The Black World

The Black World
Chapter14:Wedding Organizer


__ADS_3

Selesai makan siang mereka bertiga pergi ke Calista Wedding Organizer yang dimana merupakan salah satu Wending Organizer terbaik di Jakarta keahlian nya dalam menghandle pesta pernikahan tidak perlu di ragukan lagi sangat-sangat baik di karena kan progress yang cerdas dan sikap ramah tamah nya mereka telah memiliki beribu klien baik dari kalangan menengah ke bawah maupun sosialita seperti selebrity,pejabat-pejabat tinggi,menteri bahkan presiden semua merasa puas dengan pelayanan WO tersebut.


Setengah jam kemudian mereka sampai di tempat yang di tuju,pak darmin turun dari mobil dan membuka kan pintu untuk ke tiga nya


"Makasih pak"ucap nissa


"Sama-sama non,kalau begitu saya parkir dulu"balas nya


"Pak darmin tunggu di dalam toko kue itu aja dan pesan lah minuman buat bapak,nanti habis urusan kami nyusul"suruh aura


"Baik bu saya pergi dulu"pamit nya kemudian masuk ke dalam mobil dan memarkirnya



Mereka bertiga mendorong pintu memasuki nya lalu aura memimpin menuju recepcionist diikuti kedua nya


"Permisi ada yang bisa saya bantu"tanya nya sigap


"Saya ingin bertemu dengan owner WO ini,apa ibu calista nya ada"tanya aura


"Maaf apa ibu sudah ada janji dulu dengan beliau"tanya balik petugas receptionish tersebut


"Iya sudah"balas aura,perempuan itu menghubungi sekretaris calista


"Baik,ibu silakan duduk dulu dan menungu karena saat ini bu calista sedang ada tamu di ruangan nya" ucap perempuan itu lagi yang langsung di iyakan aura


"Mi ini Calista WO yang terkenal dimana-mana itu kan,mi?tanya ranny sambil menatap interior dari bangunan WO terdapat begitu banyak galeri foto pernikahan di setiap sudut nya


"Iya sayang,pemilik nya teman mami dan papi waktu kuliah di Stanford"jawab aura


"Kak nissa ingin konsep seperti nanti nya"tanya ranny


"Kakak terserah aja ran"jawab nissa santai


"Kenapa terserah terus sih kak,kan mau nikah kakak harus exited dong itu kan nanti nya akan menjadi pernikahan sekali seumur hidup,kakak gak ingin buat sejarah dalam hidup kakak atau kakak memang gak niat nikah sama kak revan"ucap ranny kesal


"Ranny kamu gak boleh bicara seperti itu sayang"tegur aura


"Tapi mi..."sela aura


"Sudah sayang,sekarang kamu minta maaf sama nissa"titah aura lagi


"Jangan tante ranny gak salah kok,cuma nissa sedikit bingung aja,nissa gak tau harus mikirin konsep seperti apa karena ini baru buat nissa.Ran maafin aku yah sudah bikin kamu kesal"jelas nissa


"Aku juga salah,maafin aku kak nissa"ranny menyesal,nissa mengiyakan dan memeluk nya


"Nah gitu dong,ini baru putri-putri mami"ucap aura senang dan membelai rambut kedua nya


"Permisi kalian bisa masuk ke ruangan bu calista sudah menunggu kalian di dalam"ucap petugas receptionis tadi menghampiri


"Baik makasih mba"balas aura


Mereka bertiga masuk kedalam ruangan calista usai mengetuk pintu dan pemilik nya mengijinkan.Ruangan calista berukuran 4x5 cm di dominasi warna putih dari luar jendela terlihat pepohonan dan tanaman hijau sangat asri sekali


__ADS_1


"Aura bagaimana kabar elo lama banget kita gak bertemu"sapa calista yang berdiri dan memeluk aura


"Iya lis lama banget kira-kira sekitar 3 tahunan lah yah"jawab aura


"Iya setelah kita lulus gue kan melanjutkan kuliah S2 di Inggris,sempat sih gue pulang ke Indonesia tahun 2017 kalo gak salah selama setahun itu pun untuk persiapan pernikahan dan membangun bisnis WO ini terus balik lagi ke sana"jelas calista


"Iya gue tau,tapi syukur lah bisnis WO elo sukses sekarang"


"Alhamdulillah ra,meski jauh gue tetap bisa menghandle dan berkat bantuan dari berbagai khalayak juga yang telah ikut mempromosikan sampai bisnis ini terkenal"ucap calista dengan kerendahan hati


"Gimana kabar arka juga ran dan siapa kedua perempuan cantik ini"tanya calista lagi sambil melihat ranny dan nissa


"Ah kenalin mereka menantu dan calon menantu gue"jawab aura bangga


"Nama kalian siapa cantik"tanya nya


"Saya ranny tante menantu mami"jawab ranny ramah


"Saya nissa tan,calon menantu mami"sambung nissa sambil tersenyum


"Wah kamu beruntung sekali punya kedua menantu seperti mereka sudah cantik baik lagi"sanjung calista


"Iya lis kamu benar aku sangat beruntung dan senang memiliki mereka"balas aura


"Oh yah jadi keperluan kamu ke sini untuk mengurus rencana pernikahan nissa ini ra"tanya nya lagi yang di angguki aura


"Yups,pintar"ucap aura tertawa


"Oh yah nissa nikah sama siapa,revan kah?"


"Iya sama revan dan ranny ini istri nando"seru aura yang di oh kan calista


"Baik jadi konsep kalian mau nya gimana nanti"tanya calista


"Kami ingin akad pernikahan nanti di lakukan di mesjid agar lebih hikmat sementara untuk pesta nya menggukan konsep outdoor garden-romance dipadukan dengan tema cherry blossom"jawab aura yang menatap nissa dan ranny meminta persetujuan yang langsung di iyakan ke dua nya


"Terus gaun pernikahan kalian gimana sudah ada pilihan sendiri atau ingin pilihan dari kami"kata calista


"Untuk gaun sudah ada lis,aku tadi pagi ke butik cella dan membeli beberapa gaun serta aksesoris di sana"balas aura


"Ok berarti sudah beres untuk masalah itu yah,terus gimana kabar cella juga ran"tanya calista di sela pembicaraan


"Baik dia saat ini sedang fokus merawat anak ke-4 nya yang baru berumur 3 tahun"balas aura


"Gue nanti minta kontak cella yah ra,hp gue kemarin rusak jadi semua kontak hilang untung ada kartu nama elo,gue gak sabar ketemu cella kanget banget gue sama dia"jelas calista semangat


"Iya tenang aja lis"balas aura


Mereka kembali melanjutkan pembincangan mengenai konsep pernikahan nissa nanti mulai dari dekorasi,keluarga besar,mahar,pagar ayu dan pagar bagus,jumlah bridesmaid dan groomsmen,jumlah tamu undangan serta souvenir dan catering dan hal-hal lain lagi yang banyak di bahas.


Dua jam lebih mereka membahas rencana pernikahan tersebut ketiga nya keluar meninggal kan tempat WO dan berjalan menuju toko kue menyusul pak darmin sekalian memesan kue untuk di makan dan sebagian lagi di bawa pulang.


"Mi aku tambah lagi yah kue sama es krim nya"ijin ranny sambil menghabiskan kue nya yang tinggal sedikit


"Iya sayang ambil sana,kamu nis kalau mau nambah ambil juga jangan sungkan yah"tawar aura pada nissa

__ADS_1


"Makasih tante tapi nissa sudah kenyang"ucap nya tersenyum


"Ran kamu ujian akhir bulan ini kan"tanya aura ketika ranny sudah datang dari mengambil kue dan es krim


"Nggak mi di undur sampai pertengan bulan berikut nya"jawab ranny


"Bagus lah jadi kamu punya waktu untuk mempersiapkan ujian dengan belajar giat dan gak keluyuran terus sama sahabat-sahabat mu itu"nasehat aura


"Iya mi siap"balas ranny


"Malam ini kamu nginap di tempat tante yah kita tidur bertiga lagi,ok nis"seru aura


"Mau kah yah rame tau ada kak nissa kita bisa curhat-curhatan terus bercanda bareng"timpal ranny


Nissa tidak langsung menjawab dia ingin mengerjai mereka berdua "Ehmm gimana yah eemch maaf yah tapi..."jeda nya yang membuat aura dan ranny tegang menunggu lanjutan.


"Tapi aku juga nyaman dengan kalian"lanjut nya dengan tersenyum senang dan kedua nya lega mendengar


"Kak nissa mi mulai jahil deh"ranny pura-pura ngambek dan ketiga nya pun tertawa bersama.


Sore hari mereka bertiga pulang dengan selamat menggunakan mobil yang di kendarai pak darmin,ketiga nya membuka pintu dan masuk ke dalam rumah ternyata ketiga lelaki itu sedang berkumpul di ruang keluarga menonton sepak bola kesukaan mereka.Nando yang mendengar langkah kaki dan menyadari kedatangan para perempuan itu pun menoleh "Mama lama banget sih"protes nya,arka dan revan yang mendengar perkataan nando ikut menoleh mengalihkan pandangan dari depan tv.


"Emang kenapa kalau lama kan ada papa sama revan yang nemanin kamu nan"balas mama


"Kamu bawa apa ran"tanya nando pada ranny ketika melihat nya membawa 2 kantong plastik


"Gaun mau,nih"jawab ranny bohong sambil pura-pura menyerahkan kantong berisi kue


Nando menatap tak percaya"Bohong aja deh elo,itu isi nya kue peak"sarkas nando


"Elo tuh peak,sudah tau masih nanya"gerutu ranny


"Kalian berdua yah kalau ketemu berantem aja terus"ucap arka


"Sayang kamu antar ke dapur sama bik ningsih biar di potong kue nya"suruh aura yang di angguki ranny kemudian melangkah menuju dapur


"Eh tunggu gue ikut"ucap nando hendak berdiri namun tangan nya di tarik arka


"Kamu di sini aja nando dan jangan ganggu dia dulu"titah arka membuat nando pasrah


"Dasar anak kecil"ejek revan yang langsung di tatap tajam arka


"Gimana tadi ma urusan di butik dan di WO lancar?"tanya arka pada aura


"Alhamdulillah urusan semua nya lancar"jawab nya kemudian menceritakan semua detail kejadian di butik dan di WO kepada semua orang yang mendengarkan dengan antusias.


.


.


.


Next πŸ”› jangan lupa komen,like and vote iam,πŸ‘


See you love me😜😜😜

__ADS_1


__ADS_2