This Is My Way Of Life

This Is My Way Of Life
•°Kepompong°•


__ADS_3

...•~•~•~•~•~•~•~•...


Eirlys yang di perlakukan dengan hangat seperti itu, tersenyum tulus. Perasaan nya kembali membaik, hanya dengan sentuhan dan beberapa kata-kata dari kedua orang tercinta nya itu, Raja Celix dan Ratu Christy.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Eirlys berjalan menelusuri setiap inci dari bangunan besar itu, sembari berpegangan tangan pada Raja Celix, dan Ratu Christy. Bangunan besar itu tampak unik, dengan tata letak barang yang strategis. Ia cukup menyukai bangunan besar itu. Ia tidak berhenti mengomentari bagian yang menurutnya menarik, dan enak di pandang.


"Ibu, apa kamu menyukai sejenis karya seni rupa"_Ucap Eirlys saat melihat Ratu Christy tampak antusias dengan salah satu karya seni rupa, yang di panjang di salah satu dinding. Ratu Christy menoleh kearah nya, sembari tersenyum.


"Iya, bisa di bilang begitu. Dahulu, saat aku seusia mu. Aku sangat suka sekali memahat buah sepeti apel, menajadi bentuk bunga"_Ucap Ratu Christy, sembari terkekeh kecil, saat mengingat momen masa kecil nya dulu.


"Kamu sendiri bagaimana"_Ucap Ratu Christy, sembari tersenyum kearah Putri Eirlys. Ia ingin mendengar pendapat dari Putri Eirlys, tentang mengenai karya seni rupa. Apakah anak nya ini menyukai karya seni rupa, atau justru malah sebalik nya.


"Aku sangat menyukai nya!"_Ucap Eirlys bersemangat, jujur saja ia sangat menyukai karya jenis seni rupa. Contoh nya seperti patung yang di pahat dengan segenap jiwa raga, hal itu akan terlihat seperti sesuatu yang nyata.

__ADS_1


Pembicaraan mereka terus berlanjut hingga beberapa saat kemudian. Hari menunjukkan siang hari. Eirlys saat ini tengah berada di suatu taman yang terletak tidak jauh dari tempat kedua orang tuanya berada, Raja Celix dan juga Ratu Christy, yang saat ini tengah berbincang santai sembari meminum teh.


Eirlys berjalan kesana kemari, menghampiri setiap bunga yang menarik perhatian nya. Beruntung mereka berlibur ke tempat ini, tepat pada saat bunga-bunga sedang bermekaran. Ia memetik beberapa, lalu menyelipkan nya di telinga bagian kanan.


"Hahaha"_Eirlys tertawa geli pada saat, ada salah satu kupu-kupu yang terbang dan mendarat di bagian telinga nya, dan itu membuat nya kegelian. Banyak kawanan kupu-kupu yang menghampiri diri nya, kini ia terlihat seperti pawang kupu-kupu.


"Dia sangat mirip dengan mu"_Ucap Raja Celix, pada saat melihat kemiripan pada diri Putri Eirlys dengan Ratu Christy, kedua nya memiliki banyak persamaan. Salah satu nya, adalah penyuka bunga.


Ratu Christy yang mendengar perkataan Raja Celix, tersenyum menatap cangkir teh nya sembari menggoyangkan nya."Tentu saja. Secara sifat, dia memang terlihat seperti diri ku. Namun, jika secara fisik, dia jauh lebih terlihat seperti diri mu"_Ucap Ratu Christy sembari memperhatikan Putri Eirlys, lalu menoleh kearah Raja Celix.


"Aku mengerti dengan perasaan mu, doakan saja yang terbaik untuk Putri kita ke depan nya"_Ucap Raja Celix memberi pengertian, ia tau pasti dengan perasaan khawatir yang di rasakan oleh Ratu Christy, karena ia sendiri juga merasakan hal yang sama.


...•~•~•~•~•~•~•~•...


Waktu menunjukkan siang hari

__ADS_1


"Ibu, Ayah. Lihat apa yang kudapat kan"_Ucap Eirlys sembari menunjukan sesuatu yang di dapatkan nya, dari batang pohon. Ratu Christy mengambil sesuatu itu dengan perlahan, karena sangat rapuh.


"Dari mana kamu mendapatkan ini"_Ucap Raja Celix kepada Putri Eirlys. Eirlys menjawab dengan menunjuk salah satu pohon, tempat ia mendapat kan sesuatu itu. Raja Celix mengerti.


"Eirlys menemukan itu pada salah satu batang pohon yang tidak jauh dari Eirlys berdiri, aku merasa tertarik, lalu mengambil nya"_Jelas Eirlys, yang di angguki oleh Raja Celix, dan Ratu Christy. Eirlys sendiri tidak tau benda apa yang di dapatkan nya itu, jadi ia memilih menunjukkan nya kepada Raja Celix, dan Ratu Christy.


"Apa kamu mengetahui benda yang sekarang kamu berikan pada Ibu"_Ucap Ratu Christy sembari menunjukkan sesuatu itu, yang di balas gelengan kecil. Eirlys tampak kebingungan, dan itu membuat wajah nya terlihat menggemaskan. Ratu Christy terkekeh kecil, saat melihat wajah kebingungan putri tersayang nya itu.


"Ini, adalah kepompong"_Ucap Ratu Christy, yang membuat Eirlys semakin di buat bingung. Jangan salah, walau ia unggul dalam bidang sihir. Namun, tidak dengan ilmu pengetahun alam. Karena menurut Eirlys, ilmu sihir hitam, atau elemen kegelapan adalah prioritas utama.


"Apa itu kepompong"_Ucap Eirlys dengan wajah polos nya, ia benar-benar di buat bingung. Kepompong, benda jenis apa itu, apakah itu salah satu benda hidup? atau sejenisnya. Eirlys mengelengkan kepala nya pertanda tidak mengerti, Ratu Christy mengehela nafas pelan.


"Kepompong itu adalah salah satu fase hidup kupu-kupu, yang sekarang sedang mengerumuni kamu"_Ucap Ratu Christy terkekeh kecil, lalu ia memberikan kepompong itu kepada Eirlys dengan perlahan, karena memang sangat rapuh. Eirlys mengambil kepompong itu dengan perlahan, ia takut merusak mahluk cantik itu.


"Kalau begitu aku akan meletakan nya di tempat semula"_Ucap Eirlys sembari berlari kecil, ia takut memberi guncangan besar jadi ia memilih berlari dengan perlahan. Ratu Christy yang melihat tingkah laku Putri Eirlys, terkekeh kecil. Putri kecil satu-satu nya itu memang banyak tingkah. Namun, menggemaskan.

__ADS_1


...•~•~•~•~•~•~•~•...


__ADS_2