The Secret Lady

The Secret Lady
pulang


__ADS_3

Bagi sebagian orang hutan lebat terlihat cukup menyeramkan namun  bagiku, Hutan adalah tempat yang paling cantik seperti pagi ini.  saat matahari pagi Melawati celah-celah pohon, lumut yang ditumbuhi tanaman rambat hingga pemandangan pohon yang terkena sinar mentari  terlihat sangat cantik  di mata Wilona hingga sebuah suara membuatkan lamunannya


"Nona sudah waktunya berangkat" kata seorang kesatria.


Wilona hanya menggunakan kepala kemudian ia menaiki kereta enggan rasanya untuk pergi dari hutan lebat ini ada rasa nyaman saat berada didalam hutan rasa nyaman yang Sudah lama ia rindukan


"Apa semua binatang suci pemanas seperti ini" gumam Wilona saat melihat serigala putih yang tidak bergerak berubah posisi sejak kemarin tapi gumaman tersebut masih bisa didengar oleh serigala putih yang tengah tertidur


"Siapa yang nona sebut pemalas saya hanya memejamkan mata sebentar" sanggah serigala putih


"Apa kamu tidak ingin makan? Sejak kemarin saya belum melihat mu makan" tanya Wilona


"Saya belum lapar, lebih baik nona tidur perjalanan dari hutan menuju ibukota lumayan jauh ada baiknya nona beristirahat"


Wilona Hanya diam dan memandang pemandangan dari luar kereta pohon dan sawah yang sejak tadi ia lihat sangat cantik dan menarik baginya, dunia asal wilona untuk melihat pemandangan seindah dan secantik ini sangat sulit apalagi untuk melihat pohon-pohon besar yang ditumbuhi tanaman rambat di batangnya sangatlah sulit kalaupun ada itu hanya ada di pinggir jalan dan sudah hampir mati.


" Kenapa nona tidak beristirahat malah melamun" tanya serigala putih


"Aku hanya malas pulang. Di sana tempat yang disebut rumah terasa sangat sepi walupun banyak orang ada ayah dan kakakku disana aku merasa tinggal sendiri" Wilona menghapus air mata yang tampa sadar menetes walaupun ia sudah berusaha untuk menahannya


"Sepi, sunyi para pelayan memperlakukan ku layaknya tamu walau hanya sebagian namun aku merasa perlakuan yang sangat tidak nyaman. Andaikan aku dulu tidak lahir atau andaikan bunda hidup apa semua akan berubah" lanjut Wilona air matanya semakin deras


Serigala putih yang sejak tadi mendengar Wilona mengubah wujudnya menjadi seorang wanita cantik. Sebuah pelukan hangat ia berikan kepada gadis yang terlihat rapuh dihadapannya itu gadis yang telah menyelamatkannya mengusap lembut rambutnya menyalurkan kehangatan yang bias ia berikan.


"Waktu tidak dapat di ubah tapi percayalah bunda mu selalu mengharapkan sesuatu yang terbaik untuk mu. Mungkin saat ini berat tapi percayalah semua akan baik pada akhirnya" lanjutnya masih mengusap pelan rambutnya.


Wilona menangis dalam pelukan serigala putih rasanya seperti pelukan ibunya yang telah meninggal meninggal di kehidupan sebelumnya, Matanya mulai menutup menikmati usapan lembut di kepalanya. 

__ADS_1


Setelah merasa Wilona mulai tenang serigala kembali merubah wujudnya dan ikut tertidur badannya mengelilingi Wilona Menjaganya seperti seorang ibu yang melindungi anaknya yang tengah tertidur.


***


Kereta berhenti di kediaman Duke, seorang kesatria mengetuk pintu kereta mengharapkan sang nona muda keluar dari sana tidak ada tanda bahwa nona mudanya akan keluar sang kesatria mulai khawatir. Takut bila sangat nona berbuat nekat selama perjalanan atau dalam kondisi berbahaya, kesatria itu sadar bahwa tubuh nona mudanya sangat lah lemah semua dapat terjadi didalam perjalanan pulang menuju kediaman Duke.


Saat dilanda kebingungan antara terus menunggu sang nona muda keluar atau membuka pintu kereta kesatria bernama Kenzo itu dikejutkan dengan suara langkah  dari arah belakang, tampak seorang pria dengan armor yang masih melekat di badannya berjalan menuju kearahnya


" Segera pindahkan kereta ini" kata pemuda itu dengan dingin matanya menatap tajam kearh kereta usang yang selama ini selalu di gunakan Wilona


"Maaf tuan muda ketiga tapi nona muda masih ada didalam sejak tadi Nona muda tidak menjawab ataupun keluar dari dalam kereta" jawab Kenzo dengan tenang


" Merepotkan Minggir saya yang akan mengeluarkan anak tidak tau diri itu segera" kata Leon dengan sinis, setalah mengetahui keberhasilan Wilona dalam menghadapi masalah yang terjadi di daerah kekuasaan Duke Raxel. Leon terus merasa bahwa adiknya itu dapat membuat malas kedepannya, ia juga sedikit tidak suka dengan keberhasilan Wilona dalam menyelesaikan masalah walaupun disudut hatinya yang terdalam merasa bangga dengan pencapaian gadis kecil itu.


Saat membuka pintu kereta alangkah terkejutnya ia saat melihat Wilona yang tengah terdidur namun bukan itu yang membuatnya terkejut tapi seekor anjing yang besarnya tidak kalah dengan demon best yang selama ini tinggal dikediaman wilona.


" Sejak kapan mahluk itu berada didalam sana" tanya Leon pada kesatri yang masih berdiri memandang takut kerah nona mudanya


"Sejak dua hari lalu tuan muda, nona muda berkata makhluk itu akan menjadi teman bermain Chester dan melarang kami untuk menyentuh ataupun mendekatinya" ucap Kenzo mewakili para kesatria yang memandang penuh ngeri


"Bangun gadis pemalas mau sampai kapan kau tidur" ucap Leon sedikit keras agar Wilona terbangun. Bukanya terbangu Wilona menggeliat mencari posisi ternyaman di dalam tubuh anjing besar itu. Semetara anjing itu mengeram kearah Leon menandakan ketik suka nya kepada Leon


" Ada apa ini" tanya Duke razel entah dari mana datangnya di belakangnya Chester terdapat Chester yang tengah menendang mahluk yang didalam kereta dengan sedikit tidak suka


"Salam kepada ayah, wilona tengah tertidur didalam kereta ayah ta_


" Jika dia tertidur bangunkan saja atau gendong anak itu, kenapa kalian malah membuat ribuk di sore hari seperti ini" potong Duke cardis sedikit tidak suka dengan apa yang ia dengar

__ADS_1


" Jika menggendong atau membangunkan anak itu akan mudah ayah tapi lihat apa yang Wilona bawa dari lembah velley" ucap Leon kemudian menyingkir dan memperlihatkan apa yang sejak tadi membuatnya kurang nyaman.


Duke cardis tidak kalah terkejutnya dengan Leon sangat tau tentang makhluk yang tengah tertidur bersama putrinya,  White Wolf adalah binatang buas suci yang tidak suka berdekatan dengan manusia kebanyakan manusia yang melihat white wolf akan meregang nyawa namun apa yang dilihatnya saat ini cukup membuat nya terkejut.


Sepertinya putrinya itu memiliki ketertarikan dengan pera binatang buas Duke cardis kemudian menatap kearah putranya dan mengerti apa yang dirasakan oleh putranya itu. Sementara Duke cardis dan Leon yang tengah saling pandang Chester langsung masuk dan menatap tajam serigala putih


"Wah lihat siapa yang ada di sini"  kata Chester saat ia sudah berhadapan dengan serigala putih


"Aku tidak menyangka bahwa hewan paling buas diantara binatang iblis membuat kontak dengan seorang manusia" kata serigala putih


"Aku juga tidak menyangka makhluk yang merasa dirinya paling suci malah memeluk manusia yang dianggapnya sebagai mahluk paling hina" ucap Chester tidak kalah sinis


Perdebatan kedua makhluk paling berkuasa di dunia perhewan ini cukup mengganggu Wilona yang tengah tertidur sementara orang-orang yang berada di sana sedikit khawatir karna yang mereka lihat kedua makhluk itu siapa untuk bertaruh dengan seorang gadis kecil diantara mereka


Wilona yang merasa terganggu dengan perdebatan kedua makhluk  tersebut membuka matanya dan memukul moncong keduanya sedikit keras.


" Berhenti berdebat aku lelah, kau ikut dengan ku" ujar wilona pada serigala putih dan menaiki tubuh besar Chester


"Chester anatar aku ke kamar" Chester melenggang pergi melewati sekumpulan manusia yang memandang Wilona dengan berbagai ekspresi,  Wilona memeluk leher Chester dan membenamkan wajahnya diatas tubuh demon best tersebut dibelakangnya seriga putih terus mengikuti Wilona chester meletakkan Wilona di kasur dan menyelimutinya.


.


.


.


.

__ADS_1


Hai ada yang kangen sama cerita ini maaf aga lama update ya. Selamat membaca and see you next chapter bay bay 💞💞


__ADS_2