
Ranny POV
Ku pikir selesai acara pesta barbeque kami akan pulang dan istirahat,tapi ternyata tidak dia membuat kejutan untuk ku,masih teringat jelas setiap bait puisi yang di bacakan nya bahkan membuat ku salah tingkah tidak tahu harus bersikap seperti apa waktu itu.
flashback on
Selesai makan aku di bantu kak nissa membersihkan piring kotor sampai akhir nya mami datang dan menyuruh kami untuk mengikuti nya di tengah jalan mami meminta ku menutup mata,aku menolak karena menurut ku terlalu alay dan aku tidak suka itu namun mami dan kak nissa terus membujuk ku,aku pun dengan sedikit terpaksa mengikuti mau mereka kemudian aku di bimbing menuju tempat tersebut ketika sampai mami membuka penutup mata ku dan aku sangat terkejut dengan pemandangan yang ada di depan ku tepat ku berdiri bertaburan kelopak mawar serta lilin dan lampu-lampu yang indah yang menghiasi tempat itu,terlebih ada foto-foto ku dan nando yang di gantung dan di tanyangkan di layar tancap di sana juga terdapat blackboards penuh dengan kata-kata ucapan anniversary dan segala harapan untuk hubungan kami,aku membaca setiap kata yang tertulis begitu membuat ku terharu dan bahagia.Nando berdiri di hadapan ku mata kami saling bertatapan,dia tersenyum sambil memegang cake coklat dengan tulisan"Happy Anniversary ke-2 My Love" mengisyaratkan ku dan dia untuk meniup lilin setelah nya terdengar suara riuh tepuk tangan dari semua orang,mereka meminta kami untuk memotong kue dan saling menyuapi,kami menerima ucapan selamat dari mereka dan saling berpelukan satu sama lain.Nando kembali mendekati ku usai ku berpelukan dengan kak nissa "Ranny aku tidak akan memberi mu bunga,cincin atau kalung seperti pasangan pada umum nya ^siapa juga ingin itu dari mu,uh dasar ucap ku dalam hati^
"aku juga bukan seorang pujangga yang pandai merangkai kata"ucap nya lagi ^ya ellah emang elo bukan pujangga tapi cowok brengsek,gerutu ku lagi dalam hati^
"Tapi dengarkan lah puisi yang ku bacakan sebagai ungkapan hati ku"lanjut nya ^Pasti mau ngegombal lagi deh nih cowok,pikir ku^
Tidak lama suara denting gitar dari kak revan terdengar merdu,kak revan memang the best dalam hal memainkan musik^puji ku^ kemudian nando membacakan puisi nya ^ya ellah nih orang pakai nyuruh kak revan mainin gitar segala emang dia mau nyanyi atau baca puisi sih,gak jelas deh,protes ku dalam hati^
"Aku akan membaca kan puisi ini khusus di hari jadi pernikahan kita,ku harap kamu senang ran,aku akan membacakan puisi berjudul "DIA"
~DIA...
Senyum yang selalu membuat ku terkesima
Wajah lucu yang senantiasa terbayang di kepala
Mata indah berbulu lentik selalu membuat ku terpana ketika melihat nya
Aku bertemu dengan nya di kala siang hari saat ia sedang berjalan sendiri
Aku berpapasan dengan nya dengan hati ku yang tidak berkompromi
Dia mengucapkan salam kepada ku dan langsung lidah ku tiba-tiba kelu
Dia...wajah cantik dengan senyum di balik bibir merah nya membuat ku tak bisa melupakan nya
Harum bau parfum nya seperti membekas dan tidak bisa hilang
Aku mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama saat ku menatap nya
DEG..tiba-tiba memori saat ku pertama bertemu dengan nando terlintas,ketika itu aku akan berkunjung ke rumah tante aura dan om arka untuk menemui kekasih ku aldo,di depan gerbang rumah keluarga Dangelo aku berpapasan dengan nya yang saat itu sedang duduk di taman depan,aku menyapa dan memeluk nya,dia menatap ku bingung dan tidak mengenali ku,aku memperkenal kan diri dia tersenyum dan balas memeluk ku.Dia merupakan sahabat kecil ku dengan aldo kembaran nya yang juga adalah kekasih ku.Kami bertiga sejak kecil sering bermain bahkan berangkat dan pulang sekolah bersama-sama,aku sering menginap di rumah mereka itu lah kenapa mami sangat menyayangi ku,ia menganggap ku seperti putri nya sendiri sampai suatu hari nando harus melanjutkan sekolah nya di luar negeri,kami terpisah bertahun lama nya dan 3 tahun lalu kami bertemu kembali. Kini dia menjadi sosok yang aku benci,suami yang tidak ku harap kan dia adalah penghancur ke bahagian ku dengan aldo.
Dia terus membacakan puisi nya ku mendengarkan setiap bait nya awal nya biasa saja namun entah kenapa jantung ku berdetak kencang serasa berdebar tak menentu
Waktu terus berlalu semakin hari bergulir membawa kita dalam skenario Nya
Awal pertemuan pertama yang indah namun terasa menyiksa sakit saat kita di takdirkan sehidup semati
__ADS_1
Aku tahu diri ini tak pantas mendapat cinta dan maaf mu
Aku bukan lelaki yang baik namun ku ingin memjadi lelaki bertanggung jawab
Ku harap kau mengerti cinta suci ini adalah harga mati,ku tak kan pernah meninggalkan mu
Terima lah walau berat sedikit buka hati mu untuk cinta ku maka kau tidak akan kecewa
Takdir tak bisa di tebak kita telah bersama di satukan dalam ikatan suci
Aku percaya kau adalah wanita yang di kirim untuk melengkapi ku dan selama nya kita akan selalu bersama
Aku mencintai mu kemarin hari ini dan selama nya sampai maut memisahkan "
Dia mndekat memeluk dan mengecup kening ku,hati ku semakin tidak karuan ingin ku balas memeluk nya dan mengucapkan terima kasih,namun ego menahan nya mengingatkan ku dengan keras "Jangan percaya ranny dia itu cuma merasa bersalah dan menyesal,dia tidak benar-benar mencintai mu ,jangan tertipu dengan si brengsek itu,kamu lupa apa yang sudah dia lakukan sama kamu selama ini "pikir ku
Ku berlahan melepaskan pelukan nya,dia menatap ku heran dan seketika mengerti ketidak nyamanan ku.Kami menonton film bersama dan dengan perasaan canggung berada di dekat nya hingga kak revan dan papi mengintruksi nando untuk mendekati ku,tangan nya meraih pinggang ku namun langsung ku tepis,dia berbisik dan memohon kepada ku untuk melakukan nya akhir nya kami berbaring di selimut sambil menyaksikan film"The Theory Of Everything"yang merupakan salah satu film romantis favorit ku,kami menonton hingga subuh.
flashback off
☆☆☆☆☆
"Ranny"panggil niken ketika ku masih asyik dengan pikiran ku sendiri
"Hey elo sudah sembuh nik"ucap ku seraya memeluk nya dan mawar
"Sudah dong,iya kali gue di rumah sakit terus,bosan tahu"balas nya yang hanya ku angguki
"Gimana elo sudah belajar belum buat remid bahasa inggris nanti"tanya mawar
"Tenang"jawab ku santai sambil menggandeng tangan kedua nya menuju kelas
"Eh ran elo belum kasih penjelasan sama gue kenapa elo kabur gitu aja naik angkot pas kita berdua mau di antar pulang pak nando"tanya mawar tiba-tiba saat kami sampai di dalam kelas
"What serius kok bisa sih ran dan kenapa apa ada sesuatu antara elo dan pak nando yang tidak kita ketahui"tebak niken yang membuat ku menelan salivina
"Ap..pa sih maksud elo nik,man..na mungkin gue ada hubungan sama tuh guru resek uh ada-ada aja deh elo"jawab ku gugup kemudian berdiri mencoba pergi dari sana
"Eh elo mau kemana ran,sebentar lagi masukan"seru mawar
__ADS_1
"Gue mau ke toilet"balas ku setengah berlari cepat meninggalkan kelas
"Aneh"ucap niken dan mawar bersamaan
10 menit kemudian bel kelas berbunyi
Semua murid bersiap menyambut guru mereka,tidak lama seorang lelaki muda memasuki kelas bersama seorang gadis berseragam sekolah
"Kamu kembali ke tempat duduk mu "ucap lelaki itu kepada gadis yang bersama nya
"Ranny kenapa elo bisa bareng pak nando"bisik mawar
"Kebetulan ketemu pas gue mau balik ke kelas"balas ranny dengan berbisik
"Hari ini kita akan melakukan remidial bagi yang mengikuti nya tetap tinggal di kelas dan bagi yang tidak mengikuti nya silakan kalian pergi ke perpustakaan buat referensi cerita dongeng dalam bentuk bahasa inggris dan kalian bisa mengerjakan nya berkelompok minimal 2 orang,apa kalian semua mengerti"jelas nya
"Mengerti pak"seru murid
"Baik laksanakan"balas nando
Mereka semua meninggalkan kelas menuju perpustakaan untuk mengerjakan tugas dari nando kini di dalam kelas hanya tersisa 3 orang murid yang akan melakukan remidial dan salah satu nya adalah ranny.
Setengah jam kemudian jam pelajaran berganti,ranny dan teman-teman nya telah selesai melakukan remidial begitu pula dengan murid lain nya telah kembali dari perpustakaan,nando pun sudah meninggalkan kelas.
Tidak lama setelah semua murid masuk kelas nando kembali datang dengan membawa pengumuman penting
"Kalian semua dengarkan saya,mulai hari ini sampai satu minggu kemudian kelas 3 serentak di libur kan dan kalian di wajib kan untuk belajar mandiri di rumah serta menyiapkan kesehatan fisik maupun mental karena setelah nya kita akan langsung ujian dan kartu ujian bisa kalian ambil saat turun nanti,mengerti"jelas nya
"Mengerti pak"seru murid semua nya dengan riang gembira
"Baik sampai bertemu minggu depan"ucap nando kemudian meninggalkan kelas
"Yes liburan liburan"ucap semua murid senang tidak terkecuali dengan niken,ranny dan mawar mereka bertiga saling berpelukan dan tersenyum bahagia
"Uh akhir nya gue bisa tidur sampai siang juga"ucap niken
"Gue lebih senang lagi karena gak perlu turun sekolah terus dan bisa lebih tenang belajar di rumah"sambung mawar
"Kalo gue bisa santai sekalian refresing dulu lah sebelum ujian,ehm ke pantai kaya nya seru deh" lanjut ranny yang sudah menghayal kan diri nya berada di pantai
"Ikut ..."seru mawar dan niken
"Ogah gue ngajak kalian,borosin uang aja"tolak ranny dengan nada bercanda kepada kedua sahabat nya,mereka tidak tinggal diam dan langsung menggelitik pinggang ranny
__ADS_1
"Ahh ampun,yah sudah berhenti ahhh ok gue akan ajak kalian"ranny menyerah dan mata nya berair karena menahan geli,niken dan mawar nampak puas mendengar ucapan ranny lalu tertawa
"Uh dasar pemaksaan kalian ini"gerutu ranny yang membut kedua nya semakin tertawa kencang