Tidak Ada Yang Namanya Pahlawan

Tidak Ada Yang Namanya Pahlawan
Mother


__ADS_3

“hmm...”


orang tua agan terlihat kebingungan di meja makan setelah melihat anaknya yang pemalas bisa rajin sekali seperti ini.


“mamah bingung, apa kamu benar-benar anaknya mamah?”


keluarga ku cukup ketat dalam hal prinsip, mereka memiliki disiplin yang kuat pada anak-anaknya.. adik perempuan ku bahkan sudah terlihat lebih dewasa jika di bandingkan dengan diriku yang dulu.


namun saat melihat kalau dalam dua hari terakhir ini aku selalu bangun lebih awal kemudian bersih-bersih dan menyiapkan sarapan yang lezat membuat mereka semua kebingungan.


aku juga menata rambut ku dengan rapih dan memperhatikan cara berpakaian ku, melihat keluarga ku seperti ini mungkin adalah hal terbaik yang pernah ada.


“mah, sebenarnya aku kembali dari masa depan ke masa sekarang untuk membuat kalian lebih bahagia..”


“itu terdengar masuk akal, karena kakak adalah pemalas bodoh yang tidak peduli dengan orang lain.. jadi bagaimana masa depan yang sudah kakak jalani?”


adik ku yang bernama Alia memiliki harga diri yang tinggi sehingga saat aku mengalahkannya dalam banyak aspek membuat dirinya sedikit tersinggung.


namu aku tetap menyanginya.


ibu ku tersenyum seolah mengerti dengan alasan perubahan yang terjadi pada ku beberapa hari terakhir.


“kamu lagi suka sama seseorang ya? karena Agan yang mamah kenal tidak mungkin melakukan sesuatu tanpa alasan yang kuat..”


yah.. mau bagaimanapun seorang anak menyimpan rahasia pasti akan terlihat dengan jelas oleh ibu nya, aku seperti buku yang sudah dibaca berulang kali oleh mamah, dan dia sudah hapal setiap bagian dari dalam buku tersebut.


“di masa depan aku sudah menikah dengan gadis yang sangat cantik dan perhatian...”


“lebih cantik dari ibumu?”


“hehe.. ayah bisa menilai nya sendiri setelah aku menaklukkan hatinya dan mengajaknya kemari”


“kau yakin itu bukan hanya delusi mu semata bukan? aku jadi menyesal telah menganggap bahwa pernyataan mu kembali dari masa depan itu masuk akal.. tidak mungkin ada gadis cantik yang ingin menikah dengan orang seperti mu.”


ucapan adik ku yang sesuai dengan kenyataan membuat sebagian dari diriku menjadi gila karena tertimpa fakta..


“anu.. Lia, bukan kah ucapan mu pada kakak kesayangan mu ini sangat kejam dan tidak berperasaan?”


“sudahlah!! aku tidak mungkin percaya pada seseorang yang beberapa hari lalu masih bermalas-malasan dan tidak peduli pada orang-orang di sekitar nya..!! aku pamit mah, pah.”

__ADS_1


mamah berbicara sedikit tentang Alia, dia adalah anak yang sangat berbakti dan perhatian.. dia peduli dengan kakak nya dan selalu ingin kakak nya bisa menjadi pribadi yang lebih baik.


“biarkan saja Lia sendiri untuk sementara waktu, setelah itu kuharap kau bisa meminta maaf dari nya.. apapun alasan mu berubah, mamah pasti akan mendukung mu selama itu masih dalam hal yang positif”


“baik mah”


di saat aku sudah bersiap menggunakan sepatu, papah memanggil ku.


“sebagai seorang ayah aku ingin melihat anak-anak ku bahagia, jadi gadis yang sedang kau sukai ini benar-benar nyata bukan?”


Tatapan nya menembus sampai ke jiwa ku, mungkin dia takut aku akan menyukai karakter 2D atau semacamnya.


“euhh.. kau dapat melihat nya nanti pah, jadi percayalah padaku ku.. aku tidak mungkin berubah seperti ini hanya karena karakter fiksi yang aku buat-buat”


papah tersenyum kemudian mempersilahkan aku untuk pergi.


“mereka cepat sekali tumbuh dewasa yah? padahal aku rasa beberapa saat yang lalu mereka masih tidak bisa melakukan apa-apa tanpa ayahnya”


“tidak biasanya papah emosional seperti ini, yah.. mau bagaimana juga kita sepakat sebagai orang tua ingin membuat anak-anak kita jadi seseorang yang baik dan mampu bermanfaat bagi sekitarnya”


kedua orang tua Agan bersyukur memiliki anak-anak yang hebat.


aku kembali ke awal pertengahan semester, saat di mana seharusnya aku mendapat undangan aneh untuk pindah ke dunia lain.


jadi pada dasarnya aku sudah hampir melupakan semua hal yang bersangkutan dengan sekolah, termasuk pelajaran SMA yang sudah dipelajari kemudian teman-teman yang kudapat di awal semester dan masih ada hal-hal lainnya.


namun setelah 2 hari kembali ke sekolah, seperti nya ada hal aneh yang membuat ku bingung.. kenapa tidak ada satu pun murid yang mengajak ku berbicara?


di sekolah ku juga setiap murid mengisi daftar absen masing-masing, jadi jika ada murid yang tidak hadir orang tua nya akan langsung di hubungi dan dimintai keterangan oleh wali kelas.


“seperti yang sudah ibu katakan kemarin, hari ini kita akan kedatangan murid baru yang berasal dari luar negeri.. silahkan masuk”


seorang gadis dengan rambut pirang dan wajah yang cantik menarik perhatian murid satu kelas.


“uhm hi.. my name is Swan, I was a foreigner from another country, i hope we can get along well thank you”


“orang tua nya memiliki bisnis yang mengharuskan keluarga nya pindah ke negara ini, please be kind to her okay”


bahasa inggris adalah bahasa yang lumayan sering di gunakan oleh murid disekolah ini untuk percakapan sehari-hari.

__ADS_1


namun berbeda dari murid lain yang ada di kelas, aku mengenal gadis ini.. dia adalah gadis yang kucintai selama 3 tahun terakhir.


“Guide.. jadi permintaan ku terkabul ya?”


Bu guru mengarahkan Swan untuk duduk di bangku yang kosong, yaitu tepat di samping tempat ku duduk saat ini.


“hei, apa kau masih mengingatku?”


Agan menggunakan bahasa yang biasa dia gunakan di dunia lain.


“...”


Swan menatap Agan dengan wajah penasaran sekaligus bingung.


“aku bisa berbicara bahasa Indonesia, tapi aku belum pernah mendengar bahasa yang kau gunakan.. jika kau tidak keberatan bisa kau beri tahu aku?”


Swan menunggu jawaban dari Agan, lalu menyadari kalau siswa di hadapan nya terlihat familiar.


“ah.. maaf aku belum memperkenalkan diri dengan baik, nama ku Swan lake kuharap kita bisa berteman baik”


“kau tahu, kau terlihat seperti pacar ku waktu itu.. dia memiliki kepribadian yang ceria dan di penuhi rasa penasaran akan dunia..”


“maaf apa kau yakin orang yang kau bicarakan mirip dengan ku? atau mungkin apakah kau memiliki foto atau video bersama dengan nya?”


percakapan kami berhenti di saat yang tepat, karena pelajaran sudah akan di mulai.


aku adalah orang yang tidak percaya dengan yang namanya kebetulan, sesuatu akan terjadi karena suatu alasan.


sama dengan konsep keberuntungan, seseorang bisa beruntung karena dia melakukan sesuatu.. karena tidak mungkin seseorang bisa menang lotre jika tidak berpartisipasi dalam pembelian tiket nya.


jika Guide atau yang sekarang di panggil Swan adalah gadis yang berbeda dengan yang kutemui di dunia lain, maka kemungkinan dirinya berada di tempat ini adalah kurang dari 1%.


ada 3 sampai 5 bagian kelas dalam satu angkatan sekolah, ada banyak sekolah dalam satu daerah, dan bisnis apa yang membuat orang tua nya sampai harus pindah ke negara ini? dan masih banyak lagi variabel lainnya


oleh karena itu jika Swan tidak memiliki ingatan tentang ku, maka aku hanya harus membuat nya ingat.


tapi karena saat ini kami masih dalam usia remaja dan belum dapat menikah, aku akan menggunakan kesempatan ini untuk menikmati masa-masa ku di sekolah.


pertama-tama kurasa aku akan mengambil alih sekolah ini, karena aku dengar banyak senior di sekolah ini yang suka merundung junior nya.

__ADS_1


aku sudah tidak sabar..


__ADS_2