
Sebagai seorang siswa, kami memiliki tugas untuk mendapatkan nilai ujian yang bagus dan belajar tentang kedisiplinan, nilai-nilai kesopanan dan cara untuk menghargai usaha.
namun ada satu hal lagi yang tidak banyak di ketahui oleh para murid, para oknum selalu mengatakan hal seperti ini pada seorang siswa atau siswi
“kalau kamu begini terus mau jadi apa nanti saat sudah dewasa !?”
jawaban nya simpel..
“saya mau jadi Ultraman pak/bu”
itu mungkin yang aku sampaikan jika seseorang membentak ku sambil memaksakan pemahaman nya tentang dunia kepada ku.
seorang anak selalu memiliki cara yang berbeda-beda dalam melihat dunia, orang tua berperan untuk mendukung hal tersebut.. dan guru yang membantu untuk mengarahkan.
bukan malah mau jadi apa nanti pas udah dewasa KON*– ehem..
kurasa inilah hal yang paling menyenangkan dalam keluarga ku, mereka sangat supportif dan bisa memahami.. selama tidak melenceng, kurasa keluarga ku akan tetap mendukung.
mereka tidak sempurna, karena kesempurnaan tidak ada dalam sebuah mahluk, tapi setidaknya kami saling melengkapi dan bisa memahami.. selama tidak BELOK otaknya dan EGOIS.
sepertinya sudah cukup untuk menuliskan sedikit cara ku melihat dunia dalam buku kecil ini, suatu saat akan kuberikan kepada seseorang dan membuat dirinya jantungan. hehe..
Pagi ini Agan bangun terlalu pagi, sehingga sebelum dia lari pagi.. dia menyempatkan diri untuk menulis sebuah diary.
“sepertinya stamina ku sudah mulai membaik, harus kah aku menambah jarak lari ku?”
Agan biasa berlari sejauh satu setengah kilometer jika di hitung pulang pergi, dia berlari sejauh tiga kilometer.
dan hari ini dia mencoba untuk menambah setengah kilometer lagi.. sehingga kembali ke rumah dalam keadaan terengah-engah dan sedikit terlambat dari biasanya.
“kau bau sekali kak.. cepat lah mandi sebelum pergi ke meja makan”
“baiklah-baiklah.. tolong sisakan bagian paha ayamnya, jangan kau habiskan seperti kemarin”
“jika kau ingin begitu datang lah kemari lebih cepat!!”
setelah menjalankan pagi yang normal bersama keluarga ku, aku merasa kalau hari ini akan terjadi sesuatu yang menyebalkan.
“perasaan ku buruk, harus kah aku izin sakit hari ini? tapi mungkin mamah tidak akan mengizin kan nya.. bolos? tidak itu bukan pilihan, sudahlah kurasa tidak ada pilihan lain selain masuk.”
sampai di kelas, aku di hadang oleh beberapa orang..
“Agan, kurasa hari ini akan menjadi hari terakhir mu berjalan menggunakan 2 kaki”
“tenang saja kawan, aku punya kaki cadangan di dalam tas..”
tiba-tiba salah satu dari mereka melakukan low kick ke arah kaki kanan ku..
“ingat ya, aku hanya membela diriku dari serangan kalian..”
mereka pikir Agan akan langsung menghabisi mereka menggunakan serangan-serangan mematikan, namun kenyataannya berbeda.. Agan berlari dengan kencang di lorong menuju ke arah tangga.
“woi..!! malah lari”
“kejar b*go.. kejar!!”
Agan berlari sambil tertawa mengingat dirinya dulu saat melakukan perburuan pertama kali..
__ADS_1
hit and run adalah taktik yang efektif untuk melawan orang-orang payah.
sebelum benar-benar turun ke tangga, Agan bersembunyi di balik tembok kemudian memukul orang pertama yang mengejarnya menggunakan sebuah sapu di bagian wajah.
“ini menyenangkan..!!”
setelah melakukan pukulan Agan langsung lanjut berlari menuruni tangga, berbeda dari yang lain Agan turun dari tangga sambil melompat sana sini menggunakan skill parkour nya.
sekali lagi, aku ingatkan Agan adalah pelari yang sangat handal.. itu bukan hanya karena dia cepat dalam berlari, tapi karena kemampuan nya dalam kelincahan dan pintar menghindar.
pengejar ke dua menerima pukulan telak di bagian hidung, dan pengejar ke 3 merasa ketakutan karena sudah tinggal sendiri.
“majulah.. kau senior ku bukan? apa hanya segini nyalimu?”
“berisik..!! aku juga melakukan ini bukan karena aku mau si*lan”
Agan tersenyum sinis kemudian mengajak senior nya duduk di tangga dan membelikan sebuah minuman di vending machine terdekat..
“kenapa kau melakukan ini, kau tidak lihat orang-orang memperhatikan?”
“bukankah katamu kau bukan melakukan ini karena keinginan mu?”
sang senior langsung bercerita panjang mengenai kehidupan nya, aku akan meringkas nya untuk memperpanjang durasi chapter ini.
singkatnya..
nama dia Hadi, dia kelas 2 A sekelas dengan Kuga.. dia salah satu petarung yang pernah satu tongkrongan dengan Noir, tapi.. eh, gimana tadi cerita nya?
“itu karena Noir kalah saat bertarung dengan Kuga dan Kuga di kalahkan oleh mu, si*lan.. sluurrp”
Hadi mengeluh sambil meneguk minuman yang dibelikan oleh Agan.
“jadi kau ada di bawah perintah, Kuga?”
“begitulah..”
sebenarnya saat ini aku sangat malu karena sedang duduk di tempat orang berlalu lalang.. tapi ini lebih efektif untuk mendapatkan informasi.
“bisakah kau katakan pada Kuga, katakan pada nya mari kita bertemu di tempat kemarin.. katakan juga padanya begini jika aku tahu dia atau siapapun memukul mu ( Hadi ) bersiaplah..”
“hei.. Agan mari kita nongkrong setelah semua masalah mu selesai, aku yang traktir.”
Agan mengacungkan jempol, dan langsung pergi menuju ke dalam kelas.
setelah masuk ke dalam kelas, beberapa murid laki-laki kumpul di meja Agan dan menanyakan tentang kejadian tadi.
mereka merasa sangat penasaran dengan hal yang terjadi.
“kalian terlalu berisik, bisakah bicara satu-satu? kau dulu ketua kelas.. siapa namamu?”
“Hendi..! nama ku Hendi bang”
heh.. rasanya menyenangkan juga di panggil bang.
“baiklah apa pertanyaan nya?”
“kenapa mereka mencari masalah dengan mu!?”
__ADS_1
“mereka iri aku di kelilingi oleh gadis cantik–”
setelah aku mengatakan hal tersebut, aku baru ingat kalau mereka juga tidak menyukai ku karena mencuri perhatian gadis-gadis di kelas, termasuk Swan.
“cuih.. ku kira ada apa, SAT..!!”
“dah.. dah.. bubar, bubar.”
mungkin ini alasan nya aku hanya sering mendapat event percakapan hanya dengan perempuan.
“padahal kupikir kalian juag ingin mengetahui cara untuk mendekati perempuan dengan baik dan benar, sungguh sia-sia..”
murid-murid cowok yang mendengar ucapan Agan, kembali berkumpul di sekitar meja milik nya.
“ayo bang..! apa sarannya!?”
mereka terlihat seperti ikan piranha yang belum makan selama beberapa hari, dan sedang butuh sekali asupan makanan,
sayang sekali..
“pertama, kalian harus punya..”
“punya apa bang?”
“batang..”
mereka semua setuju dengan ucapan ku, karena kalau tidak punya untuk apa mendekati perempuan?
“ke dua, ini yang paling krusial.. kalian minimal harus tampan”
“gimana bang caranya biar tampan?”
“jangan gemuk, disiplin dan punya tujuan hidup.. tenang saja kalian akan paham jika menerapkan saran ku”
mereka benar-benar orang yang menarik, mereka semua bisa setuju dengan saran ku tanpa bertukar pendapat.
“yang terakhir, beli lah buku 'Cara Menjadi Seorang Pria' buatan ayah ku.. dan kalian akan memahami semuanya perkataan ku dengan lebih detail”
setelah melakukan semua hal memalukan tersebut, Agan baru menyadari kalau pak Aldi ada di dalam kerumunan yang mendengar kan.
“berapa harga nya?”
“60k harga kawan..”
pak Aldi langsung mengeluarkan uang dari dompet nya dan membeli salah satu buku ayah Agan.
karena melihat pak Aldi membeli buku nya agan beberapa murid yang melihat nya ikut membeli buku Cara Menjadi Seorang Pria buatan ayah Agan.
setelah selesai pelajaran dan masuk waktu istirahat, Agan menemui pak Aldi di ruang guru kemudian memberikan 30% dari keuntungan yang ia dapatkan.
“aku tidak menyangka ide mu berhasil Gan”
“aku punya pengalaman dalam melakukan hal seperti ini.. tenang saja.”
pak Aldi juga tidak menyangka kalau, buku yang harga aslinya 23k bisa naik sampai ke harga 60k jika di jual di lingkungan yang tepat dengan cara yang tepat.. dia belajar sesuatu dari seseorang yang lebih muda dari nya.
ilmu yang menarik, dan sekarang pak Aldi mulai tertarik untuk melakukan investasi dalam dunia bisnis.
__ADS_1
HeHe..