THE RULER (HOT SERIES)

THE RULER (HOT SERIES)
PART 07


__ADS_3

Hari ini Agatha tidak lagi menggunakan lift karyawan seperti biasanya melainkan lift khusus CEO yang akan mengantarkannya langsung pada ruangan barunya.


Setelah menekan angka 11 lift tersebut langsung meluncur dengan cepat Hingga sampailah Dia diruangan yang Dia tuju.


Berbeda dari ruangan lainnya, Ruangan Khusus CEO ini lebih hening dari ruangan yang lainnya. Hanya ada beberapa orang yang berlalu lalang itupun hanya Dia temui diawal pintu lift saja. selebihnya hanya keheningan yang tersisa disana.


Begitu melangkahkan kakinya keluar Agatha langsung berjalan menuju ruangan Jason yang terletak tidak jauh dari ruangan William.


"Tok tok tok . . . Tuan ini saya Agatha. Boleh saya masuk ??" Ucapnya dari luar pintu Ruangan Jason.


"Masuk Agatha" Jawab seseorang dari dalam.


Agatha langsung membuka pintu setelah mendapat ijin "Selamat pagi Tuan". Ucapnya setelah berada di depan Jason.


"Selamat Pagi Agatha, silahkan duduk saya akan menjelaskan mengenai tugas-tugas yang harus kamu lakukan hari ini." Ucapnya mempersilahkan Agatha duduk.


"Baik Tuan, Terima kasih" Kemudian duduk.


"Disini sudah ada beberapa jadwal pertemuan yang harus Tuan temui hari ini. Kau harus pergi mendampinginya, dan mencatat apa saja yang menjadi point penting dari obrolan mereka kemudian setelahnya laporkan padaku !! Ucapnya menyerahkan satu buah buku Agenda pada wanita didepannya.


"Dan ini juga ada beberapa proposal yang harus kau bawa hari ini ... Aku sarankan kau mempelajarinya terlebih dahulu !!!" Ucapnya menyerahkan beberapa buah tumpukan kertas beserta satu plash disk. "Ingat untuk mematuhi Tuan saat sedang bekerja. jangan sekali-kali Kau membantah apalagi berdebat dengannya !!" Ucapnya dengan tegas.


"Baik Tuan"


"Dan untuk meja kerjamu aku sudah menyiapkannya didalam. "Tunjuk Jason pada sebuah Pintu yang tidak jauh dari tempatnya duduk. "Jika ada sesuatu yang tidak Kau pahami Kau boleh langsung menemuiku. Aku akan ada disini setiap waktu" Ucapnya.


"Baik Tuan Terima Kasih"


"Sama-sama. Sekarang Kau boleh masuk sebentar lagi Tuan akan datang !!" Ucapnya mempersilahkan Agatha untuk pergi.


"Baik, Saya permisi Tuan"


Jason hanya menganggukan kepalanya kemudian melanjutkan kembali pekerjaannya.


******


Agatha masuk keruangan William, Disana sudah tersedia Meja kerja pribadinya yang berada tidak jauh disamping William lengkap dengan Laptop dan beberapa peralatan lainnya yang Dia butuhkan.


"Ya selamat datang Agatha, sekarang disinilah Kau akan bekerja." Ucapnya pelan sambil berjalan menuju meja kerjanya. "Ya ampun ini kenapa deket banget mejanya ??" Ucapnya sambil berkacak pinggang. Meja kerjanya hanya berjarak beberapa jengkal dari meja kerja milik William.

__ADS_1


"Mau di pindah berat." Ucapnya masih berkacak pinggang "Ya udahlah Dia juga nggak mungkin kan terus diem diruangannya." ucapnya kemudian duduk dan mulai menata mejanya.


Tidak lama setelah Agatha selesai menata mejanya, William membuka pintu ruangannya, matanya langsung tertuju pada Agatha kemudian berjalan kearah meja dan membuka jas nya setelah itu barulah Dia duduk. Didepannya sudah tersedia Kopi lengkap dengan air putih juga disampingnya.


Setelah William duduk Agatha langsung bangkit dan berkata. "Tuan 1 jam Lagi kita ada meeting dengan klien C. Dan ini proposal yang mereka kirimkan. "Ucapnya sambil menyerahkan satu buah proposal kehadapan william.


"Kau sudah mempelajarinya ?"


"Sudah"


"Bagaimana menurutmu"


"Saya rasa tidak ada masalah. Mereka menawarkan harga yang cukup tinggi. Hanya saja ada satu point yang menurut saya harus dirubah."


"yang mana ??" Tanya-nya sambil membalik satu persatu proposal tersebut.


"Yang ini" Tunjuknya


"Hmmm. Kau benar. Disini dikatakan bahwa mereka akan menurunkan harga begitu kontrak sudah mencapai waktu 2 tahun. sementara lebel masih mereka pakai. Jelas ini akan merugikan kita."


"Lalu apa yang ingin kau ubah disini ??"


"Kita akan mengubah kontraknya menjadi satu tahun dan menambahkan point bahwa perusahaan hanya bekerja sama dalam bentuk brand bukan peluncuran produk pada publik."


"Karena di satu tahun itu kita juga akan meluncurkan produk terbaru kita yang langsung di produksi oleh perusahaan kita sendiri. Dan jika mereka ingin melanjutkan kerja sama tentunya mereka harus menambahkan harga dari yang mereka tawarkan saat ini". Ucapnya dengan mantap.


William tersenyum puas mendengar penjelasan dari Asisten barunya tersebut. Dia tidak salah pilih menjadikan Agatha sebagai Asistennya, daya pikirnya yang cukup lugas dan tidak setengah-setengah. ditambah dengan kepribadiannya William tidak perlu menghawatirkan apapun lagi.


"Kerja bagus Agatha. kau boleh kembali ke meja mu" Ucapnya yang hanya diangguki oleh Agatha.


Belum sempat Agatha Kembali ke meja-nya seseorang mengetuk pintu ruangan mereka dari luar.


"Masuk" Ucap William. Sementara Agatha masih berdiri.


Seorang Wanita cantik masuk begitu William mempersilahkannya. Jika dilihat dari penampilannya tentu saja Agatha bisa mengetahui pakaian tersebut merupakan Edisi terbaru merek D_ _R.


"Selamat Pagi" Sapa-nya langsung pada William.


"Salamat Pagi, Silahkan duduk !!"

__ADS_1


"Oke"


"Ada apa Sabrina ?" tanya-nya langsung.


"Oh. namanya Sabrina" ucap Agatha dalam hati.


"Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih karena kau sudah mau menerimaku di perusahaan ini" Ucapnya sambil tersenyum cantik.


"Sama-sama. Semoga kau nyaman dengan pekerjaan barumu. jika ada sesuatu yang tidak kau pahami kau boleh menemui Jason Dia yang akan membantumu" Ucapnya.


"Tentu" Ucapnya kemudian melirik dan tersenyum kearah Agatha yang berdiri disampingnya.


"Dan Nona cantik ini siapa kalau boleh tau ??"


"Ah perkenalkan saya Agatha sekretaris pribadi Tuan William" Ucapnya sambil mengulurkan tangan.


"Hai Agatha Aku sabrina" Ucap sabrina sambil tersenyum dan melirik Agatha dari atas sampai bawah. "Padahal tadinya aku yang berharap menjadi sekretarisnya". Ucapnya dalam hati.


"Ekhem. William berdehem kemudian berkata "Ada lagi yang ingin kau katakan ??"


Sabrina menolehkan kepalanya kearah William "Sebenarnya Aku ingin mengajakmu makan siang bersama siang ini. anggap saja sebagai rasa terima kasih karena Kau sudah membantuku mengingat Aku tidak mengenal siapapun disini."


"Siang ini sepertinya tidak bisa karena Aku ada meeting dengan Klien diluar"


"Aaah. begitu ?? Tidak masalah kita bisa menggantinya menjadi makan malam jika kau tidak keberatan." Ucapnya kemudian.


"Baiklah Aku tidak keberatan".


Sabrina menepuk tangannya gembira "Itu bagus, Bagaiman jika malam ini ??" Tanya-nya dengan antusias.


"Terserah Kau saja"


"Thank you William aku akan mulai mempersiapkannya dari sekarang." Ucapnya kemudian berdiri dari kursinya "Baiklah aku permisi William, Bye Agatha."


"Bye ..." Ucap Agatha sambil tersenyum kaku.


"Kenapa berdiri disitu ? Duduk !!" Ucap William tanpa mengalihkan perhatiannya dari buku didepannya.


"Cih,,,, Ucap agatha yang masih bisa didengar oleh William".

__ADS_1


********


To Be Continue


__ADS_2