Tidak Ada Yang Namanya Pahlawan

Tidak Ada Yang Namanya Pahlawan
Transfer Student


__ADS_3

Mungkin terdengar aneh karena belum lama setelah aku kembali dari dunia lain, aku ingin membuat masalah dengan para senior di sekolah Delima..


tubuh ku bahkan sangat tidak mendukung jika harus digunakan untuk bertukar pukulan, selain itu tidak ada dari mereka yang benar-benar mencari masalah dengan ku.


tapi aku yang sekarang sudah tidak memiliki uang yang tidak terbatas seperti di dunia lain, yah.. semenjak aku kembali ke bumi semua kemampuan ku mau itu skill atau sihir semua nya menghilang.


“aku penasaran apakah ada cara untuk mendapatkan kekuatan ku saat itu”


Agan penasaran bukan karena dia ingin mendapatkan kekuatan nya lagi, tapi jika kekuatan tersebut masih dapat di gunakan di bumi berarti hubungan nya dengan dunia lain belum benar-benar terputus.


saat Agan sedang duduk santai di salah satu bangku halaman sekolah, beberapa murid berjalan dengan tergesa-gesa sambil berbicara mengenai salah satu jagoan di kelas 2.


“apa kau yakin kalau ada anak baru yang menantang kak Noir?”


“aku cukup yakin dengan hal itu, karena semenjak murid pindahan itu datang ke sekolah ini, dia sudah menghajar beberapa pentolan di kelas 2”


Mereka langsung pergi menuju kelas 2 untuk melihat perselisihan antara sang jagoan dengan pendatang baru.


“hei.. apa kau makan siang sendiri, ataukah sedang menunggu orang lain?”


Swan menghampiri Agan sambil membawa sebuah kotak makan siang.


“aku sendiri”


“kau seorang penyendiri ya?”


“bukan begitu, aku hanya merasa kalau tidak ada obrolan anak-anak di kelas yang dapat aku mengerti”


roti isi yang ku buat tadi pagi menjadi lebih enak 3 kali lipat karena di makan dekat dengan orang yang cantik.


“aku belum sempat dapat jawaban mu, tapi aku sudah mendengar nya dari beberapa murid di kelas.. nama mu Agan Nyu Sahin”


“bukan NyuSahin tapi Nyu Sain, terdengar cukup aneh tapi aku menyukai nama ku”


Swan sedikit tertawa mendengar jawaban ku, tanpa aku sadari roti isi ku sudah habis.


“kenapa kau menatap ku begitu? apa kau tidak tahu aku mungkin akan berfikir kalau kau menyukai ku jika kau terus memperhatikan ku seperti ini”


“maaf ya, bukan seperti itu.. tapi aku merasa kalau kau terlihat sangat familiar, dan berbicara dengan mu terasa asik.”


waktu makan siang tersisa kurang dari 7 menit, aku menyantap roti ini ku di temani dengan gadis cantik.. belum lagi beberapa siswa dari kelas ku menatap ku dengan tatapan iri


senang nya..

__ADS_1


“aku kembali ke kelas duluan ya, jangan sampai tersesat di hari pertama mu saat kembali ke kelas.. dah”


sebelum kembali ke dalam kelas, aku melihat dengan sekilas anak baru yang berhasil mengalahkan Noir.


dia tinggi, mungkin sekitar 180cm dengan wajah tampan dan tubuh yang terlihat atletis.


dalam pikiran ku saat ini


“oh.. mungkin kah dia seorang main character?”


sekilas aku berpikir tidak baik menjadikan nya lawan, tapi dia menjadi murid pindahan di sini 1 hari sebelum Swan datang.. dan juga dia terlihat seperti seorang yang menjaga bukan menyerang.


kuharap dia bukan saingan ku dalam percintaan.


sesaat setelah aku melewati si anak pindahan, Swan kembali dari arah yang sama dan berpapasan dengan si anak pindahan.


“aku sudah membersihkan anak-anak nakal di kelas 2 sesuai dengan perintah ayah mu Miss Lake”


“sudah kukatakan, panggil aku Swan saja jika di tempat umum.. kak Kuga, kau lebih tua dari ku jadi tidak perlu terlalu formal”


mereka berdua terlihat dekat, **** man..


•Rumah Agan


SMA Delima satu dari 3 sekolah elit yang memiliki banyak murid berbakat, bakat yang ku maksud di sini adalah bakat mencari masalah dan mencari musuh.


Agan sedang melakukan push up di dalam kamar sambil memikirkan tindakan terbaik untuk mengambil alih sekolah nya saat ini.


Agan memang tidak memiliki teman di dalam kelas, tapi dia adalah orang yang pandai bersosialisasi.. Agan mencari informasi melalui para senior di kelas 3 dan 2.


terdapat kelompok 3 kelompok besar yang memiliki pengaruh kuat di SMA Delima, yang paling pertama sekaligus kelompok yang bertanggung jawab atas keamanan murid yaitu adalah OSIS.


ketua OSIS saat ini bernama Ryan dari kelas 3, dia memiliki badan yang lumayan besar dan seorang pengguna jujitsu.


ah.. maaf, maksud ku dia adalah ahli bela diri jujitsu.


kelompok ke dua adalah yang memiliki anggota terbanyak, yaitu VAIN.


kelompok ini di ciptakan oleh seorang alumni dari angkatan pertama SMA Delima, diciptakan untuk berkumpul nya anak-anak orang kaya.


namun tahun lalu seorang anak yang mendapat beasiswa berhasil menghajar ketua VAIN dan menjadi pemimpin di kelompok tersebut, dia bernama Ra'is.


tidak ada informasi lebih lanjut tentang bagaimana dia bertarung, tapi dari yang ku lihat seperti nya dia besar di jalanan.

__ADS_1


yang terakhir adalah ADMIN, anggota dari kelompok ini bersifat rahasia dan mereka yang bertanggung jawab atas banyak nya hal hal yang dilarang di dalam sekolah bisa menjadi ladang uang bagi para siswa.


“perkembangan jaman membuat informasi menyebar lebih cepat dan mudah, kurasa hal seperti ini terjadi dalam setiap sekolah swasta yang memiliki murid orang-orang kaya”


tok..tok..


seseorang mengetuk pintu kamar Agan.


“kak.. mamah meminta mu untuk membantu nya membuat makan malam”


Agan langsung membuka pintu dan memperlihatkan baju nya yang basah karena berkeringat.


melihat kakak nya langsung membuka pintu setelah di panggil membuat Alia berpikir mungkin yang dikatakan orang tua nya benar dan berusaha untuk tidak marah lagi dengan Agan.


“btw.. kenapa mamah meminta ku untuk membantu nya padahal kau juga bisa? oh.. mungkin kah itu karena mamah sudah tidak percaya dengan kemampuan memasak mu?”


“kak, meskipun kau sudah berubah.. tetap saja kau itu kakak ku”


Alia menatap Agan dengan tatapan kasihan.


“begitu ya, kurasa adik kecil ku yang imut dan suka cemburu sudah mulai menjadi lebih dewasa”


Agan memperlihatkan wajah bangga seolah-olah dia sudah berhasil memenangkan sebuah perang.


“terserah kakak mau ngomong apa, ngomong-ngomong aku masih ngambek sama kakak karena sikap kakak selama ini”


“tumben jujur sama perasaan sendiri”


mereka berdua berbicara sambil berjalan menuruni tangga menuju ke dapur.


“ibu bilang mau bagaimana pun kakak ku adalah seorang manusia, dia tidak bisa membaca hati seseorang.. oleh karena itu aku harus bicara jujur supaya kakak bodoh ku bisa mengerti”


“jadi.. apa kau mau sesuatu? asalkan tidak terlalu mahal aku bisa belikan, atau jika kau mau yang lain selama aku sanggup akan aku kabulkan”


“baiklah, akan ku simpan tiket permohonan ku untuk lain waktu.. kau tahu kan kalau aku tidak bisa mengambil keputusan secara instan, selamat memasak”


Alia pergi ke ruang tamu untuk menonton film.


“sudah baikan dengan Alia belum?”


“terima kasih atas bantuan nya mah, karena Alia anak yang cerdas ucapan kecil yang masuk akal dapat dengan mudah mempengaruhi cara berpikir nya jadi Agan berterima kasih sekaligus meminta maaf dengan sifat Agan selama ini”


Mamah Agan memeluk anak laki-laki nya dengan erat, berbeda dengan Alia yang dominan menggunakan logika sebagai alat pengambil keputusan.. mamah Agan lebih sering mengikuti kata hatinya untuk melakukan sesuatu.

__ADS_1


itu sebabnya mamah dapat mempengaruhi orang-orang disekitarnya dengan lebih mudah, karena dia bisa membaca suasana dengan baik lalu memanfaatkannya.


__ADS_2