THE RULER (HOT SERIES)

THE RULER (HOT SERIES)
PART 04


__ADS_3

...JOHN F. KENNEDY INTERNATIONAL AIRPORT, NEW YORK AMERIKA SERIKAT....


...----------------...


William bersama sekretaris pribadinya kini tengah berada di Bandara internasional new york. Rencananya mereka hari ini akan langsung pergi ke kantor pusat untuk melaporkan hasil tinjauan mereka di persuahaan cabang miliknya untuk segera di proses.


Jason yang sejak tadi berada dibelakangnya pun tetap setia mengikuti majikannya kemanapun Dia pergi, mengingat sang tuan merupakan tipikal pekerja keras dan tidak pernah ingin menunda sedikitpun pekerjaannya.


Setelah mobil jemputan mereka tiba mereka langsung pergi ke kantor pusat untuk menuntaskan sisa pekerjaannya.


Hingga tibalah mereka di tempat tujuan mereka. William dan Jason langsung menaiki lift khusus CEO tanpa memperdulilakan sapaan dari karyawan lain yang baru saja tiba dan membungkuk pada mereka.


Hingga di dalam lift barulah Dia berbicara.


Jason sebelumnya aku ingin menemui direktur keuangan terlebih dahulu ? "ucapnya"


Baik tuan. kemudian Dia menekan tombol 4 dimana direktur keuangan berada.


Begitu pintu lift terbuka mereka langsung disuguhkan pemandangan yang tidak biasa.


Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya Dia melihat Aiden yang merupakan Direktur Keuangan sekaligus salah satu pemilik saham yang cukup besar diperusahaannya tengah mengusap kepala seorang wanita sambil tersenyum lembut.


Bukankah itu Aiden ? "tanyanya"


Iya tuan, itu memang dia "ucap Jason tanpa Ekspresi"


Aku tidak pernah melihat dia selembut itu pada wanita sebelumnya "ucapnya tanpa melepaskan pandangannya sedikitpun dari mereka"


Mungkin dia pacarnya "ucap Jason dengan entengnya"


William hanya diam sambil memperhatikan interaksi kedua manusia dihadapannya tersebut hingga Aiden pergi terlebih dulu menuju ke ruangannya kemudian disusul oleh wanita didepannya yang entah siapa Dia masuk keruangan yang berbeda dari Aiden.


Mereka sudah pergi tuan "ucap Jason mengingatkan"


Ah. iya. ayolah Jason kenapa kau malah menahanku disini ? "ucapnya sambil berjalan pergi"

__ADS_1


Jason yang sudah terbiasa dengan sifat majikannya tersebut hanya memutar bola matanya malas.


***********


Tok tok tok ....


Masuk "ucap seseorang dari dalam sana"


Selamat pagi, Boleh aku masuk ? "tanya William sambil masuk menuju ruangan Aiden"


Oh. ayolah bukankah kau memang sudah didalam ? "ucap Aiden sambil tertawa kemudian mempersilahkan sang CEO untuk duduk.


Sambil terkekeh William kemudian duduk dan langsung membicarakan hal penting yang ingin Dia bicarakan bersama Aiden.


Sementara Jason lebih memilih menunggu diluar sampai sang majikan selesai dengan urusannya.


(Setelah 30 menit berlalu mereka akhirnya selesai dengan pembicaraan mereka).


Baiklah aku rasa sudah cukup, aku harap semuanya bisa berjalan dengan lancar "ucap William sambil bediri"


Heemm . aku percaya kau bisa melakukannya. "ucapnya sambil mengangguk-anggukan kepalanya yakin".


Baiklah sekarang kau boleh pergi dan istirahat, aku akan melakukan apa yang kau minta. "usir Aiden"


Apa kau mengusirku ? "tanya William".


.Hahaha ....... ya aku mengusirmu, sekarang pergilah ....!! jika tidak matamu akan merusak pandangku William !! "ucapnya sambil terus tertawa.


Memang benar sejak kemarin hingga saat ini mereka bahkan belum memejamkan matanya sedikitpun mengingat pekerjaan yang mereka kerjakan cukup banyak di tambah 3 hari lagi perusahaan akan mengadakan rapat tahunan sehingga Dia ingin semuanya selesai sebelum rapat berlangsung.


Ya baiklah kau mulai menyebalkan seperti Jason. "gerutunya sambil berdiri dan beranjak pergi"


Bye Aiden Aku pergi dulu "ucapnya sambil bejalan dan melambaikan tangannya keatas"


Hatcuuh ....... "kenapa tiba-tiba hidungku gatal telingaku juga rasanya panas "ucapnya sambil memegang telinganya"

__ADS_1


Ceklek ..... Pintu ruangan Aiden terbuka bersamaan dengan keluarnya William dari dalam sana.


Ayo Jason aku sudah selesai "ucapnya kemudian melangkah pergi menuju ruangannya untuk melanjutkan pekerjaannya.


************


Sesampainya di ruangan, William langsung bergelut menyelesaikan pekerjaannya. Sementara Jason Berdiri disampingnya untuk membantu William.


"Jason apa kau lelah ?" Tanyanya disela pekerjaannya.


"Tidak tuan saya baik-baik saja" Ucap Jason tanpa menatap William.


"Tapi aku sepertinya lelah. sejak kemarin aku bahkan tidak tidur sedikitpun" ucapnya sambil menguap dan menggeliatkan tubuhnya.


"Ya kau benar dan kita melakakukannya bersama ? " ucap Jason membuat William yang tadinya ingin mengeluh sekarang kembali untuk menyelesaikan pekerjaannya Dia takut jika dia kembali mengeluarkan suaranya Jason akan memakannya hidup-hidup.


Saat mereka tengah berkutat dengan pekerjaannya masing-masing tiba-tiba William teringat sesuatu.


"Jason, bukankan kemarin aku memintamu menyelidiki seseorang ? apa kau sudah mendapatkan apa yang ku minta ? jika sudah aku ingin melihat laporannya sekarang !!


"Sudah tuan, akan saya ambilkan" ucapnya kemudian berjalan menuju meja kerjanya dan mengambil sebuah Ipad dan salinan kertas yang berisi informasi mengenai seseorang yang bos nya cari.


Ini Laporan yang anda minta tuan. "ucapnya sambil menyerahkan salinan kertas pada bos nya.


Terima kasih "ucapnya kemudian William membaca setiap kata yang tertulis disana.


"Agatha Gabriella" Ucapnya "Ternyata New York memang tak seluas yang kita pikirkan."


 


*********


MOHON MAAF KALO ADA SALAH-SALAH KATA ATAU PENULISAN READERS AUTHOR MASIH BELAJAR SOALNYA. .Hheee. 😁🙏


SEMOGA KALIAN SUKA SAMA CERITANYA YA 😊 JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN CARA LIKE, KOMENT & KASIH BINTANG YANG ADA DI POJOK KANAN ATAS. 🙏 TERIMA KASIH YANG UDAH BACA.

__ADS_1


HAPPY READING GUYS. 😘😘 AUTHOR SAYANG KALIAN. 😘😘😘😍😍😍


__ADS_2