
"Kau memesan Apa ?" Tanya William yang baru saja selesai mengganti pakaiannya.
"Makanan" Ucapnya tanpa menoleh.
William memutar bola matanya malas kemudian duduk di sofa dimana didepannya Agatha tengah membuka sendok plastik yang akan digunakan oleh atasannya tersebut.
"Ini Ambilah .!!" Ucapnya memberikan sendok palstik tersebut kepada William.
"Terima kasih"
"Sama-sama. Selamat makan". Ucapnya sambil tersenyum kemudian berjalan menuju meja kerjanya untuk menyantap sarapan miliknya sendiri.
"Mau kemana ?" Tanya William menatap Agatha yang hendak menjauh.
"Ke Sana" Tunjuknya pada meja kerja miliknya.
"Ck, makan disini saja, aku tidak suka makan sendiri !!"
"Kalau tidak suka makan sendiri kenapa nona cantik tadi kau usir." Gerutunya dengan pelan namun masih bisa didengar jelas oleh William.
"Aku mendengarnya"
"Cih, " Ucap Agatha mengerucutkan bibirnya kemudian berjalan kearah mejanya dan mengambil makanan miliknya untuk disantap bersama William.
"Setelah ini tolong siapkan berkas untuk rapat hari ini" Ucapnya disela sarapannya.
"Iya"
"Kau juga harus ikut nantinya !!"
"Oke" Kemudian mereka menyelesaikan sisa sarapan mereka dengan khidmat.
__ADS_1
*******
"Agatha ayo pergi sekarang, jangan lupa File nya .!!" Ucap William Sambil berdiri memakai jas nya.
"Sudah semua, Ayo ...!!!"
"Oke" Ucap William berjalan keluar dengan Agatha disampingnya.
"Nanti kita sekalian makan siang saja disana, Aku ingin mengajak pemiliknya untuk makan siang bersama" Ucap William begitu mereka sampai didalam Lift.
"Baiklah, nanti akan aku siapkan untuk makan siangnya" Ucap Agatha bersamaan dengan pintu lift yang terbuka.
Semua karyawan yang melihat atasannya keluar langsung menundukan kepalanya dengan hormat.
Ada beberapa diantara mereka yang saling berbisik membicarakan betapa beruntungnya Agatha yang dapat beridiri disamping pimpinanya. Ada juga yang terang-terangan memandang iri dengan mengatakan bahwa Agatha tidak pantas mendapatkan posisinya.
"Kau tidak sakit hati mendengar sindiran kasar mereka ?" Ucap William sambil berjalan.
William hanya tersenyum mendengar ucapan Agatha. Inilah salah satu alasan kenapa William menjadikan Agatha sebagai sekretaris pribadinya. Sosok disampingnya ini merupakan pribadi yang sangat tangguh, jujur dan apa adanya sehingga William tidak perlu khawatir Agatha akan mengkhianatinya dikemudian hari.
"Berikan kuncinya, aku akan mengemudi sendiri hari ini !!" Ucapnya pada sang supir begitu dirinya tiba didepan lobi perusahaannya.
"Baik Tuan." Ucapnya kemudian menyerahkan kunci mobil tersebut.
"Masuklah ..!!!" Ucap William membuka pintu mobil bagian depan untuk Agatha.
"Terima kasih" Ucap Agatha yang hanya dibalas anggukan oleh William, kemudian masuk kedalam mobil.
"Kembalilah ke Mansion, Aku tidak membutuhkanmu untuk hari ini !! Perintahnya pada sang supir.
"Baik Tuan"
__ADS_1
William kemudian melajukan mobilnya meninggalkan tempat tersebut.
"Agatha, 2 hari lagi ikutlah denganku untuk perjalan bisnis." Ucapnya menengok kearah samping sementara kedua tangannya sibuk mengemudi.
"Kemana ??"
"Atlanta, Jason sedang sibuk mengurus pembangunan hotel disini sementara 2 hari lagi aku harus pergi ke atlanta untuk menemui investor disana."
" emmmmm... Berapa lama ?"
"Sekitar 3 hari itupun jika semuanya berjalan lancar, Kenapa ??" Tanya-nya menatap sekilas wajah Agatha kemudian kembali menatap lurus kedepan.
"Tidak. Hanya saja ini merupakan perjalanan pertamaku" Ucapnya sambil satu tangannya menggigit kuku jarinya sendiri.
"Tenang saja aku akan menjamin keselamatanmu disana."
"eummmm ... Aku percaya. Hanya saja ......" Ucapnya menggantung.
William menaikan Alisnya "Hanya saja apa ??" Tanya William sambil terkekeh kemudian berkata dalam hati. "Dia pasti takut tidak diijinkan pergi oleh bibinya yang over itu" Ucapnya sambil mengelus rahangnya yang mulus tanpa bulu.
"Dengar Agatha aku tidak ingin mendengar alasan apalagi penolakan darimu, Aku harap Kau bisa bersikap profesional dan bisa ikut denganku pergi kesana !! Ucap William dengan tegas.
"Lagipula bukankah kau sudah menandatangani kontrak kerjasama bersama Jason kemarin ?? disana tertulis bahwa kau diwajibkan mengikuti kemanapun aku pergi jika seandainya jason berhalangan hadir." Ucapnya menatap sekilas kearah Agatha.
Agatha menganggukan kepalanya kemudian berkata. "Saya akan ikut dengan anda ke Atlanta." Bagaimanapun Agatha tidak mungkin untuk menolak perintah dari William. di dalam kontrak sudah tertera sangat jelas jika dirinya harus siap kapanpun William membutuhkannya.
"Bagus. Persiapkan semuanya dari sekarang jangan sampai ada yang tertinggal."
"Baik tuan"
********
__ADS_1
To Be Continue.