Tidak Ada Yang Namanya Pahlawan

Tidak Ada Yang Namanya Pahlawan
Tears, Fears and Joy ( 2 )


__ADS_3

•Kota Fennix


Kota tempat para petualang besar berkumpul, bukan hanya karena tempat nya yang strategis dan indah 2 guild besar berpusat di tempat ini.


nama dari kota ini sendiri di ambil dari salah satu nama hewan abadi, yaitu Phoenix.


dahulu diceritakan bahwa burung legendaris tersebut bersarang di tempat ini dan menjadi mahluk teratas di rantai makanan.


yah.. lagipula siapa yang peduli dengan cerita lama seperti itu.. tepat setelah perburuan pertama ku, aku melihat seorang pedagang keliling yang membawa tas besar di punggung nya, aku mengetahui hal tersebut dari skill C.O.Li.


skill tersebut membuat ku merasa sedang berpetualang dengan seorang veteran ahli yang terus menerus memberikan ku arahan tentang apa yang harus ku lakukan berikutnya, bahkan dalam beberapa kejadian skill tersebut memberikan notifikasi kalau aku ini bodoh sekali.


“kemampuan yang menyebalkan, tapi setidaknya karena aku memiliki mu aku tidak merasa sendirian” ucap Agan pada dirinya sendiri.


karena aku mendekati sang pedagang tanpa menimbulkan suara, dirinya terkejut dan pingsan saat melihat ku.


•ו


Penampilan mu buruk sekali, seperti sampah yang di beri nyawa.. dan kau bau sekali, orang seperti mu muncul tiba-tiba di hadapan seseorang tentu saja mereka akan pingsan.


•ו


Agan menyeret tubuh pedagang tersebut dan membawa nya ke dekat sungai.


“bukankah kau yang mengajarkan untuk selalu bertindak hati-hati? lagipula ini adalah ide mu untuk menemui orang ini”


•ו


tapi bukan berarti kau harus bertindak berlebihan seperti itu, pedagang yang baik adalah mereka yang memiliki koneksi besar dan memiliki intuisi yang tajam jika mengenai uang. jadi pada dasarnya jika kau punya sesuatu yang berharga hal tersebut sudah cukup untuk mendekati seorang pedagang.


•ו


Agan mengambil beberapa pakaian yang dapat ia gunakan dari dalam tas si pedagang, setelah itu dia mandi di sungai dan mengenakan pakaian tersebut.


C.O.Li menyarankan untuk meninggalkan kulit serigala hasil buruan pertama ku di dekat sang pedagang, sehingga ini dapat di anggap sebagai barter yang tak adil.


lebih tepatnya C.O.Li menyuruhku untuk melakukan hal tersebut supaya tidak membuat ku merasa bersalah, aku juga meninggalkan pedagang tersebut di tempat yang aman dan teduh.


“aku menjadi yakin sekarang, sepertinya kau bukan lah skill biasa.. tidak lebih tepatnya aku merasa kalau Chance Of Living bukan lah sebuah skill namun sebuah alat untuk menerima pesan dari sesuatu yang tinggal sangat jauh, kau terlalu pengertian untuk sebuah skill”


ו×


~• chance of living adalah kemampuan eksklusif yang hanya dimiliki oleh mu, dan setiap penerima undangan akan mendapat skill eksklusif. kami seperti bekal makan siang favorit seorang anak yang ingin pergi ke sekolah •~


ו×


“jadi maksud mu terdapat lebih dari satu undangan yang di bagikan pada manusia di bumi untuk pergi ke dunia lain? dan bukan hanya itu masing-masing dari mereka punya kemampuan eksklusif yang sesuai dengan diri mereka?”

__ADS_1


Agan menjadi lebih semangat untuk menyelesaikan tugas yang diberikan pada nya, dan semua petualangan besar pasti dimulai dari suatu tempat.. dan tempat pertama yang di kunjungi oleh Agan adalah Kota Fennix.


kembali ke saat ini..


•Toilet pria, SMA Delima


saat ini aku sedang buang air kecil, dan tepat bersebelahan dengan si anak pindahan.. kalau tidak salah ingat namanya Kuga dan dia adalah teman masa kecilnya Swan.


“hahaha~”


Agan tertawa mengingat kata-kata yang di ucapkan oleh Swan mengenai Kuga yaitu ' hanya teman '


“hahaha.. apa ada hal lucu di tempat ini hah, junior?”


setelah melewati momen canggung yang berlangsung selama beberapa detik, tiba-tiba Agan tertawa lagi.


“ah.. sial, perut ku sakit karena tertawa terus menerus, kau pelawak yang hebat kawan cobalah untuk menjadi badut di tempat lain”


karena merasa sangat tersinggung dengan ucapan Agan, Kuga menggenggam pundak junior nya itu dan melancarkan sebuah serangan dadakan.


sebelum tinju yang Kuga layangkan benar-benar terayun dengan sempurna, Agan menggunakan kening nya dan menghampiri pukulan Kuga untuk membuat nya gagal terayun dengan sempurna.


“kurasa ini yang di sebut bertarung dengan kepala, sedikit menyebalkan tapi aku akan mengakhirinya di pukulan pertama”


Agan berteriak dan membuat seorang guru yang berada tidak terlalu jauh dari kamar mandi langsung menghampiri dan memisahkan mereka berdua.


karena tindakan mereka berdua di kamar mandi, ke duanya mendapatkan sebuah peringatan dari guru BK.


sedangkan untuk diri ku, aku juga mendapat peringatan ringan untuk tidak membuat kegaduhan di waktu belajar.. dan guru BK memberikan sedikit masukan tentang performa ku dalam hal belajar terlihat sangat tidak baik.. beberapa guru melapor kalau aku adalah penyendiri yang suka bermalas-malasan.


Swan yang mendengar kalau Kuga dan Agan di panggil oleh guru BK, merasa penasaran dan ingin melihat apa yang terjadi.


Swan melihat Kuga dan Agan yang sedang di hukum bersama saat pulang sekolah, mereka di hukum untuk berlari keliling lapangan sebanyak 20 putaran.


“kau payah sekali, untuk seseorang yang berusia lebih tua dari ku”


“apa maksud mu? jika kau melihat cermin, kau akan tahu kalau apa yang keluar dari mulut mu tidak sesuai dengan kenyataan”


kurasa dia benar, tapi mau bagaimana lagi? aku baru mulai melatih tubuh ku beberapa hari yang lalu.. dan masih terasa sakit di beberapa bagian, lagipula hari ini adalah jadwal ku untuk istirahat.


“akhirnya selesai juga..!!”


mereka berdua mengucapkan kalimat tersebut secara bersamaan.


“hei senior.. kau dan Swan tidak benar-benar dari luar negeri bukan?”


“a–apa maksud mu hah?! te–tentu saj–”

__ADS_1


“yup.. kau benar Agan”


tiba-tiba Swan datang dan menyela perkataan Kuga.


“tapi kenapa kau berpikiran seperti itu? padahal para guru dan murid yang lain berpikiran sebaliknya”


“simpel saja, itu karena kalian berbaur terlalu cepat dengan para murid, seolah-olah kalian sudah paham bagaimana para murid melihat orang luar seperti kalian.. yah meskipun aku juga yakin kalian tidak benar-benar bohong mengenai pernyataan kalau kalian berdua adalah orang luar”


Swan tertawa mendengar alasan ku, dia menjelaskan kalau ayah Swan dan Kuga adalah sahabat di universitas luar negeri.. dan mereka berdua sama-sama mendapatkan jodoh orang lokal di sana.


“kak Kuga adalah pembohong yang buruk, hal itu pasti memperkuat pernyataan mu tadi ya?”


“kau benar, dia juga terlihat bodoh”


“hei.. apa kau sebegitu inginnya di hajar oleh ku?”


Swan yang mendengar ucapan Kuga langsung memarahi nya, aku tidak terlalu mendengar ucapan nya dengan baik karena itu tidak terlalu penting..


“senior, bagaimana jika kita meneruskan pertarungan kita tadi?”


“Agan!! apa kau tidak mengerti? kak Kuga adalah seorang–”


Agan menyuruh Swan untuk diam dengan menaruh jari telunjuk nya di bibir.


“meskipun dia seekor naga sekalipun aku akan tetap melawannya”


“junior, apa kau sedang berusaha terlihat keren di hadapan Swan?”


“tentu saja bukan bodoh, kurasa aku marah karena saat di toilet tadi tanpa sengaja aku melihat naga peliharaan mu lebih besar dari milik ku.. jadi bagaimana kalau aku menghajar pemilik nya? mungkin harga diriku tidak akan terluka”


Swan dan Kuga terlihat terkejut bukan main, karena terlihat kecewa Swan langsung pergi dari lapangan..


“junior.. aku tidak tahu kalau kau memiliki Joni yang kecil”


dasar otak udang, kurasa dia tidak mengerti kalau aku mengatakan hal menyebalkan seperti itu untuk membuat Swan pergi.


orang gila ini benar-benar menyebalkan, dia bahkan menghampiri ku kemudian menepuk-nepuk punggung ku karena merasa kasihan..


“ayo kita teruskan pertarungan tadi, ok”


Agan tersenyum melihat tingkah menyebalkan Kuga.


“kita sudah tidak perlu melakukan itu, aku–”


Agan melancarkan sebuah tendangan yang mengarah ke rahang Kuga, namun tendangan tersebut berhasil di tahan.


“itu adalah serangan yang berbahaya junior”

__ADS_1


“akhirnya kau mulai terlihat serius”


setelah pertarungan antara mereka berdua nama Agan menjadi lebih terkenal di dalam sekolah, Agan terkenal sebagai orang yang telah mengalahkan Kuga.


__ADS_2