The Black World

The Black World
Chapter21:The Gengs


__ADS_3

"Kenalin Kak saya Nis-"ucap Nissa terpotong


"Elo...."ucap seorang lelaki yang tiba-tiba menghampiri mereka dengan wajah terkejut


"Oh my god gimana dia bisa di sini juga sih,aish ****** deh gue" batin Nissa cemas


 


☆☆☆☆☆


 


"Kamu kenal perempuan ini juga,Rel?" tanya Gisel melirik lelaki di samping nya


"Tentu dong,kita kan-"


"Kita teman satu kampus dulu,Kak" sahut Nissa cepat


Gisel menatap tidak suka Nissa "Saya tidak bertanya sama kamu,jadi tolong jangan suka menyela ucapan orang."


"Maafin aku,Kak..."ucap nya pelan sambil menundukkan kepala nya


"Dasar Nenek Lampir.Sok-sok an marahin gue lagi.Gue sumpahin cepat tua baru yaho" gerutu Nissa dalam hati


"Udah gak papa kok,Sayang.Kamu gak usah ngerasa bersalah gitu.Lagian ini cuma hal sepele gak perlu sampai segitu juga kan respon elo,Sel?"ujar Revan


"Tapi Rev-"potong Varrel


"Revan benar Sayang.Dan juga aku sama Nissa cuma teman satu kampus,kita lama gak ketemu karena waktu itu dia berhenti kuliah nya mendadak.Sekarang senang aja bisa ketemu lagi.Iyakan,Nis?" Varrel menatap intens Nissa sambil tersenyum penuh arti


"Eh...iy...iya senang dong"


Nissa menatap tajam varrel.Mereka berbicara melalui isyarat mata.


"**Dasar buaya elo Rel dari dulu gak pernah berubah.Awas aja sampai elo bongkar masalalu kita!Habis elo!"


"Tenang ebeb.Rahasia elo aman sama gue,asalkan ehm elo tau lah maksud gue.Cantik**"


"Yaudah kita kesana yuk,Sayang"ajak Revan


"Boleh Mas"ucap Nissa dengan tersenyum membuat Revan sedikit terkejut,namun dia salut Nissa bisa mengimbangi aktingnya dan cepat belajar memahami situasi


Sementara itu Nissa kembali menatap Varrel


"Oke gue ngerti,kita ketemu di tempat biasa"


"Sel gue kesana yah,nyamperin anak-anak lain nya sekalian kenalin Nissa sama mereka" ucap Revan yang hanya di angguki Gisel


"Senyum dong,jangan cemberut gitu


lagi ulangtahun juga"Gisel memaksakan tersenyum


"Nah gitu dong sekali lagi selamat,maaf soal yang tadi"


"It's Okay.No problem honey" Revan mengiyakan kemudian berlalu mengandeng mesra tangan Nissa membawa nya ke tengah pesta sambil sesekali menyapa kolega bisnis yang juga turut di undang.Beberapa dari mereka ada yang pernah bekerjasama dengan perusahaan milik papa nya dan sebagian pula pernah menggunakan jasa para modelling nya dalam menyelenggarakan event yang bersifat hiburan semata maupun secara formalitas perusahaan.


"Woi 'The Gengs' kayanya Revan mau menuju ke arah kita deh"seru lelaki berjas coklat kepada teman-teman nya


"Oh iya.Wah Revan bawa mainan baru nih.Siapa,yah?"sahut salah seorang yang berdiri di samping nya


"Sembarangan banget mulut elo dev,bilang cewek mainan.Emang elo mau di mainin juga?"ucap seorang gadis di samping nya


"Iya santai Grit,gue cuma bercanda.Gak usah melotot gitu dong mata nya."balas lelaki tadi


"Kalian berdua ini berantem terus.Gue kasih tau yah cewek yang lagi bersama Revan itu nama nya Nissa dan dia itu ... et penasaran yah." Memperhatikan ekspressi teman-teman nya

__ADS_1


"Gak kok"sahut salah satu diantara mereka


"Kita penasaran.Lanjutin ucapan elo tadi Don."sambung lain nya


"Nanti kalian tau sendiri"ucap lelaki bernama Donny tersebut


"Anjai bilang aja elo juga gak tau,Kan?Sok-sok an tau segala lagi"


"Eh gue benaran tau yah,orang gue sendiri yang kenalan kok waktu Revan ngajak cewek nya ke restoran miliknya yang ada di daerah Senayan"terang Donny


"Serius elo Don?"


"Tau ah.Gelap"ucap nya kesal


"Udah mending kita tanya langsung aja,tuh Revan sudah semakin dekat 'Gengs'."ucap gadis berambut pendek yang sedari tadi diam memperhatikan


"Tinggal lima langkah lagi nih.***** gue kok deg-deg kan yah,cewek nya si Revan dari dekat bening bak salju di kutub utara."


"Bacot elo gede,San"


"Sudah diam.Fokus 'Gengs'."


"Hei 'The Gengs' sudah lama kalian datang nya?"tanya Revan saat sampai di hadapan sahabat-sahabat nya


"Lumayan lah bro"jawab lelaki berjas abu-abu sambil bergantian melirik Nissa dan juga Revan seakan sedang meminta penjelasan


Revan yang mengerti maksud sahabat nya itu pun berkata "Ok kenalin semua nya namanya Nissa dia calon istri gue.Sayang kenalin ini 'The Gengs' mereka sahabat-sahabat aku dari jaman SD sampai selama nya"


"Oh My God elo mau married Brother.Elo sudah move on dari Nita?"tanya lelaki berjas coklat dengan ekspressi terkejut nya


"Yah mungkin.Lagian hidup terus berjalan,San.Gue gak bisa maju kalau terus berada dalam bayangan dia"ungkap Revan


"Iya elo benar banget Rev.Gue ikut senang karena elo bisa bangkit dan mencari kebahagian elo lagi.Dan Nissa selamat datang di dunia 'The Gengs' kenalin nama gue Gritte" ucap gadis berdress pink dengan rambut panjang yang sebagian di kuncir ke atas


"Salam kenal saya Nissa,Kak"Nissa balas menjabat tangan gadis itu


"Nissa"


"Gue Devanno.Elo bisa panggil gue 'Dev' seperti yang lain nya atau 'Vanno'


"Oke aku panggil nya 'Dev' kalau gitu.Salam kenal,Kak Dev"ucap Nissa


"Salam kenal juga Nissa"


"Kalau gue Sandiago Fendrink.Gue orang terlanjur kaya dan pewaris tunggal 'Fandigo Group'." ucap lelaki berjas coklat dengan rambut di belah samping


"Sombong"sahut Dev


"Pamer"seru Revan


"Narsis elo garing bro" sambung Donny


Donny beralih menatap Nissa "Eh gue gak perlu kenalin diri untuk kedua kali nya,Kan? Elo masih ingat gue,kan Nis?" tanyanya


"Iya aku masih ingat.Kak"jawab Nissa


"Ya udah kita makan yuk"ucap Amel


Sandi menatap horor "Gila elo Mel,pesta belum mulai elo ngajak makan lagi.Gue heran elo orang atau orang-orangan sih dari tadi gak kenyang-kenyang nya"


"Tau nih Mel,serem tau" ujar Gritte sambil bergedik ngeri


"Ih lebai deh kalian.Lagian kesempatan nih yah di tempat pesta kaya gini itu kita bisa menikmati semua hidangan yang enak dan terkenal secara gratis...tis"jelas Amel sambil memainkan jemari nya


"Gak gitu juga,kaless"Sandi memutar bola mata nya

__ADS_1


"Hey pendek!Jaga imej napa.Ini ulang tahun sepupu elo,jangan malu-maluin."seru Donny


"Ish kalian semua nyebelin."Amel menatap sebel sahabat-sahabat nya


"Et gue sama Nissa gak termasuk yah.Kita berdua diam aja dari tadi." sanggah Revan


"Tapi elo ikut ketawain gue juga,Kan?" balas Amel


Revan nampak sedang berpura-pura mikir "maybe."ucap nya sambil cengir


"Kak Nissa temanin Amel makan yah,nanti Amel tunjukin makanan yang mahal-mahal dan delicios."Amel menatap Nissa dengan mata berbinar penuh harap


Nissa nampak berpikir sekilas sebelum mengatakan "Oke deal" sambil mengaitkan jemari nya memberi tanda setuju dengan tersenyum


"Yes ayo kita pergi."ajak Amel hendak menarik tangan Nissa namun di tahan Revan "Enak aja bawa-bawa calon gue."


Tidak lama suara MC terdengar membuat pengumuman untuk semua tamu agar berkumpul didepan panggung karena acara akan segera di mulai.


"Nah ayo kak Nis."Amel menarik tangan Nissa dan membawanya ke tengah-tengah pesta,membuat yang lain menggelengkan kepala dan terpaksa mengikuti mereka


"Woi pendek tungguin kita"seru Donny kesal sambil menyimbangkan langkah nya dengan para sahabat nya yang juga turut menyusul Amel dan Nissa.


"Eh nyil itu calon istri Revan,main monopoli aja elo."ujar sandi ketika sampai lebih dulu di susul lain nya


"Bodo amat."balas Amel cuek


Tidak lama acara di mulai Gisel yang menjadi pemeran utama pun meniup lilin di iringi nyanyian selamat ulang tahun dari semua yang hadir di lanjutkan dengan pemotongan kue.Kue pertama di berikan kepada kedua orang tua nya dan kue berikut nya untuk tunangan nya yaitu Varrel.


Acara berjalan dengan sangat lancar terlihat para tamu undangan menikmati pesta yang diadakan malam itu sebagian ada yang sedang menyantap hidangan mereka dan sebagiannya berbincang-bincang dengan kolega dari berbagai perusahaan ternama,ada juga yang lebih memilih mendengar alunan musik dari band papan atas dan mengabadikan momen dengan video maupun swaphoto.


"Kak gimana kue nya enak,Kan?"tanya Amel


"Iya Mel enak banget."jawab Nissa


"Coba ini lebih enak lagi deh,Kak."Amel memberi kue nya kepada Nissa


"Calon elo orang nya cepat akrab juga yah,Rev."ujar Dev


"Iya Rev,gue senang ngelihat nya terlebih lagi dia hampir mirip dengan Nita"sahut Gritte.Revan hanya mengangguk mengulas senyum sambil berpikir "Elo benar Grit dia mirip dengan Nita dan gue rasa gue mungkin mulai jatuh cinta lagi namun gue gak ingin terburu-buru menyimpulkannya terlalu cepat untuk bilang ini CINTA!"


"Mas aku ke toilet dulu yah"ijin Nissa


"Aku temanin yah,sayang" tawar Revan


"Gak usah mas,dekat aja kok itu toilet nya"Nissa sambil menunjuk ke arah toilet tidak jauh dari tempat mereka berdiri


"Benaran gak papa sendiri,Kak."seru Amel dengan kue di tangan nya


Nissa mengangguk "Aku pergi sebentar."yang diiyakan semua nya kemudian berlalu dari tempat itu.


Nissa berjalan menuju toilet perempuan dari belakang dia bisa merasakan ada yang mengawasi nya,dia memasuki toilet itu namun hanya sekilas lalu keluar lagi melihat Revan dan lain nya tengah asyik mengobrol.Nissa pun berbelok ke samping kirinya berjalan cepat menuju belakang panggung disana sudah ada seseorang yang menunggu dirinya,orang tersebut tersenyum membawanya ke sisi paling sudut panggung yang gelap membukakan ruangan dan menutup nya.


.


.


.


Hey IM BACK lama gak up karena sibuk (alesen#)dan yah sempat sih imajinasi author beberapa waktu lalu berkelana ke dunia lain😅😅😅!(gaje)


Tapi beneran deh!author sedang dan akan bikin cerita baru.


Jadi saksikan yah,jangan lupa vot-men and like !


Oke👌!!! Oke dong😉

__ADS_1


See you next time


beybey!!!love all💗💗💗


__ADS_2