This Is My Way Of Life

This Is My Way Of Life
•°Kehidupan Baru°•


__ADS_3

...•~•~•~•~•~•~•~•...


Sebenar nya Crazy telah sadar sejak tadi. Jujur saja ia merasa sangat terkejut pada saat menemukan diri nya terjebak dalam tubuh anak balita. Lalu berakhir memilih berpura-pura tertidur. Saat menutup kedua mata nya, menit berikut nya ia merasa bahwa ada sesuatu yang mengenai kening nya, lalu terdengar suara wanita yang mengatakan bahwa diri nya merupakan putri dari sang wanita. Entah mengapa hati nya terasa menghangat.


Hingga mendengar suara pintu yang terbuka secara kasar. Crazy mendengar jelas bahwa seseorang itu merupakan seorang lelaki yang mengakui diri nya merupakan Ayah dari sang putri. Dari semua itu Crazy menyimpulkan bahwa mereka berdua ini merupakan kedua orang tua baru nya, di kehidupan kali ini.


"Mulai saat ini nama mu adalah, Eirlys Evelyn Ece"_Ucap mereka berdua penuh kasih sayang. Crazy merasakan ada sesuatu yang membuat jantung nya berdebar kencang. Namun, ia merasa nyaman.


"Mungkinkah ini yang di maksud dengan kasih sayang kedua orang tua, rasa nya hangat dan nyaman. Aku berterimakasih kepada Dewa yang telah memberikan ku kesempatan kedua, untuk memulai hidup baru"_Batin Crazy, tidak. Mulai saat ini nama nya tidak lagi Crazy, melainkan, Eirlys Evelyn Ece.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Crazy atau saat ini yang di kenal sebagai Eirlys. Eirlys mengerjapkan kedua mata nya, menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam retina mata. Ia berusaha menggerakkan tubuh nya. Namun, sangat sulit, mengingat bahwa diri nya saat ini merupakan seorang bayi bertubuh mungil."Tubuh ku terlalu mungil"_Batin Eirlys.


Masuk lah beberapa orang pelayan wanita yang siap melayani putri kecil mereka. Tubuh mungil nya di angkat oleh seorang pelayan wanita berambut coklat tua, pelayan itu sesekali bersenandung. Tanpa sadar Eirlys tersenyum." Nyaman"_Batin Eirlys.


Setelah itu ia di berikan sebotol susu. Ia meminum susu dengan rakus, kebetulan sekali tenggorokan nya sedang kering. Setelah puas, tubuh mungil nya di kembali kan lagi ke tempat semula. Pelayan wanita berambut hitam pekat menghampiri diri nya, lalu menyanyikan sebuah lagu tidur. Seolah terhipnotis, diri nya pun tertidur pulas.

__ADS_1


Setelah melihat putri kecil mereka tertidur, para pelayan wanita kembali ke tempat masing-masing mengerjakan pekerjaan lainnya.


Kehidupan nya kali ini sangat berbanding terbalik dengan kehidupan sebelum nya. kekosongan di hatinya kini telah terisi. Kehadiran nya bagaikan sesosok cahaya yang membawa kegembiraan bagi seluruh Kerajaan Eceland. Banyak orang yang menyayangi diri nya.


Kehidupan nya berjalan dengan baik, hingga ia menginjak usia balita. Eirlys sedang melakukan jamuan teh bersama Ratu Christy dengan Ibu Suri Cray. Walau usia nya yang terbilang masih sangat muda. Namun, ia sudah beberapa kali mengikuti acara jamuan teh antar bangsawan, sehingga diri nya sudah terbiasa.


"Eirlys sayang, bagaimana kondisi mu saat ini. Apa kamu baik-baik saja, atau ada yang kurang sehat"_Ucap Ratu Christy kawatir. Akhir-akhir ini Raja dan Ratu tengah disibukan dengan tugas Kerajaan, sehingga tidak memiliki waktu lebih untuk memperhatikan putri kecil mereka.


"Ibu, aku baik-baik saja. Bagaimana dengan ibu sendiri"_Ucap Eirlys dengan senyuman polos nya. Jujur saja akhir-akhir ini ia merasa kesepian, mungkin karena ia sudah terbiasa bersama dengan Raja dan Ratu. Selama kehidupan nya kali ini, ia cepat beradaptasi dengan lingkungan hidup baru nya.


Ibu Suri Cray sedari tadi hanya diam memperhatikan kebersamaan antara Ratu Christy dengan cucu kesayangan nya. Ibu Suri Cray terkekeh kecil."Aku masih berada di sini, apa kalian mengabaikan ku"_Ucap Ibu Suri Cray dengan candaan ringan.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Eirlys saat ini tengah berjalan menuju ruang kerja Raja Celix, dengan di temani dua orang pelayan wanita. Ia berniat menemui sang ayah, ia ingin berbincang ringan dengan sang ayah. Entah sejak kapan ia menjadi kekanak-kanakan seperti ini.


Penjaga ruang kerja Raja Celix membungkuk hormat, serta memberikan salam."Hormat kami kepada sang cahaya agung Putri Eirlys Evelyn Ece"_

__ADS_1


"Salam kalian saya terima"_Ucap Eirlys dengan nada tegas, yang justru membuat nya terlihat imut."Katakan pada ayah bahwa saya ingin menemuinya"_Ucap Eirlys yang tentu saja di persilahkan.


Tok tok tok


Dalam waktu yang bersamaan, Raja Celix baru saja menyelesaikan seluruh pekerjaan nya. Samar-samar ia mendengar percakapan di depan pintu ruang kerja milik nya."Masuk!"_Ucap Raja Celix yang mengetahui kedatangan putri kecil nya itu, dan benar saja.


"Salam saya kepada sang cahaya agung Yang Mulia Raja Celix"_Eirlys tidak lupa memberi salam terlebih dahulu, bagaimana pun juga ayah nya merupakan seorang Raja yang harus ia hormati.


"Salam mu aku terima"_Raja Celix. Detik berikut nya, Eirlys menghampiri sang ayah lalu memeluk nya erat. Raja Celix kembali memeluk sang putri kecil nya itu."Ayah sangat merindukan mu"_Ucap Raja Celix sembari menggendong tubuh mungil Eirlys.


"Aku pun sama rindunya dengan ayah"_Ucap Eirlys tulus, ia mencium pipi sang ayah. Eirlys akan menjadi gadis yang sangat manja apabila bersama dengan orang-orang tersayang nya.


"Apa pekerjaan ayah sudah selesai"_Ucap Eirlys yang saat ini tengah duduk di pangkuan Raja Celix, Raja Celix sendiri sibuk memainkan rambut sang anak.


"Iya, memang nya kenapa?"_Ucap Raja Celix sembari mencubit gemas pipi gembul Eirlys. Eirlys mengelus pipi nya yang terasa nyeri.


"Aku ingin menghabiskan waktu luang ku bersama Ayah dan Ibu"_Ucap Eirlys menyampaikan keinginannya. Sudah sebulan lebih, ia sudah lama sekali tidak menghabiskan waktu luang nya bersama dengan kedua orang tua nya.

__ADS_1


"Baiklah, jika kamu yang meminta apa boleh buat"_Ucap Raja Celix sembari menggendong sang anak menuju keluar ruang kerja. Tidak ada pelayan atau pun penjaga yang menemani, Raja Celix merasa risih apa bila ada orang asing yang berada sekitarnya. Tujuan mereka saat ini adalah Istana Ratu.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


__ADS_2