
“Agan!! sekarang lah saatnya!!”
seorang pria dengan badan yang berlumuran darah, terlihat masih kokoh menggenggam perisai besar di tangan nya menahan semburan api dari raja iblis.
Agan yang merupakan pemimpin dalam Guild Hegemøni, menggunakan kesempatan yang diberikan oleh teman seperjuangan nya untuk melakukan serangan pamungkas dan mengakhiri raja iblis dan semua penderitaan yang di alami anggota guild nya.
“Gum!! Scylla!!”
Agan melompat ke arah sang raja iblis dan menebasnya menggunakan pedang cahaya, yang merupakan teknik execution milik Agan sang leader Hegemøni.
×•× ·Reason
×~tebasan cahaya yang dapat langsung menghabisi musuh yang memiliki mana lebih rendah dari pengguna~×
ו×
“indah sekali”
beberapa anggota yang baru pertama kali melihat Agan menggunakan Reason, terkesima dengan kekuatan dan keindahan yang ada di hadapan mereka.
“itu lah dia, kemampuan guild master yang membuat nya di segani oleh semua guild master”
“aku yakin si raja pengecut itu juga tidak akan memperlakukan guild master Hegemøni dengan sembarangan meskipun dia masih muda”
beberapa anggota terkuat di Hegemøni adalah orang-orang yang sebenarnya tidak mau masuk ke dalam guild, meskipun guild-guild besar sudah berusaha merekrut mereka dengan tawaran terbaik.
namun setelah bertemu dengan Agan, mereka merasa kalau ternyata masuk ke dalam guild tidak seburuk itu.
dan kemenangan atas raja iblis adalah puncaknya, di mana Hegemøni bersatu tanpa perpecahan pendapat.
beberapa hari setelah kematian raja iblis
•Penet, Aula utama Guild Hegemøni
“Slyph.. bukan kah kita sudah terlalu banyak menghabiskan uang hanya untuk berpesta?”
Agan bertanya kepada tangan kanan nya yang bergerak sebagai pendukung sekaligus penanggung jawab operasi guild Hegemøni.
Slyph adalah seorang Elf yang tidak memiliki bakat sihir, dia juga memiliki tubuh yang lemah jika ingin di bentuk sebagai petarung.. namun kelemahan nya dapat ditutupi oleh kemampuan nya dalam berbisnis, dan negosiasi.
di tambah lagi kalau Slyph adalah Elf yang sangat bijaksana, perseteruan antar anggota yang lebih kuat dari pada dirinya dapat di tangani dengan baik oleh kemampuan nya dalam memanipulasi kata-kata.
“tenang saja tuan!! tepat setelah nama guild kita terkenal karena sudah berhasil menghabisi raja iblis banyak hadiah yang masuk sebagai tanda terima kasih dari segala penjuru”
“aku juga mengetahui hal tersebut, tapi bukan berarti kau bisa menggunakan anggaran tersebut untuk berpesta tanpa henti selama 3 hari 3 malam!!”
Agan menjitak kepala Slyph, berharap hal tersebut dapat membuat nya bisa kembali berpikir dengan benar.
“adu-duhhh!!”
kraaakk..
suara pintu aula utama terbuka, muncul asap emas dari balik pintu yang menjadi tanda kalau pintu di aula utama terbuka bukan dari sisi luar.. tapi dari tempat lain dan menjadi perantara 2 tempat.
bingung?
singkatnya, pintu aula tersebut berfungsi sebagai portal bagi sesuatu.
Agan mengenal siapa yang datang menghampirinya itu.
“kau menyelesaikan tugas mu dengan baik yah?”
seseorang dengan sosok yang menggunakan pakaian serba putih keluar dari sisi lain aula.
__ADS_1
“yah.. aku juga tak menyangka akan menjadi seperti ini”
waktu berhenti berjalan, kecuali Agan dan orang itu semuanya berhenti bergerak..
“jadi bagaimana, apa kau sudah mempertimbangkan tawaran ku waktu itu?”
“a-apa maksud mu?! dasar manusia rendahan!! hmpph..”
“jika kau ingin membuat ku merasa jijik, selamat kau berhasil..”
orang itu terlihat sedikit kesal dengan tanggapan ku, meskipun dia tidak memperlihatkan wajah nya karena ditutupi oleh kain aku cukup yakin dia sedang cemberut.
“aku belajar sedikit dan mengenai dunia tempat dirimu berasal, dan kau tahu kalimat tadi adalah salah satu dari banyak hal yang sangat ingin aku ucapkan pada seseorang karena kelihatan menarik”
“jadi bagaimana, apa reaksi ku terlalu berlebihan? kurasa itu adalah reaksi yang wajar karena aku sedang tidak main main saat bermaksud mengajak mu pergi bersama ku ke bumi”
Agan mencoret-coret wajah Slyph yang sedang terdiam dalam arus waktu menggunakan sihir.
“lagipula aku lebih suka melihat mu seperti saat pertama kali kita bertemu..”
3 tahun yang lalu
Nowhere.?
“dimana ini?!”
ucap seorang murid yang melihat hal aneh menggunakan ke dua mata nya, langit biru luas yang berawan dengan tempat nya berpijak yang seperti sedang berdiri di atas air.
tidak ada suara apapun selain suara anak tersebut, karena terlalu sunyi anak itu dapat mendengar suara dari dalam tubuh nya.. seperti irama detak jantung dan cara nya bernafas.
“kau terlihat tenang, tidak seperti orang-orang yang pernah datang ke sini sebelumnya.. apa kau punya banyak masalah sebelum ke tempat ini?”
sosok yang tiba-tiba muncul tersebut membuat sang anak terpaku hanya menatap nya dan tidak bisa berkata-kata.
“ah... maaf, aku hanya berpikir kalau kau sangat cantik sekali”
anak itu terlihat grogi, meskipun penasaran tapi setidaknya dia bisa menerka-nerka apa yang sebenarnya sedang terjadi.
“anu.. aku, apakah aku sudah mati?”
“belum, kau datang ke sini karena sebuah undangan.. karena jiwa mu meninggalkan tubuh mu dalam keadaan kosong, tubuh tersebut menjadi rapuh dan harus segera di rawat”
“jadi apakah aku sudah mati?”
“kau akan tahu nanti, tepat setelah menyelesaikan tugas yang ada dalam surat undangan mu”
dari dalam salah satu kantung celana sang murid keluar sebuah kertas, kertas tersebut berbentuk seperti bangau dan kemudian terbang..
setelah terbang cukup tinggi kertas bangau tersebut meledak dan setiap pecahan kertas yang jatuh berkumpul di satu tempat kemudian membentuk sebuah kalimat pendek.
“be happy and subdue the demon”
“apa maksudnya?”
anak itu terlihat bingung, bukan hanya dia sepertinya sang Guide juga kebingungan.. ini pertama kali nya dia melihat orang dengan tugas seperti ini.
“hei.. tubuh ku perlahan menghilang!!”
“itu karena kau sudah mendapatkan tujuan mu, sehingga kehadiran mu di sini menjadi tidak sah..”
“kupikir aku bisa sedikit lebih lama dengan mu”
“selesaikan lah tugas mu, setelah itu kita akan bertemu lagi..”
__ADS_1
“baiklah, mungkin ini agak aneh.. tapi bisakah kita berkencan setelah semua ini berakhir?”
“hah!!?.. tu-tunggu dul–”
Agan mematikan video ingatan nya yang di proyeksikan melalui sihir.
“itulah hal terakhir yang kuingat tentang mu, apakah cukup berkesan?”
“kau ini jahat sekali yah, sekarang semuanya menjadi masuk akal.. alasan kenapa kau selalu ingin menyendiri dan terlihat seperti termenung melihat ke satu arah, ternyata kau menonton ingatan mu saat bersama ku”
“jadi selama ini kau selalu memperhatikan ku ya, senang nya..”
guide memalingkan wajah nya dan tidak ingin melihat Agan untuk sementara.
“tidak apa, kau tidak perlu malu-malu dengan ku”
“kurasa kau memang sudah menyebalkan dari sananya ya.. dasar playboy sialan”
“apa maksud mu playboy? aku hanya memikirkan mu setiap saat, bukan kah kau seharusnya bertanggung jawab karena telah menjadi sangat cantik da–”
sang Guide menutup mulut Agan menggunakan tangan nya.
“kumohon cukup, aku sangat malu mendengar setiap kata yang keluar dari mulutmu”
agan menggenggam tangan guide dan mengajaknya duduk.
“baiklah jadi apa sekarang aku sudah bisa mendapatkan hadiah ku?”
“maksudnya?”
“bukankah aku datang ke sini karena sebuah undangan yang membuat ku harus melakukan sesuatu? kalau begitu seharusnya saat ini adalah saat dimana aku menerima hadiah ku”
“eh..aku kemari karena di perintahkan oleh atasan ku, kau tahu aku sendiri tidak tahu alasan sebenarnya aku datang kemari”
seketika Agan mengerti apa yang di maksud oleh atasan Guide.
“mungkin saja kau di perintahkan kemari sebagai hadiah ku, karena kau tahu aku sudah tidak memerlukan apapun lagi setelah memiliki mu..”
tangan Guide yang masih di genggam oleh Agan di cium dan di genggam dengan lebih erat.
“apa kau yakin hanya menginginkan ku sebagai hadiah? tidak kah kau rindu dengan keluarga mu di bumi?”
Agan berhenti tersenyum dan berpikir sejenak
“kupikir kembali ke bumi adalah hadiah yang bagus, tapi ini sudah lebih dari 3 tahun.. aku bahkan tidak tahu kondisi tubuh ku saat ini di bumi.”
“aku tahu kau merindukan keluarga mu, sebaiknya kau pergi saja dan kembali ke bumi.”
“aku juga punya keluarga di tempat ini, dan aku tidak bisa meninggalkan nya begitu saja.. aku juga bersungguh-sungguh saat mengajakmu berkencan”
“kau sangat keras kepala bukan? kau bahkan belum mengetahui nama ku..”
Agan memahami kalau orang yang di sukai nya sedang merasa bersalah karena membuat Agan harus memilih pilihan yang sulit.
“aku mungkin akan memilih pulang ke bumi jika aku di kembalikan ke saat di mana sebelum semua ini terjadi, dan juga aku akan membawa gadis ini untuk bertemu dengan keluarga ku”
sesaat setelah mengucapkan permintaan tersebut
Agan merasa sangat mengantuk, hal terakhir yang dia lihat sebelum akhirnya terjatuh dan tertidur adalah Guide yang kebingungan.
saat terbangun, Agan berada di dalam rumah lamanya sedang tertidur di atas sofa depan televisi.
“AGAN!! cepat bangun dan segera bersiap untuk pergi ke sekolah!!”
__ADS_1
“baik Bu!! beri aku waktu 10 menit untuk menyelesaikan persiapanku.”