THE RULER (HOT SERIES)

THE RULER (HOT SERIES)
PART 03


__ADS_3

07:30 AM


Abhivandya Group Tower [New york, Amerika Serikat].


Keesokan Harinya. Setelah memarkirkan Mini Cooper kesayangannya disinilah Agatha berada.


Tepat dihadapannya berdiri sebuah bangunan pencakar langit dimana Dia bekerja dan menghabiskan hampir seluruh waktunya dari pagi hingga menjelang petang.


Sambil menghembuskan napasnya Agatha mendongakan wajahnya menatap bangunan megah tersebut. sampai detik ini Dia bahkan masih tidak percaya bahwa dirinya telah diterima bekerja di salah satu perusahaan terbesar di Amerika tersebut.


Setelah lama memandang bangunan megah tersebut Dia kemudian berjalan masuk menuju pintu lift khusus karyawan yang ada di samping lobi perusahaannya.


Pagi ini Dia sengaja datang lebih awal dari jam masuk kantor karena semalam Dia mendapat pemberitahuan bahwa rapat tahunan yang seharusnya diadakan 1 minggu lagi dipercepat menjadi 3 hari lagi dan seluruh staf diminta untuk segera menyerahkan laporannya dalam waktu 3 hari.


Sebagai karyawan baru Agatha belum terlalu memahami apa saja yang harus dipersiapkan untuk rapat tersebut oleh sebab itu Dia pagi ini datang lebih awal untuk menyiapkan segalanya.


Setelah sampai di depan pintu lift Agatha langsung masuk dan menekan tombol yang ada di sampingnya. Namun, belum sempat pintu lift tersebut tertutup sempurna tiba-tiba sebuah tangan menghentikannya.


Sambil tersenyum manis pria tersebut kemudian masuk kedalam lift dan menekan tombol 4 tempat dimana ruangannya dan Agatha akan bekerja.

__ADS_1


Setelah pintu lift tertutup pria tersebut berbalik dan tersenyum pada wanita dibelakangnya.


"Morning" Ucap Aiden dengan senyuman manisnya.


"Mo-Morning Sir" Ucap agatha sambil tersenyum kaku.


"No Agatha jangan panggil aku tuan jika kita hanya berdua !" Ucap Aiden mensejajarkan tubuhnya disamping agatha.


"Baiklah, maafkan aku." Ucap agatha sambil tersenyum"


"Apa kau sudah sarapan ?"


"Tentu, Dia tidak akan membiarkanku pergi jika aku belum sarapan." Ucap Agatha sambil tertawa membayangkan tingkah Nathalie sang bibi yang sudah Dia anggap sebagai seorang ibu sekaligus ayah baginya.


"ya ?"


"Yah, itupun jika kau tidak keberatan ?" Ucapnya dengan senyum yang tak pernah hilang


"Tidak" Ucapnya spontan "Maksudku tentu saja tidak keberatan." Ucapnya tersenyum sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "semoga setelah ini Aunty tidak memakanku hidup-hidup. (ucapnya dalam hati)"

__ADS_1


"Aiden yang melihat itupun hanya bisa tersenyum "Baiklah di hari setelah rapat tahunan ini selesai mari kita keluar bersama, aku akan mentraktirmu makan malam jika kau bersedia ?" tanyanya


"Baiklah." Ucap Agatha sambil terus tersenyum hingga tibalah mereka dilantai 4 tempat mereka akan bekerja.


"Baiklah Aku pergi dulu, jaga dirimu dengan baik, jika kau butuh sesuatu segera hubungi aku, oke !!" Ucap aiden mengusap kepala Agatha kemudian berjalan lebih dulu menuju ruangan pribadinya.


Agatha yang diperlakukan seperti itu hanya mengangguk sambil tersenyum dengan pipi yang mulai merona.


"Ya tuhan selamatkan jantungku" Ucap agatha kemudian berjalan menuju ruangannya.


Setelah keduanya pergi tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang sedari tadi menatap mereka dengan tajam.


 


 


********


MOHON DUKUNGANNYA & SARANNYA TEMAN-TEMAN.

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN CARA MENEKAN TOMBOL PENILAIAN YANG ADA DI POJOK KANAN ATAS KEMUDIAN KLIK BINTANG SEBANYAK-BANYAKNYA JIKA KALIAN SUKA.


JANGAN LUPA LIKE, KOMENT DAN SHARE JUGA, TERIMA KASIH YANG UDAH BACA, HAPPY READING TEMAN-TEMAN. 🙏🙏


__ADS_2