
Setelah keluar dari Ballroom, William kini tengah berada di dalam kamarnya. Dia bahkan langsung melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan seluruh tubuhnya yang sudah lengket dengan keringat.
Selesai dengan rutinitas mandinya William kemudian berlajan menuju kasur king size dengan hanya memakai boxer tanpa atasan.
William menghembuskan napasnya lega setelah tubunya menyentuh kasur yang empuk. matanya bahkan sudah sangat lelah ingin segera terpejam. sampai 15 menit kemudian Dia pun tertidur".
Saking lelahnya Dia bahkan tidak menyadari ada penghuni lain selain dirinya yang tengah tertidur dibawah selimutnya.
************
Pagi harinya, 06:30 AM
William membuka matanya dan merenggangkan otot ditangannya.
Sambil mengumpulkan kesadarannya william mencoba duduk di atas sandaran ranjangnya, namun pada saat Dia hendak menggerakan badannya mendadak Dia merasakan sesak dan berat ditubuhnya.
Pada saat Dia menurunkan pandangannya.
"Owh....., Shit." ucapnya kaget.
Disampingnya terlihat seorang wanita cantik tengah tertidur dengan pulasnya sambil satu tangan memeluk perutnya dan kakinya di kalungkan pada kaki william.
Dengan wajah kesal William menyingkirkan lengan beserta kaki wanita tersebut.
Namun bukannya lepas wanita tersebut malah semakin mengeratkan pelukannya membuat william semakin kesal dan menarik paksa tubuhnya.
"Dari mana datangnya wanita ini ? berani sekali dia tidur disampingku ?" Geram william sambil memijit pelipisnya dan bangun dari tidurnya.
"Hei nona, bangunlah !! siapa kau ? apa yang kau lakukan dikamarku ?" william mengguncang bahu wanita tersebut mencoba untuk membangunkannya.
Namun wanita disampingnya tak kunjung bangun, sehingga william terpaksa mengambil air minum yang ada disamping tempat tidurnya dan menyiramkannya pada wanita tersebut.
"Ya tuhan." Ucap wanita tersebut langsung bangun dari tidurnya.
William hanya menatap tajam wanita yang ada didepannya dengan wajah dingin dan tidak bersahabat.
"Apa kau gila ? kenapa kau menyiramku ?!" bentak wanita tersebut.
__ADS_1
"Diam kau, turunkan nada bicaramu !!" Tunjuk william sambil membentak balik wanita yang ada didepannya, Dia benar-benar tidak suka siapapun membentaknya.
Wanita tersebut hanya bisa menelan ludahnya kasar mendengar bentakan william.
William kemudian mendekatkan wajahnya dan mencengkram rahang wanita didepannya tersebut. "Katakan !! siapa yang menyuruhmu tidur disini ?" Ucapnya sambil memperkuat cengkramannya".
"Sa-sakit, lepaskan aku." Ucap wanita tersebut sambil meringis kesakitan.
Namun bukannya melepaskan William malah semakin memperkuat cengkramannya.
"Aku bilang lepaskan !! sakit !!" Ucapnya mencoba melepaskan cengkraman william namun william malah semakin memperkuat cengkramannya.
"Katakan !!!" bentak william
Sambil meringis wanita tersebut mencoba mengingat-ngingat kenapa dia bisa berada di kamar super mewah bersama laki-laki gila yang ada didepannya ini.
Dan setelah dia ingat barulah dia berbicara. "Aaah. jadi seperti itu ?" ucapnya tanpa sadar.
William hanya menaikan alisnya bingung, bukannya takut atau menjawab, wanita yang ada di depannya ini malah berbicara sendiri seperti orang gila.
Sadar dengan tatapan bingung Pria yang ada didepnnya Wanita tersebut hanya berderhem kemudian berkata. "Ekheem. Tuan tampan tolong lepaskan aku, sekarang aku sudah ingat, akan aku jelaskan tapi tolong lepaskan aku dulu, ini sangat sakit." Ucapnya mencoba bersikap tenang".
Sambil meringis wanita tersebut mencoba bangkit dan mendekati William.
"Jangan dekat-dekat !! duduk saja disana dan jelaskan !!" Ucap william kemudian duduk disofa dekat tempat tidurnya.
"Baiklah" Ucap wanita tersebut sambil mengerucutkan bibirnya.
"Jadi begini tuan, tadi malam aku menghadiri sebuah pesta dan ak ..... "
"Persingkat !! aku tidak punya banyak waktu" Ucap william memotong ucapan wanita di depannya. karena memang pagi ini Dia harus segera pergi ke bandara untuk mengurus cabang perusahaannya.
"Baiklah," Ucap wanita tersebut "Semalam sepertinya aku tidak sengaja meminum alkohol dengan kadar yang cukup tinggi, kepalaku pusing dan aku tidak tahu harus pergi kemana. Karena aku melihat pintu kamar ini terbuka jadi aku masuk saja kedalamnya dan beristirahat didalam kamar ini." Ucapnya sambil melirik pria yang ada didepannya.
"Maafkan aku, aku tidak tahu jika kau pemilik dari kamar ini, aku pikir kamar ini kosong karena sebelumnya memang begitu." tambahnya.
William hanya diam sambil menimbang-nimbang perkataan yang diucapkan wanita di depannya, jika dilihat dari cara bicara dan gerak-geriknya sepertinya wanita tersebut berkata jujur. namun bagaimanapun Dia tetaplah harus waspada mengingat banyak sekali musuh yang sampai saat ini masih mencoba untuk menjatuhkannya.
__ADS_1
"Baiklah, tapi ingat ini baik-baik jika kau berbohong maka kau akan menerima akibatnya !!" ucap william.
"Ya tuhan, dengar tuan jika kau tidak percaya, kau bisa melihat rekaman CCTV yang terpasang di depan pintu kamarmu !!" Ucapnya sambil menunjuk pintu dimana didepannya terdapat CCTV yang terpasang.
"Ck.... Kau cukup ingat saja nona, dan asal kau tahu aku bukan tipikal orang yang akan melepaskan musuhku dengan mudah" ucap william sambil tersenyum meremehkan.
".Hahaa . . tentu saja." Ucap wanita tersebut berdiri sambil tersenyum hambar mendengar ancaman William.
"Emmmm . Baiklah tuan tampan jika tidak ada yang perlu dijelaskan lagi aku permisi dan terima kasih sudah mengijinkanku untuk tidur disini." Ucap wanita tersebut kemudian berjalan dengan pelan menuju pintu.
Setelah sampai di depan pintu Dengan wajah kesalnya wanita tersebut membalikan tubuhnya kemudian berkata "Kau sebaiknya tidak terlalu galak mengingat usia mu sepertinya sudah mulai tua". Kemudian setelahnya Dia berlari dengan kencang sambil menenteng sepatu dan tasnya tanpa menunggu balasan dari William.
William hanya menarik napas dalam sambil mengusap dadanya mencoba meredam emosinya yang kini sudah diambang batas.
"Sebaiknya kita tidak bertemu lagi. Jika tidak mungkin aku tidak akan melepaskanmu dengan mudah." kemudian tangannya mengambil handpone mencoba menghubungi seseorang.
"Iya tuan." Ucap Jason menerima panggilan dari william.
"Selidiki wanita yang masuk kedalam kamarku semalam dan serahkan laporannya segera padaku." Ucapnya kemudian langsung menutup telephone nya.
"Aku tidak akan melepaskanmu dengan mudah jika kau berani bermain-main denganku" Ucapnya sambil tersenyum licik.
**********
MOHON DIMAKLUM GUYS, KARAKTER WILLIAM MEMANG SEDIKIT KASAR. NAMANYA JUGA PIMPINAN KARTEL. WALAUPUN SEKARANG BANYAK SIBUK DI PERUSAHAAN TAPI JIWA WASPADA TETEP TINGGI SOALNYA MUSUHNYA BANYAK. .HIHIHI.... 😅😅
MOHON DUKUNGAN DAN SARANNYA JUGA TEMAN-TEMAN. KARENA DUKUNGAN KALIAN ADALAH SUMBER SEMANGAT BUAT AKU.
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN YANG BANYAK & SHARE YA !! TERIMA KASIH. 😚💞💞💞
__ADS_1
#HAPPY READING 🌷