Tidak Ada Yang Namanya Pahlawan

Tidak Ada Yang Namanya Pahlawan
Tears, Fears and Joy ( 4 )


__ADS_3

•Kota Fennix


para ketua Guild dari 6 guild besar sedang berkumpul di satu tempat karena raja iblis sudah memulai penyerangan di berbagai tempat.


tapi ada satu kelompok lagi yang ikut dalam pertemuan ini melalui rekomendasi dari 3 ketua guild, yaitu kelompok Agan.


“kenapa kalian membawa rakyat jelata tidak jelas sepertinya untuk berkumpul di tempat ini!?”


orang yang tidak sayang nyawa ini bernama Felix, dia adalah ketua guild Royals.. dia seorang bangsawan, dan dia di temani oleh dua bawahannya yang bernama Luca dan Xavi.


“aku merekomendasikannya karena yakin dia dapat membantu dalam penaklukan kali ini..”


“begitu juga dengan ku..”


yang terlihat seperti kakek-kakek itu bernama Calisto pemimpin guild Guyon XI, dengan 2 bawahannya Perv dan Fume.


pemimpin guild Ra'imon, Ra'isho datang dengan hanya membawa satu bawahan.. yaitu Rusa.


“terserah kalian, tapi bisakah kita segera selesaikan pertemuan tidak jelas ini? aku mulai rindu dengan kasur tempat ku tidur”


orang gila yang duduk di atas perut besar salah satu bawahannya itu bernama Turru, dia kemari bersama Kash'ur dan Futon.. mereka berasal dari Guild Dreams.


salah satu pemimpin guild yang absen dan hanya mengirim bawahannya bernama Raib, dan bawahannya yang datang atas perintah pemimpin guild mereka ada 2 orang yaitu Suga.. dan Neka..


mereka dari guild Raib.


yang terakhir seorang wanita yang menggunakan cadar untuk menutupi seluruh wajahnya, tidak ada yang mengenal nya dan 2 bawahannya.. meskipun begitu mereka setuju dengan hadirnya Agan dalam pertemuan ini yaitu guild Arcadia.


“apa kalian hanya bermain-main seperti ini setiap kali ada pertemuan? menyebalkan sekali, membuang-buang waktu.. ayo kembali Slyph, Lexy”


Lexy adalah nama iblis yang saat itu ditangkap oleh Agan setelah menyerang guild Ra'imon..


“tunggu dulu rakyat jelata..!! kau pikir orang seperti mu bisa pergi begitu saja setelah menghina kami seperti itu..!!!?”


Felix merasa di rendahkan oleh Agan dan kawanannya, Ra'isho dan Rusa yang melihat kejadian itu menutup wajah dan merasa ingin kabur.


“kalau begitu apa saran mu untuk menyelesaikan masalah ditempat-tempat terpencil yang sudah di invasi oleh pasukan raja iblis?”


Slyph bertanya sebagai perwakilan dari kelompok Agan..


“untuk apa aku harus turun tangan dalam masalah remeh seperti itu? itu adalah tugas dari petualang-petuang kecil..!!”


“cih.. di lihat dari ucapan mu saja aku tahu, kau itu tidak berilmu dan memiliki arogansi yang tinggi.. aku bersyukur karena ketua sudah pergi dari tempat ini, jika tidak dia mungkin akan menghabisi mu saat ini juga.”


Slyph menjentikkan jarinya dan kemudian muncul lingkaran sihir tepat di bawah kakinya dan memindahkannya ke tempat lain.


“AWAS KAU RAKYAT JELATA SI*LAN..!!”


pemimpin guild Arcadia tertawa kecil setelah melihat semua hal yang terjadi..


“aku setuju dengan pendapat sang pengembara, kami pergi dari sini.. selamat tinggal”


Ra'isho juga pamit dari pertemuan tersebut karena ada urusan mendadak, dan Turru sudah tertidur di atas tubuh bawahannya, Kash'ur.. Futon yang menyadari hal tersebut langsung pamit untuk membawa pulang ketua guildnya.


dan yang terakhir, Calisto merasa kecewa pada pemimpin guild Royals yang tidak bermartabat.. dia pamit dari tempat tersebut dengan perasaan kecewa karena tidak menemukan jalan keluar dari permasalahan yang sedang terjadi.


untuk bawahan dari guild Raib, mereka sudah raib sejak saat pertikaian pertama kali terjadi.

__ADS_1


Felix memerintahkan Luca untuk menyelidiki kelompok Agan, dan Xavi di perintahkan untuk melakukan pelacakan pada sihir teleportasi yang di gunakan oleh sang elf yang menghina Felix sebelumnya.


“awas saja kalian, aku akan mencabik-cabik kulit mereka dan memberikannya pada hewan buas bla.. bla.. bla..”


Agan dan semua orang yang berada di kelompoknya tertawa terbahak-bahak melihat tingkah ketua dari guild Royals..


Agan memproyeksikan semua hal yang terjadi di dalam ruangan pertemuan pada anggota kelompok nya, mereka sedang piknik bersama-sama di dalam hutan dan melihat Agan yang pergi meninggalkan ruangan dalam proyeksi..


dan juga Slyph yang berhasil memanaskan situasi dengan perkataannya, Agan dan Lexy yang sudah kembali langsung menyantap makanan yang tersedia sambil melihat guild Dreams di permalukan.


Agan menyadari ketua guild Arcadia sadar kalau dirinya meninggalkan sihir proyeksi di meja atas pertemuan.


“dia tertawa ya..”


“ada apa kak? apa masakan kami kurang enak?”


“tidak, ini sangat enak.. tapi berikutnya cobalah untuk memasak ikan, aku mulai bosan makan daging terus menerus”


“baiklah kak..”


melihat anggota kelompok nya yang sudah mulai semakin banyak, Agan mulai terpikir untuk membuat sebuah guild.. jadi mereka tidak harus terus mengikuti dirinya untuk mengembara dan bisa memiliki tempat untuk pulang.


“Slyph, apa sebaiknya aku membuat guild baru ya.. dengan kalian sebagai anggotanya”


“HEI TEMAN-TEMAN!!”


suasana menjadi hening untuk sesaat.


“KETUA BILANG DIA MAU MENCIPTAKAN GUILD BARU DENGAN KITA SEBAGAI KELUARGANYA..!!”


hanya Hera yang tenang tanpa melakukan apapun, itu di sebabkan karena dia sedang berada dalam pangkuan Agan.


“dasar mulut ember, tapi.. kurasa begini juga tidak apa-apa”


mereka semua bersenang-senang sebelum melakukan penyerangan besar-besaran terhadap guild Royals tanpa sepengetahuan Agan.


keesokan harinya saat Agan terbangun, dia melihat seluruh anggota kelompoknya berlumuran darah dan membawa 2 orang dengan wajah yang familiar..


“kalian bawahannya Felix kan? sheesh.. sepertinya keluarga ku membuat masalah di suatu tempat malam tadi”


Agan melepaskan tali yang mengikat kedua tawanan tersebut secara langsung..


“maafkan keluarga ku ya..”


Agan melihat tajam ke arah Slyph, kemudian Lexy..


“baiklah aku butuh penjelasan, apa ada diantara kalian yang bisa menjelaskan hal ini..?”


Luca mengangkat tangannya.


“maaf tuan Saint.. mereka hanya membantu kakak untuk menyelamatkan ku dari kekejaman Felix”


“bisa katakan dengan lebih jelas?”


“semalam.. seluruh anggota keluarga mu, berperang melawan guild Royals”


“...”

__ADS_1


Agan hanya diam dan menatap seluruh anggota keluarganya.. Hera yang merasa bersalah medekati Agan kemudian memasang wajah memelas.


Xavi yang juga merasa bersalah meminta Saint untuk membunuhnya saja lalu melepaskan Luca.


“aku menyukai kalian, jadilah keluarga ku.. terutama seseorang sepertimu ( Luca )”


Lexy dan Hera yang melihat kejadian tersebut merasa kalau saingan mereka bertambah lagi sekarang.


“DAN UNTUK KALIAN..!! sudah kukatakan jangan ceroboh seperti ini dan mudah terbawa emosi bukan?”


“tapi kak.. Felix ba*ingan itu menghina mu”


“Sherry.. darimana kau mempelajari kata kotor tersebut?”


bukan hanya Sherry, Sheila dan Hera juga ikut menunjuk Slyph secara bersamaan..


“eh, anu.. bisakah kau biarkan ini kali i– uarghb..!!”


Slyph dibawa oleh Agan menuju suatu tempat kemudian..


dhuaar..!!


terdengar suara kencang dari arah Agan dan Slyph menuju, Agan kembali sendiri dengan wajah tersenyum..


“baiklah sekarang giliran kalian semua untuk mendapatkan hukuman dari ku.. soup!! wyvern!!”


semuanya terlambat menghindar kecuali Lexy dan Hera lalu tertangkap oleh sihir kelas 6 Archkinetic yang membentuk seperti tangan lalu memeluk mereka semua secara bersamaan..


“kemari lah yang tidak tertangkap, kalian mendapatkan hadiah dari ku..”


Agan memberikan sebuah aksesoris pada mereka yang tidak tertangkap, Luca mendapatkan anting, Xavi mendapatkan sebuah cincin, Hera dapat gelang dan Lexy mendapatkan sebuah kalung.


“kak.. bukankah ini curaang!!”


“Sherry benar Gan.. bagaimana bisa kau melakukan nya tanpa aba-aba!!”


Puss menambahkan pendapatnya setelah Sherry protes beberapa anggota lainnya yang belum pernah di sebut juga ikut protes, seperti Yu dia seorang praktisi bela diri dari sekte Heavenly plum.. kemudian Ana, perempuan penggila sihir..


yang terakhir Zen, dia seorang manusia setengah naga.


“kaaak..!! para laki-laki ini bau sekali, tolong lepaskan kami, ugh.. kurasa aku akan muntah.”


“Ana jangan muntah di sini..!!!”


blerrgghh...


“Aaaaagghhhhhh.. tidak..!!!”


semuanya tertawa melihat reaksi Yu yang penggila kebersihan..


“woi.. jangan lupakan aku ada disini.. ugh..”


Agan dan kelompoknya mengambil alih gedung tempat guild Royals sebelumnya, namun saat sedang membersihkan gedung Agan merasa sudah melupakan sesuatu.


“hmm, sepertinya hanya perasaan ku saja.. ya kan?”


Next ↓

__ADS_1


__ADS_2