This Is My Way Of Life

This Is My Way Of Life
•°Penyusup°•


__ADS_3

...•~•~•~•~•~•~•...


"Aku ingin menghabiskan waktu luang ku bersama Ayah dan Ibu"_Ucap Eirlys menyampaikan keinginannya. Sudah sebulan lebih, ia sudah lama sekali tidak menghabiskan waktu luang nya bersama dengan kedua orang tua nya.


"Baiklah, jika kamu yang meminta apa boleh buat"_Ucap Raja Celix sembari menggendong sang anak menuju keluar ruang kerja. Tidak ada pelayan atau pun penjaga yang menemani, Raja Celix merasa risih apa bila ada orang asing yang berada sekitarnya. Tujuan mereka saat ini adalah Istana Ratu.


...•~•~•~•~•~•~•...


Sesampai nya di Istana Ratu. Saat ini Eirlys berada di tengah-tengah antara Raja Celix dan Ratu Christy, sembari memakan beberapa manisan. Ratu sibuk sendiri membersihkan makanan yang tersisa dalam mulut Eirlys, sembari mengelus puncak kepala sang putri. Raja Celix meminum teh nya dengan tenang, sembari menikmati pemandangan indah di hadapan nya.


"Makan lah perlahan, tidak akan ada yang merebutnya dari mu"_Ucap Ratu Christy sembari meminum teh nya dengan tenang.


"Mmm"_Eirlys sulit berbicara karena mulut nya penuh dengan manisan. Ia menghabiskan manisan yang berada di dalam mulut nya, lalu mengambil secangkir teh dan meminum nya.


"Nikmat mana lagi yang kau dustakan"_Batin Eirlys senyam-senyum sendiri. Ratu Christy terkekeh kecil melihat ekspresi menggemaskan putri nya itu, begitu pula dengan Raja Celix.


"Imut nya"_Batin Raja Celix dan Ratu Christy. Lalu mereka melanjutkan dengan bertukar cerita, dan dengan beberapa lelucon konyol yang di buat Ratu Christy.


"Hahahaha"_Eirlys tertawa saat mendengar lelucon konyol yang di buat oleh Ratu Christy. Raja Celix menggeleng-gelengkan kepanya, ada-ada saja. Mereka menghabiskan waktu bersama, dengan penuh canda tawa. Hingga waktu sore hari tiba.


...•~•~•~•~•~•~•...


Malam hari tiba.


Eirlys saat ini tengah berada di dalam kamar nya. Namun, ia tidak bisa tertidur. Karena merasa bosan, ia memutuskan untuk keluar kamar mencari udara segar.


Eirlys memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar taman. Ia terduduk di bangku taman, sembari melihat keatas langit, dimana banyak bintang-bintang bersinar senar.


Deg

__ADS_1


Eirlys merasakan energi yang tidak asing berada di sekitar nya. Ia berdiri bangkit dari duduk, tidak melakukan banyak pergerakan. Eirlys bersiap dengan belati perak milik nya, belati perak itu merupakan salah satu bagian dari jiwa nya, jadi akan tetap selalu ada kemana pun ia berada.


Srek


Dari arah rerumputan muncul sekumpulan orang berbaju hitam. Mereka mengepung Eirlys dari segala arah dengan senjata yang siap menyerang. Mereka cukup terkejut saat melihat Eirlys yang sudah bersiap dengan belati perak milik nya. Bagaimana mungkin seorang anak kecil di perboleh kan menggunakan belati.


"Letakan belati itu, atau kau akan tiada di tangan kami"_Ucap salah satu dari mereka. Eirlys merubah raut wajah nya menjadi menyeramkan, ia tersenyum remeh.


"bukan kah sama saja"_Ucap Eirlys, ia tidak akan mudah tertipu. Walau tubuh nya saat ini merupakan tubuh anak kecil. Namun, tidak dengan jiwa nya yang sudah hidup puluhan tahun.


Mereka semua terkejut, ternyata anak kecil satu ini tidak mudah untuk dibohongi. Kalau begitu, maka terpaksa mereka akan mengunakan cara kasar. Salah satu dari mereka berlari kearah nya, dan mengayunkan pedang. Eirlys berhasil menghindar tepat waktu.


Eirlys menggunakan ilmu teleportasi milik nya, menyerang salah satu orang itu menggunakan belati perak milik nya."Belati keputus-asaan aku memanggil mu!"_Belati itu tepat berada di genggaman tangan nya. Eirlys menyerang di bagian titik fatal nya, yaitu area leher.


Crash


Mereka semua yang melihat aksi kekejaman Eirlys terdiam di tempat, perlahan keringat dingin mulai keluar dari pelipis mereka."Apa dia benar-benar seorang anak kecil"_Batin sekumpulan orang-orang itu, mereka bahkan di buat ketakutan saat melihat belati keputus-asaan dan warna mata milik Eirlys yang terlihat seperti warna merah semerah darah.


"Giliran kalian"_Ucap Eirlys dengan senyuman yang tampak mengerikan. Eirlys berteleport satu persatu kearah mereka, lalu menyerang di bagian area fatal, seperti bagian dada, dan leher. Belati keputus-asaan milik nya kini semakin memancarkan aura membunuh yang kuat.


Perlahan warna mata milik nya berubah kembali seperti semula. Belati keputus-asaan milik nya telah menghilang menuju dimensi khusus.


"Sebaiknya aku cepat-cepat pergi dari sini, sebelum terlambat"_Eirlys menggunakan ilmu teleportasi milik nya menuju kamar, agar tidak ada seorang pun yang curiga.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Keesokan harinya.


Matahari menampakan diri. Suara kicauan burung, membangun kan seorang gadis yang tenagah tertidur lelap."Hari ini cerah sekali"_Guman Eirlys sembari mengusap kedua kelopak matanya yang terasa berat, mungkin karena ia masih mengantuk.

__ADS_1


Tok tok tok


"Masuk"_Ucap Eirlys dengan suara khas orang bangun tidur. Dua orang pelayan wanita menghampiri diri nya.


"Siap kan air panas. Hari ini aku ingin mandi sendiri"_Ucap Eirlys serak, ia memang sudah terbiasa mandi sendiri. Walau umumnya para putri di mandikan saat mereka sedang mandi, berbeda dengan diri nya, hal itu karena ia memang terbiasa mandi sendiri.


"Baik putri"_


Eirlys telah bersiap dengan wajah ceria serta gaun indah yang menempel pada tubuh mungil nya. Membuat siapa pun yang melihat diri nya akan tersenyum cerah, karena melihat diri nya yang terlihat seperti boneka hidup.


"Tuan putri, anda cantik sekali"_Ucap salah satu pelayan yang menemani nya berjalan santai. Bukan hanya pelayan itu, bahkan semua orang yang di lewati nya akan terpanah dengan kecantikan alami yang dimiliki oleh diri nya.


"Terimakasih atas pujian nya"_Ucap Eirlys tersenyum semakin cerah. Ia senang, di kehidupan nya kali ini ia bagaikan cahaya yang menerangi setiap orang yang melihat diri nya. Tidak seperti di kehidupan sebelumnya, justru ia lebih terlihat seperti mayat hidup, walau sama cantik nya.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Eirlys tengah berjalan santai, samar-samar ia mendengar suara para pelayan yang sedang menyapu halaman membicarakan suatu kejadian.


"Hei apa kalian tau. malam tadi telah di temukan mayat di dekat taman Istana Putri. Kudengar dari berita yang beredar, bahwa mereka terbunuh secara tragis. Menurut hasil penyelidikan, kebanyakan dari mereka mengalami luka di area leher, bahkan sampai kepala mereka terpisah dari tubuh mereka"_


"Astaga, mengerikan sekali"_


"Kira-kira siapa ya, yang telah melakukan hal tersebut"_


"Entahlah, yang pasti beliau jelaslah sangat kuat dah hebat"_


Eirlys yang mendengar hal itu, tersenyum bangga. Ia tidak menyangka bahwa kejadian semalam akan terungkap secepat ini, bahkan dalam waktu satu malam berita tentang kejadian tersebut telah tersebar keseluruh Istana Putri.


...•~•~•~•~•~•~•~•...

__ADS_1


__ADS_2