This Is My Way Of Life

This Is My Way Of Life
•°Tulip Biru°•


__ADS_3

...•~•~•~•~•~•~•~•...


"Apa itu kepompong"_Ucap Eirlys dengan wajah polos nya, ia benar-benar di buat bingung. Kepompong, benda jenis apa itu, apakah itu salah satu benda hidup? atau sejenisnya. Eirlys mengelengkan kepala nya pertanda tidak mengerti, Ratu Christy mengehela nafas pelan.


"Kepompong itu adalah salah satu fase hidup kupu-kupu, yang sekarang sedang mengerumuni kamu"_Ucap Ratu Christy terkekeh kecil, lalu ia memberikan kepompong itu kepada Eirlys dengan perlahan, karena memang sangat rapuh. Eirlys mengambil kepompong itu dengan perlahan, ia takut merusak mahluk cantik itu.


"Kalau begitu aku akan meletakan nya di tempat semula"_Ucap Eirlys sembari berlari kecil, ia takut memberi guncangan besar jadi ia memilih berlari dengan perlahan. Ratu Christy yang melihat tingkah laku Putri Eirlys, terkekeh kecil. Putri kecil satu-satu nya itu memang banyak tingkah. Namun, menggemaskan.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Eirlys berjalan kembali menuju Raja Celix, dan Ratu Christy. Ratu Christy mengelus puncak kepala Putri Eirlys dengan lembut. Eirlys menutup mata nya, menikmati setiap sentuhan yang di berikan oleh sang Ibu, Ratu Christy. Setelah itu ia mendudukan diri diantara Raja Celix, dan Ratu Christy.


"Bagaimana? menyenangkan bukan"_Ucap Raja Celix dengan lembut, sembari mengusap pelan pipi gembul Putri Eirlys. Dengan bersemangat, Eirlys menganggukan kepalanya. Ratu Christy terdiam, memperhatikan interaksi antara Anak dan Ayah tersebut.


"Mmm, sangat menyenangkan"_Ucap Eirlys dengan bersemangat, ia benar-benar sangat senang, dan menikmati waktu berlibur nya. Sangat jarang kedua orang tuanya dapat menyempatkan waktu berlibur di luar Istana.


"Sangking menyenangkan nya, aku sampai tidak ingin berhenti. Ini adalah kali pertama, aku dapat merasakan bagaimana rasa nya pergi liburan bersama dengan orang-orang yang kusayangi. Rasa nya aku ingin menghentikan waktu, dan berteriak sekencang-kencang nya. Dan mengatakan pada dunia, bahwa kini aku tidak sendiri lagi"_Batin Eirlys sembari tersenyum lebar. Kini tujuan hidup nya, adalah hidup bahagia bersama dengan orang-orang yang di sayangi nya.


"Syukurlah jika kamu menikmati nya"_Ucap Raja Celix sembari tersenyum hangat. Ia senang jika Putri Eirlys senang, begitu pula dengan Ratu Christy. Putri Eirlys adalah segala nya bagi mereka. Sudah lama sekali mereka menantikan momen momen bahagia seperti ini. Mereka sangat bersyukur, atas kehadiran Putri Eirlys. Begitu pula dengan Eirlys. Eirlys sangat bersyukur, bahwa ia di lahirkan di keluarga yang sangat menyayanginya.


Lalu mereka berbincang hangat, layak nya keluarga harmonis pada umum nya. Mereka berbicara, lalu tertawa. Eirlys sangat menikmati kebersamaan mereka, ia berjanji bahwa akan selalu melindungi senyuman mereka. Tidak hanya mereka, melainkan seluruh orang yang menyayangi nya.

__ADS_1


"Hahaha"_Eirlys tertawa pada saat mendengar cerita yang Ratu Christy cerita kan, lelucon tentang Raja Celix yang terlihat kaku pada saat masih muda. Wajah Raja Celix tampak mengasam, secara tidak langsung Ratu Christy baru saja telah membongkar aib masa kecil nya dulu. Bagaimana mungkin Istri nya itu, dapat menceritakan hal memalukan seperti itu tanpa beban di hadapan Putri Eirlys.


"Terimakasih, berkat kalian kini aku dapat merasakan kasih sayang kedua orang tua. Aku berharap, hal seperti ini dapat bertahan lama, hingga seterusnya"_Batin Eirlys di sela-sela gelak tawa nya.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Matahari sudah mulai turun, menandakan waktu sore hari. Namun, Eirlys masih sibuk dengan bunga indah yang baru di temukan nya. Bunga itu terlihat seperti mawar, tetapi yang membedakan adalah warna bunga nya. Bunga itu berwarna biru kemudaan. Ia langsung tertarik pada pandangan pertama.



"Indah"_Batin Eirlys sembari menghirup aroma bunga indah yang baru di temui nya. Aroma nya yang menenangkan. Entah mengapa ia merasa, bunga ini memiliki arti yang mendalam. Warna biru kemudaan, membuat bunga ini memiliki daya terik tersendiri. Bahkan ia tertarik pada bunga ini, dalam pandangan pertama.


"Apa Eirlys mengganggu kalian"_Ucap Eirlys dengan wajah polos nya. Yang di balas gelengan kecil oleh kedua nya. Eirlys tersenyum senang, lalu memberikan setangkai bunga indah itu pada mereka, masing-masing satu. Raja Celix, dan Ratu Christy tidak menolak.


"Indah bukan"_Ucap Eirlys sembari menangkup kedua wajahnya. Wajah nya berbinar senang, saat melihat anggukan serta kekehan kecil dari Ratu Christy. Sedangakan Raja Celix hanya mengangguk kaku, jujur saja ia tidak terlalu tertarik dengan bunga.


"Dari mana kamu mendapatkan bunga ini"_Ucap Ratu Christy sembari mendudukan Putri Eirlys dalam pangkuan nya. Eirlys menunjuk tempat di mana ia menemukan bunga itu, yang di balas anggukan kecil oleh Ratu Christy. Raja Celix hanya memperhatikan dalam diam, tanpa berniat berbicara.


"Apa kamu tau, ini jenis bunga apa?"_Ucap Ratu Christy sembari menempelkan dagu nya, dengan puncak kepala Putri Eirlys. Eirlys terdiam, lagi dan lagi ia tidak tau, sungguh sangat memalukan. Eirlys terdiam cukup lama, setelah tersadar ia dengan ragu langsung menggelengkan kepala nya.


"Tidak. Eirlys mengambil nya, karena merasa tertarik. Memangnya, ini jenis bunga apa?"_Ucap Eirlys pelan. Namun, masih dapat terdengar oleh Ratu Christy. Ratu Christy terkekeh kecil pada saat mendengar jawaban ragu dari Putri Eirlys, lalu ia mengusap pelan puncak kepala Putri Eirlys.

__ADS_1


"Bunga tulip biru. Tulip biru dapat melambangkan suatu kedamaian dan ketenangan yang begitu dalam. Sehingga ketika diberikan kepada seseorang dapat melambangkan bahwa kita telah menaruh kepercayaan dan kesetiaan cinta padanya. Itulah beberapa makna tulip berdasarkan warnanya."_Ucap Ratu Christy sembari menunjukan bunga tulip biru indah itu di hadapan Putri Eirlys. Eirlys memperhatikan setiap inci dari bunga tulip indah itu.


"Beberapa warna? Itu berarti bunga tulip memiliki beberapa banyak warna"_Ucap Eirlys sembari menyentuh bunga tulip biru indah itu, dengan perlahan. Ia takut merusak keindahan yang berada di setiap kelopak yang disentuh nya itu.


"Kamu benar. Bunga tulip memiliki warna yang berbeda-beda. Masing-masing dari setiap warna mengandung arti yang berbeda-beda"_Ucap Ratu Christy sembari ikut menyentuh bunga tulip biru indah itu, dangan perlahan. Sebelum melanjutkan perkataan nya, ia ingin melihat reaksi Putri Eirlys, yang seperti nya terdiam setelah mendengar penjelasan yang ia berikan.


"Warna kuning pada bunga tulip melambangkan eratnya persahabatan. Putih, suatu tanda kehormatan. Penghargaan dengan sang merah muda. Semangat yang dihadirkan tulip orange. Ungkapkan cinta pandangan pertama Anda dengan Tulip ungu. Ketenangan dan kedamaian dibawa oleh tulip biru"_Jelas Ratu Christy panjang lebar. Sebagai pecinta bunga, hal seperti ini merupakan hal kecil, yang tidak seberapa.


"Waw, itu sangat hebat. Aku jadi ingin membawanya pulang, dan menunjukkan nya kepada nenek. Apa boleh?"_Ucap Eirlys dengan bersemangat sembari menunjukan wajah polos andalan nya. Ia langsung kepikiran untuk membawa pulang bunga tulip biru indah itu.


"Boleh boleh saja. Tapi akan lebih menyenangkan lagi, apabila kita menanam nya secara langsung"_Ucap Ratu Christy memberikan saran. Eirlys yang mendengar saran yang di katakan oleh Ratu Christy, berubah pikiran, ada benarnya juga. Akan lebih baik jika di tanam secara langsung.


"Ide yang bagus! Ibu, kamu memang hebat"_Ucap Eirlys sembari menunjukkan kedua jari jempol nya. Ratu Christy yang di puji seperti itu oleh sang Anak, Putri Eirlys. Langsung besar kepala, wajah nya memerah karena malu di puji hebat oleh seorang anak kecil. Raja Celix hanya menatap malas, kumat sudah penyakit narsis nya.


"Jangan terlalu sombong"_Ucap Raja Celix sembari menyesap teh nya dengan tenang. Ratu Christy yang mendengar perkataan sang Suami, Raja Celix. Wajah nya berubah menjadi kesal, merusak suasana saja.


"Ck, ada baik nya jika kau diam saja Suamiku"_Ucap Ratu Christy dengan ketus, Suami nya ini memang tidak bisa sekali melihat diri nya bahagia satu detik saja. Tidak lihat kah dia, bahwa ia sedang berbahagia. Benar-benar mengganggu.


"Seseorang tolong keluarkan aku dari situasi ini"_Batin Eirlys tersenyum kikuk, saat mendengar pertengkaran kedua orang tuanya. Rasa nya ia ingin bersembunyi di suatu tempat. Benar-benar suasana yang menghebohkan.


...•~•~•~•~•~•~•~•...

__ADS_1


__ADS_2