi tidak ada yang membuka obrolan


"Eeemmm"niken berdehem


"Why"ucap ranny


"Kalian tau aku di sini dari siapa,apa papa yang bilang"tanya nya


"Bukan nik,tapi mba-mba yang jaga kantin itu"jawab mawar


"Mba-mba yang di kantin,maksud kalian ..."sela ranny


"Iya kak nissa yang waktu itu elo tabrak sampai buku nya jatuh,dia yang bilang sama kita pas kita gak segaja ketemu di kantin kebetulan hari ini sabtu dia jaga di sana dan kebetulan lagi malam kemarin nya dia lihat elo di bawa ke ruang vip ini"jelas ranny


"Nenek nya di rawat di rumah sakit ini juga"jawab ranny lagi


"Kok elo tau ran nenek nya sakit,dia kan tadi gak kasih tau"tanya mawar bingung


"Gue nebak aja hehehe"jawab ranny sambil nyengir mencoba tidak gugup


"Elo emang suka main tebak-tebakkan yah,hadeh"mawar memijit pelipis nya


"Dia pasti sengaja ngelakuin itu,gue benar-benar gak tau harus gimana lagi menghadapi dia"pikir niken


Perawat datang memeriksa keadaan niken dan menyuntikkan vitamin setelah itu keluar lagi


"Nik bokap elo mana gak jagain elo"tanya ranny


"Dia jaga gue kok tadi malam sampai subuh terus pagi baru pulang ke rumah bersiap pergi ke kantor"jawab niken yang di angguki ranny


Lalu mereka bercerita berbagai hal yang terjadi di sekolah hari ini dari pengumuman acara ulang tahun sekolah sampai tugas rumah yang di berikan guru kepada semua murid.Niken dan ranny sudah baik kan mereka berdua saling meminta maaf karena sejati nya sahabat tidak akan bisa berlama-lama bertengkar.


***


Nissa berada di kediaman keluarga Dangelo dengan di jemput revan di sekolah tadi siang karena Aura mama revan ingin bertemu dan membahas rencana pernikahan mereka.


"Nissa gimana apa kamu sudah punya konsep untuk pernikahan kalian nanti"tanya aura ketika mereka kumpul di ruang keluarga


"Nissa terserah tante aja sederhana pun gak masalah tan yang penting sah dan di ridhoi sama Allah"jawab nissa santun


"Oh nissa kamu baik sekali dan gak neko-neko tante makin sayang sama kamu nak,tante gak sabar lagi kamu menjadi menantu keluarga kami,yah kan pa?"ucap nya menyentuh tangan suami nya

__ADS_1


"Iya ma"balas arka sekena nya


"Tapi gimana pun tante ingin pesta kalian nanti meriah,kan waktu itu pernikahan nando dan ranny sembunyi-sembunyi tuh setidak nya pernikahan kalian harus ada pesta nya lah biar tante bisa tunjukkin juga sama ibu-ibu arisan yang mulut nya pada kaya mercon cabe rawit apa lah itu,kalau tante juga punya menantu cantik dan baik hati seperti kamu"jelas aura panjang lebar


"Iya tan nissa ikut tante aja"balas nissa tersenyum


"Lagian mama kenapa sih harus bawa pernikahan nando dan ranny segala"ucap nando tak suka


"Loh emang benar kan semua gara-gara kamu,harus nya ranny itu menikah dengan aldo karena kegilaan...."kata mama di potong papa


"MA cukup"teriak arka menatap tajam aura


"Hentikan jangan mengungkit masa lalu"ucap papa lagi


Nissa terdiam menyaksikan perdebatan itu,otak nya berpikir keras tentang hal yang telah terjadi dalam keluarga besar Dangelo


"Wah ternyata banyak misteri juga di keluarga ini,aku makin penasaran tentang rahasia pernikahan ranny terlebih dia pun menyimpan rapat rahasia ini dari sahabat-sahabat nya dan tante menyebut nama aldo siapa dia?apa hubungan dia dalam pernikahan mereka?ah aku makin penasaran dan aku harus cari tau secepat nya ini bisa ku manfaatkan dan menjadi senjata untuk menghancurkan hidup niken"batin nissa sambil tersenyum licik


Tanpa mereka sadari ranny telah datang dia berdiri di depan pintu kaki nya urung untuk melangkah,dia mendengarkan perdebatan ke dua mertua nya di dalam,mata nya terasa perih dada nya kian sesak dan nama yang di rindukan nya di sebut begitu menusuk tajam pendengaran dan batin nya,luka dulu masih belum tertutup rapat dan kini malah semakin terbuka melebar.Ranny menarik napas kuat meredam luka batin nya melangkah menuju tempat mereka berkumpul menampilkan wajah ceria di balik senyum palsu yang sudah beberapa tahun ini di lakoni nya "Assalamualikum mi pi"salam ranny mencium telapak tangan kedua mertua nya


"Waalaikum salam nak,kamu baru pulang"balas aura yang sedikit gugup dengan kedatangan ranny,dia takut putri menantu nya mendengar perdebatan mereka tadi


"Iya mi tadi ranny jenguk niken di rumah sakit"jawab ranny


"Loh niken sakit apa ran"tanya revan dia memang tau kalau adik ipar nya itu sahabatan dengan niken sejak smp


"Magh nya kambuh kak"jawab ranny


"Iya sudah kamu ganti baju dulu habis itu kita makan malam bersama"ucap aura mengelus lembut rambut ranny


"Baik mi,ranny ke atas dulu semua nya"pamit nya kemudian masuk kamar menuju kamar mandi membersihkan diri nya.


Setengah jam kemudian ranny keluar dari kamar mandi dengan pakaian lengkap


"Kenapa di sekolah tadi kamu gak bilang ikut menjenguk teman mu"tanya nando yang baru memasuki kamar


"Kamu ingin semua orang tau hubungan kita,yang penting kan aku sudah menchati mu dan memberi tau kemana aku pergi"jawab ranny mengoleskan pelembab ke wajah nya


"Kamu masih membenci ku"tanya nando pelan


"Menurut mu saja,ku rasa tanpa jawaban panjang kau tau bahwa sampai kapan pun aku akan selalu membenci mu"ucap ranny berbalik menatap tajam nando


"Tapi aku mencintai mu ran"balas nando dan mendorong tubuh ranny ke dinding mencium paksa bibir ranny ******* nya dalam,ranny memberontak dan menginjak keras kaki nando sampai akhir nya ciuman itu terlepas karena nando kesakitan


"Brengsek lelaki kurang ajar"ucap ranny menampar kedua wajah nando dan berlalu pergi dari kamar


"Shit"nando marah dan memukul dinding tangan nya sedikit memar namun tidak di peduli kan nya dia turun ke bawah menyusul ranny.


.


.


.


Ok sampai sini dulu yahπŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„


please jangan lupa kasih komen dan like aku biar aku makin semangat lagi buat cerita nya!!!πŸ˜—πŸ˜—πŸ˜—


Bey bey bey see you next timeπŸ˜™πŸ˜™πŸ˜πŸ˜πŸ˜

__ADS_1


__ADS_2