
BUGG..
"Si-siapa kau!" seru kaisar Shi-tan.
"Tangkap wanita itu!" seru beberapa menteri.
"Camkan baik-baik, jika kalian berani menyentuh dasar Ruixa, maka akan kupastikan kalian akan merasakan seperti mayat yang hancur Ini." ancam Yura.
sosok yang begitu mengerikan, sosok wanita yang dipenuhi amarah dan dendam.
TRANGGG!!
para prajurit kerajaan Selatan seketika berkumpul, mereka mengarahkan pedang dan tombak ke arah Yura. aula kerajaan Selatan seketika dipenuhi oleh para prajurit.
Yura tersenyum menatap para prajurit yang ada di tempat itu.
"Tanganku benar-benar sangat gatal, Aku ingin kuku-kuku cantikku ini merasakan kulit lembut kalian." Yura kemudian mengangkat salah satu tangannya.
SRETT...
ZLEPP!!!
beberapa prajurit yang ada di depan Yura langsung kehilangan nyawa.
"Jangan pernah mencoba untuk melakukan sesuatu, jika kalian maju kalian akan seperti mereka semua." ancam Yura.
Wajah yang begitu cantik, senyum yang begitu mematikan tubuh yang dipenuhi Aura hitam yang begitu luar biasa.
"Serang dia!" perintah Kaisar Shi-tan. terlihat sekali kalau pria itu tidak akan mau kalah
Yura kembali menunjukkan senyumnya, salah satu tangannya terangkat.
"Aku suka bau darah.." ucap Yura. kedua bola mata mulai terpejam, Yura kemudian melakukan sesuatu. kekuatannya kini berubah menjadi angin, angin yang bertiup begitu dahsyat masuk ke dalam ruangan itu. kerajaan benar-benar porak-poranda.
"Hahaha... ini hanya peringatan dariku, siapapun yang berani mencoba untuk menghancurkan tempat itu lagi... maka aku, ratu kegelapan yang akan menghancurkan kalian!!!" seru Yura yang kemudian menghilang.
Angin yang berhembus begitu kencang, barang-barang yang ada di ruangan itu berhamburan entah kemana. bukan hanya barang-barang saja orang-orang yang ada di aula kerajaan tentu saja mereka berhamburan untuk menyelamatkan diri mereka masing-masing. sekitar beberapa menit kemudian topan dahsyat itu akhirnya berhenti, para prajurit banyak yang terluka. para menteri bahkan pelayan yang ada di tempat itu juga terluka parah.
"Uhuk.. uhuk.. uhuk..," Kaisar Shi-tan terbatuk. pria itu menatap para menteri dan prajuritnya terluka parah.
"Siapa wanita itu...," ketakutan para prajurit.
Para prajurit benar-benar tidak menyangka kalau hari ini mereka akan mendapatkan serangan yang begitu mematikan. tiba-tiba seorang wanita datang ke tempat itu dengan serangan yang begitu membabi buta. dia membunuh begitu banyak prajurit, bahkan menghancurkan tubuh mereka seperti mereka itu adalah tepung.
"Ratu kegelapan? Bukankah ratu kegelapan itu hanya Legenda? legenda selama ribuan tahun yang lalu?"
Salah satu menteri nampak memikirkan mengenai legenda dari masa lalu.legenda dari 3 makhluk yang saling menyerang satu sama lain. Yura akhirnya kembali ke desa Ruixa. wanita itu menatap para siluman kerajaan Siluman (Yinshen).
__ADS_1
"Nyonya." panggil nyonya Wu.
"Bagaimana kondisi mereka?" tanya Yura.
"Kondisi mereka sudah lebih baik, nyonya. para siluman kecil terluka parah dan beberapa...," Nyonya Wu menghentikan perkataannya.
"Beberapa diantara mereka kenapa?" tanya Yura.
"Beberapa di antara mereka nyawanya tidak tertolong, Nyonya." jawab nyonya Wu.
Mendengar hal itu jantung Yura terasa berhenti, begitu sakit saat mendengar kalau beberapa siluman kecil akhirnya tidak tertolong.
"Aku tidak akan membiarkan mereka lepas begitu saja. lebih baik kumpulkan para siluman dan manusia yang tinggal di desa ini. bahwa mereka pergi ke desa Ganzu, desa yang ada di dekat kerajaan kita." perintah Yura.
"Apakah mereka akan mau, Nyonya?" tanya Nyonya Wu.
"Mereka harus mau, jika mereka tetap berada di sini mereka akan kehilangan nyawa, kaisar kerajaan Selatan adalah makhluk yang paling kejam. dia akan menggunakan segala cara untuk menguasai seluruh wilayah yang ada di selatan, jadi akan lebih baik kita menyelamatkan orang orang dan para siluman yang ada di sini terlebih dahulu." jawab Yura.
"Nyonya." Panggil Fang.
"Ada apa, Fang." jawab Yura.
Terlihat Fang menatap penampilan Yura yang baru, sosok yang begitu berbeda, Aura yang begitu kuat itu membuat para siluman yang ada di sana. kekuatan mereka seolah dihimpit habis-habisan.
"Bisakah Nyonya menetralkan kekuatan nyonya, para siluman kecil ini merasa sesak." jawab Fang.
Yura menoleh menatap suaminya.
sebuah senyum ditunjukkan oleh Yura.
Dewa Naga menatap sang istri pria itu antara terkejut dan tidak, tapi pria itu memang sudah tahu kalau istrinya mempunyai tanda lahir yang begitu spesial. tanda lahir yang jika tanda lahir itu bergerak, maka kekuatan Yura juga akan terbuka.
"Bagaimana rasanya memiliki kekuatan itu, istriku?" tanya Dewa Naga kepada sang istri.
"Yura benar-benar sangat terkejut ketika suaminya bertanya seperti itu.
"Apakah kamu mengetahui mengenai hal ini, Suamiku?" tanya Yura.
Dewa Naga menganggukkan kepalanya.
"Aku tidak akan membiarkan orang-orang dari kerajaan itu melukai orang-orang yang ada di desa Ruixa, lebih baik kita bahwa orang-orang yang ada di desa ini kembali ke tempat kita. desa Ganzu masih kosong tidak berpenghuni selama ratusan tahun. Apakah tidak sebaiknya kita menaruh para penduduk yang ada di desa ini ke desa itu?" tanya Yura.
"Kalau menurutmu itu lebih baik maka aku akan memerintahkan para siluman membawa mereka semuanya." jawab dewa naga.
"Aku tidak ingin makhluk-makhluk kecil ini dibantai oleh manusia yang berhati iblis itu." Yura menatap beberapa siluman kecil yang tewas mengenaskan.
WUSSS...
__ADS_1
semilir angin siang itu perlahan-lahan merubah penampilan Yura kembali ke asal, terlihat wanita itu memegang tangan sang suami.
"Kita bawa mereka kembali, suamiku." ucap Yura.
Para siluman dan manusia yang ada di dasar Ruixa dikumpulkan, Dewa Naga mulai melakukan ritual untuk memindahkan para penduduk desa Ruixa.
"Lingkaran dewa, batas alam..,"
WUSS...
WUSSS...
LAPP...
seketika orang-orang yang ada di desa Ruixa langsung berpindah tempat ke kerajaan para siluman. di desa Ganzu para siluman itu akan tinggal di sana. dewa naga dan Yura sepakat untuk melindungi orang-orang itu.
"Terima kasih, yang mulia. terima kasih..," ucap beberapa penduduk desa Ruixa.
"Kalian tidak usah mengatakan hal itu, mulai sekarang kalian tinggal di sini. aku sangat berterima kasih kepada kalian karena kalian mau merawat makam ibuku." jawab dewa naga.
"Makam Dewi Ruixa adalah makam yang paling indah di tempat itu, kami bisa bergaul menjadi satu dengan para siluman berkat dewa naga dan beberapa siluman. hidup kami benar-benar begitu makmur, Tapi entah mengapa sekarang kami harus menjadi seperti ini karena kaisar kerajaan Selatan berusaha untuk menghancurkan desa kami." jawab Salah satu penduduk.
Seorang pria tua berdiri mendekati Dewa Naga.
"Dewa, izinkanlah kami memanggilmu Kaisar bagi kami. dirikan kembali kerajaan yang melegenda dulu, hidupkan kembali kerajaan yang begitu disegani oleh begitu banyak kerajaan." ucap pria tua.
Fang sangat setuju dengan apa yang dikatakan oleh pria tua itu, Go Bao dan Wu Bao juga setuju dengan para penduduk desa Ruixa. kerajaan siluman sudah tenggelam selama ribuan tahun, sekarang mereka sudah kembali lalu Kenapa mereka tidak mengibarkan bendera kerajaan mereka seperti dahulu.
"Benar, yang mulia. kenapa kita tidak mengibarkan kembali kerajaan yang dulu berkibar di antara begitu banyak kerajaan?" tanya Fang.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
__ADS_1
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO