This Is My Way Of Life

This Is My Way Of Life
•°Rubah Ekor Satu°•


__ADS_3

...•~•~•~•~•~•~•~•...


Sraaash


Salah satu serangan dari sekumpulan pemburu itu berhasil mengenai tubuhnya, membuat goresan kecil. Namun, serangan yang para pemburu itu lancarkan merupakan serangan berupa racun. Membuat langkah kaki rubah itu secara perlahan melambat. Rubah itu terdiam, menahan rasa sakit yang berada diarea sekitar goresan. Rubah itu berusaha melawan pada saat para pemburu ingin menyentuhnya.


"Tidak ada gunanya melawan. Tangkap dia!"_Ucap salah satu dari mereka sembari tersenyum remeh melihat kondisi rubah itu yang kini kian melemah. Rubah itu kini terdiam, ia ingin melakukan perlawanan. Namun, kondisi tubuhnya tidak memungkinkan.


Craasssh


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Eirlys yang sedang berjalan mengikuti jejak darah itu terpaku pada saat melihat keatas udara ada sinar berwarna kehitaman."Itukan merupakan sinyal panggilan yang terbuat dari elemen kegelapan. Aku harus memeriksanya"_Ucap Eirlys, saat menyadari bahwa sinar kehitaman itu merupakan sinyal panggilan yang terbuat dari elemen kegelapan.


Tap tap tap


Eirlys melompat dari pohon satu kepohon lainnya. Eirlys mengingat jelas letak tempat sinyal panggilan itu berada. Dari atas pohon sana, Eirlys dapat melihat ada sekumpulan orang-orang dengan satu ekor rubah spiritual. Eirlys dapat mengetahui bahwa sekumpulan orang-orang itu merupakan sekumpulan para pemburu, karena melihat rubah ekor satu itu sedang membuat pertahanan diri. Seperti nya para pemburu tidak menyadari kehadiran diri nya.


Pada saat salah satu pemburu itu hendak menyentuh rubah itu. Eirlys dengan cepat melompat dari atas pohon ke permukaan tanah menggunakan sihir peringan tubuh, agar tidak terasa sakit pada saat berada di atas permukaan. Di saat yang bersamaan, belati perak miliknya muncul, dan____


Craasssh


Belati perak miliknya berhasil melukai tangan dari salah satu pemburu itu. Akibat dari perbuatan Eirlys yang secara tiba-tiba melompat keatas permukaan tanah, pemburu itu terpental sejauh beberapa meter. Para pemburu lainnya terdiam terkejut, melihat seorang gadis kecil yang berhasil membuat salah satu dari mereka terpental bahkan terluka cukup parah.


"Tenanglah, aku akan melindungimu dari para sekumpulan orang-orang pengecut itu"_Ucap Eirlys santai, tanpa ada rasa takut sekali pun. Sedangkan para sekumpulan pemburu itu merasa marah sekaligus kesal, karena dibilang pengecut oleh seorang gadis kecil.


"Siapa yang kau bilang pengecut ha!"_Ucap salah satu dari para pemburu itu merasa kesal sekaligus merasa marah, karena tidak terima dikatai sebagai seorang pengecut. Diri nya hendak maju. Namun, dihalangi oleh teman-temannya.

__ADS_1


"Gadis kecil, lebih baik kamu pergi. Tempat ini bukan lah taman bermain yang biasa kamu pergunakan untuk bermain"_Ucap salah satu dari mereka, sembari tersenyum remeh. Sebenarnya ia cukup merasa takut dengan seorang gadis kecil dihadapan nya ini. Namun, mengingat jumlah mereka. Ia merasa bahwa seorang gadis kecil yang berada dihapannya ini, tidak akan mampu melawan mereka yang ber jumlah lebih dari satu orang.


"Kalau aku tidak mau, bagaimana?"_Ucap Eirlys tersenyum, tanpa ada rasa takut sekali pun. Ia tidak akan merasa takut kalau hanya dengan kalah jumlah. Baginya, kalah jumlah bukanlah suatu masalah besar. Dikehidupan sebelumnya sebagai Crazy, ia sudah terbiasa dengan hal itu.


"Kalau tidak, kami akan membunuhmu!"_Ucap salah satu dari mereka, di saat yang bersamaan mereka kini melancarkan serangan yang terbuat dari elemen kegelapan. Namun, bagi Eirlys kekuatan elemen kegelapan milik mereka tidak sebanding dengan sihir elemen kegelapan miliknya.


"Ingin membunuhku, bahkan dalam mimpi pun tidak akan pernah bisa!"_Ucap Eirlya tersenyum remeh. Serangan dari para pemburu itu terlalu banyak, sehingga menimbulkan asap di sekitar tempat tujuan penyerangan. Mereka berpikir bahwa seorang gadis kecil yang mereka anggap seorang gadis kecil biasa itu telah tiada, di karena kan serangan yang telah mereka lancarkan.


Duar


"Terimalah akibat nya, karena telah meremehkan kami. Hahahahaha"_Ucap salah satu dari mereka. Mereka pun tertawa bersama, karena berpikir bahwa seorang gadis kecil yang telah meremehkan mereka telah tiada.


"Jangan senang dulu!"_Ucap Eirlys dari dalam pelindung yang terbuat dari elemen kegelapan. Eirlys tersenyum remeh, melihat para pemburu yang terdiam terkejut melihat diri nya. Seperti nya para pemburu merasa terkejut karena melihat diri nya dalam keadaan masih hidup tanpa luka sedikit pun. Apa mereka berpikir ia dapat terbunuh semudah itu hanya dengan serangan mereka yang tidak seberapa.


"A_apa bagaimana mungkin. Seharusnya kau terbunuh dalam ledakan itu!"_Ucap salah satu dari mereka terkejut. Kini mereka dibuat ketakutan sekaligus gemetaran.


"B_bagaimana mungkin seorang gadis kecil seperti mu dapat menggunakan pelindung sihir yang terbuat dari elemen kegelapan!"_Ucap salah satu pemburu lainnya. Terkejut sekaligus gemetaran pada saat baru menyadari pelindung sihir milik seorang gadis kecil itu, yang ternyata terbuat dari elemen kegelapan.


"Belati keputus-asaan aku memanggilmu! Bayangan kegelapan akan terus mengikutimu, dan melenyapkan mu!"_Ucap Eirlys tersenyum miring. Bayangan belati keputus-asaan miliknya membelah diri. Kini ia memiliki bayangan belati keputus-asaan yang jumlah nya sama dengan jumlah para pemburu itu. Para pemburu terkejut melihat tingkat kekuatan elemen kegelapan milik seorang gadis kecil yang telah mereka remeh kan.


"Akan aku tunjukan kekuatan elemen kegelapan yang sesungguhnya!"_Ucap Eirlys dengan senyuman miring yang terlihat sangat mengerikan. Rambutnya yang tadinya berwarna putih seputih salju, kini berubah menjadi berwarna hitam pekat. Mata nya yang sebelumnya berwarna biru kristal, kini berubah menjadi berwarna merah semerah darah. Sekarang ia terlihat seperti Dewi Kematian, yang siap mencabut nyawa siapa pun yang ingin ia cabut nyawanya.


Para pemburu semakin dibuat ketakutan melihat perubahan drastis seorang gadis kecil yang telah mereka remeh kan. Sebelumnya gadis kecil itu terlihat seperti seorang malaikat, kini berubah menjadi seorang malaikat pencabut nyawa.


Bayangan belati keputus-asaan miliknya, kini berada tepat di atas kepala para pemburu. Para pemburu dibuat ketakutan dengan bayangan belati milik seorang gadis kecil yang telah mereka remeh kan itu. Eirlys mengaktifkan energi sihir yang terdapat di bayangan belati keputus-asaan miliknya. Bayangan belati keputus-asaan miliknya kini menancap tepat didada para pemburu, mengambil seluruh energi kegelapan milik mereka.


Jleb

__ADS_1


"Arghh!"_


"Akhhh!"_


Eirlys tersenyum miring, menikmati setiap hal yang ia perbuat. Teriakan kesakitan dari para pemburu menjadi kenikmatan tersendiri baginya. Energi kegelapan terus mengalir deras ke belati keputus-asaan miliknya. Belati keputus-asaan miliknya mengkilap kemerahan. Bayangan belati keputus-asaan miliknya berhenti menghisap energi kegelapan milik para pemburu, karena energi kegelapan milik para pemburu telah habis tidak tersisa. Para pemburu kini telah tiada, di karena kan energi sihir milik mereka telah diambil secara paksa. setelah itu, bayangan belati keputus-asaan miliknya kembali menjadi satu dengan belati keputus-asaan miliknya.


Eirlys turun keatas permukaan tanah, menginjakan kaki nya di tempat yang sudah dipenuhi mayat-mayat para pemburu."Inilah akibat nya karena telah meremehkanku"_Ucap Eirlys tersenyum miring sembari merapalkan mantra.


"Dasar neraka, ambilah jiwa-jiwa mereka yang telah tiada ini"_Ucap Eirlys. Muncul lingkaran sihir berwarna merah dengan bayangan berwarna hitam, lingkaran sihir itu kini berubah menjadi portal yang menghubungkan dunia ini dengan dasar neraka. Jiwa dari mayat-mayat para pemburu keluar dari tubuh mereka, bergentayangan. Jiwa dari mayat-mayat para pemburu terjatuh memasuki portal dasar neraka. Tubuh tanpa jiwa dari para pemburu perlahan memudar menjadi serpihan debu, lalu menghilang tanpa jejak.


"Egh"_Eirlys merasa tekanan yang amat terasa sangat kuat dibagian dadanya, sehingga menimbulkan sensasi nyeri sekaligus sakit. Namun, sekuat tenaga ia menahan rasa sakit itu. Masih ada satu hal lagi yang harus ia beres kan. Eirlys berbalik badan, melihat rubah ekor satu yang telah ia selamat kan.


Tap tap tap


Eirlys berjalan perlahan menuju rubah ekor satu yang telah ia selamat kan itu. Rubah ekor satu itu tampak berwaspada dengan nya."Grrr, jangan mendekat, atau aku akan membunuhmu!"_Ucap rubah ekor satu itu. Walau seorang manusia dihadapan nya ini telah menyelamatkan nyawanya, tapi bukan berarti manusia ini berbeda dengan manusia lainnya. Manusia ini pasti memiliki niat tersembunyi, dan menginginkan sesuatu dari nya.


Eirlys tidak terlalu terkejut mengetahui bahwa rubah ekor satu itu dapat berbicara selayaknya seorang manusia. Karena di kehidupan sebelumnya sebagai Crazy, ia sempat membaca suatu buku yang menjelaskan bahwa hewan spiritual tingkat tinggi dapat berbicara dan mengerti apa yang di katakan oleh manusia, selayaknya seorang manusia.


"Terserah kau mau percaya atau tidak. Yang jelas aku sama sekali tidak tertarik dengan hewan seperti mu"_Ucap Eirlys seadanya, karena ia memang merasa tidak tertarik dengan hewan spiritual apa pun jenisnya. Ia hanya melakukan hal yang menurut nya dibutuhkan, hanya itu saja.


"Kau pikir aku akan dengan mudah nya mempercayai perkataanmu itu"_Ucap rubah ekor satu itu kesal. Rubah ekor satu itu benar-benar berpikir bahwa Eirlys merupakan manusia jahat yang menginginkan keuntungan dari nya. Eirlys mengerti dengan apa yang dirasakan oleh rubah itu, seperti nya hal seperti ini bukan lah pertama kalinya bagi rubah ekor satu itu.


Rubah ekor satu itu semakin merasa kesal karena perkataannya diabaikan. Rubah ekor satu itu terus mengoceh dan mengatakan bahwa Eirlys merupakan manusia yang tidak dapat di percaya, dan lain sebagiannya. Eirlys merasa pusing mendengar setiap ocehan yang rubah ekor satu itu lontarkan.


Eirlys yang tadinya biasa-biasa saja, kini mulai terpancing. Merasa kesal, Eirlys langsung saja ke intinya. Eirlys melancarkan sihir ke rubah ekor satu itu, rubah ekor satu itu kini terkena sihir milik nya. Rubah ekor satu itu ketakutan, karena berpikir bahwa ia akan di bunuh oleh seorang manusia yang telah menyelamatkan nyawanya.


Rubah ekor satu itu melayang dalam gelembung berwarna hitam."Siapa pun tolong aku! Manusia kejam ini ingin membun___ mmm mmm mmm!"_Ucap rubah ekor satu itu panik, perkataannya terpotong sehingga ia tidak bisa lagi berbicara.

__ADS_1


"Begini lebih baik"_Ucap Eirlys tersenyum, akhirnya ia tidak perlu lagi mendengar setiap ocehan yang membuat kepala nya terasa ingin pecah. Eirlys telah memberikan sihir, agar rubah ekor satu itu tidak bisa lagi berbicara dalam waktu tertentu. Akan sangat merepotkan kalau ia tidak melakukan hal ini.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


__ADS_2