
Serang!!!
Dengan suara yang begitu lantang Kaisar Shi-tan memerintahkan seluruh prajuritnya untuk menyerang kerajaan Byakgo. suara yang begitu lantang itu memberikan semangat kepada para prajuritnya. berharap suara itu akan membuat seluruh prajurit yang bersamanya akan tergerak. Akankah kita kembali dengan keadaan bernyawa atau kita akan dimangsa para siluman yang ada di tempat ini. mungkin itulah Suara Hati para prajurit kerajaan Selatan ketika mereka mendapat musuh yang benar-benar tidak bisa mereka hadapi. mencoba untuk menguatkan diri, berusaha untuk bertahan demi negaranya. apa yang akan mereka lakukan sekarang. yah.. Anggap saja mereka bunuh diri di tempat itu. bunuh diri karena melawan orang yang tidak mungkin mereka lawan.
SERANG!!!
seruan dari kaisar Shi-tan. dengan amarah yang begitu luar biasa sang Kaisar berharap akan segera mendapatkan sesuatu yang sangat luar biasa. pria itu berfikir akan mendapatkan kemenangan, itulah yang ada di pikiran Kaisar Shi-tan saat ini.
Beberapa pimpinan para prajurit kerajaan Selatan sudah mulai menyerang para makhluk yang ada di perbatasan pintu naga, sebuah tempat yang dipenuhi begitu banyak tumbuhan beracun juga para siluman yang beracun pula. mereka mengambil jalan yang sangat mengerikan, mereka memutar jalur melawan dari sisi lain agar mereka bisa langsung mengalahkan kerajaan Naga. namun sayangnya rencana yang mereka pikirkan itu gagal total ketika mereka sudah berada di kawasan pintu naga.. Aura sihir yang ada di tempat itu membuat para prajurit kerajaan Selatan kehilangan penglihatan mereka.
Kuda yang berlari dengan cepat itu akhirnya terhenti, kuda itu sudah terkena tumbuhan beracun di perbatasan pintu naga. kuda para prajurit perlahan-lahan mulai memberontak ada sesuatu yang membuat kuda-kuda itu kehilangan akal. entah mereka takut atau bagaimana yang jelas kuda-kuda itu melempar para prajurit yang menunggangi mereka. "Ada apa ini?!" Kaisar Shi-tan sangat terkejut ketika kuda yang dia tunggangi mulai memberontak juga. kuda itu bergerak tidak terkendali seolah kuda itu mendapatkan perintah dari seseorang. "Apa yang terjadi dengan kuda-kuda ini? kenapa mereka seperti ini?!" seru Kaisar Shi-tan.
"Entahlah, yang mulia. mereka bergerak tidak terkendali seperti ini. apakah para siluman itu sudah mulai menyerang kita?" tanya Jenderal kerajaan Selatan.
"Tidak mungkin." jawab tegas Kaisar Shi-tan. Dia mengira kalau dirinya mengetahui seluk beluk mengenai hutan perbatasan pintu naga. tempat itu adalah tempat yang dihuni oleh siluman katak beracun dan beberapa hewan kecil beracun.
__ADS_1
"Ternyata mereka mencari tempat yang salah, mereka mendatangi halamanku." di tempat itu ternyata ada Nyonya Wu. siluman katak perempuan itu menatap orang-orang yang ada di depan matanya. para prajurit kerajaan Selatan ataupun Kaisar dari kerajaan itu memang tidak bisa melihat nyonya Wu. siluman katak perempuan itu memiliki ilmu bela diri yang bisa dikatakan luar biasa. dengan suara gelembung ultrasonik dari dalam mulutnya, Hal itu membuat kuda yang ditunggangi oleh para prajurit kerajaan Selatan langsung bergerak begitu liar. mereka bergerak tidak terkendali dengan semua ketakutan yang ada di mata mereka.
"Berhenti, apa yang terjadi?!" seru Jenderal kerajaan Selatan.
"Kita tidak boleh kalah dengan kuda-kuda ini, Kita serang kerajaan itu!" seru Kaisar Shi-tan kepada para siluman yang ada di perbatasan pintu naga.
Dengan gelombang suara yang di miliki nyonya Wu. Hal itu membuat para siluman kecil mulai menyerang prajurit kerajaan Selatan.
KRAKK!!
KRAKK!!
Melihat Kaisar mereka menatap langit Hal itu membuat para prajurit kerajaan Selatan juga ikut menatap langit. betapa terkejutnya mereka saat mereka melihat langit berwarna hitam kelam dengan suara burung gagak yang berseru begitu keras. "Ini adalah hutan setan hutan setan!!" para prajurit kerajaan Selatan mulai menggila satu persatu. ketakutan langsung muncul di otak mereka.
"Tenangkan diri kalian!" perintah Kaisar Shi-tan. memerintahkan seperti apapun tentu saja para prajurit tidak akan mendengar seruan dari sang Kaisar. karena gelombang suara yang dikeluarkan oleh Nyonya Wu merusak pendengaran para prajurit kerajaan Selatan. apalagi ditambah suara dari burung gagak yang berseru begitu keras. "Habisi burung-burung sialan itu!!" perintah Jenderal kerajaan Selatan.
__ADS_1
Ingin menghabisi para siluman burung gagak hal itu akan sedikit berat karena para siluman gagak satu persatu mulai menyakiti orang-orang yang ada di tempat itu. suara teriakan yang begitu keras, suara ketakutan yang muncul dengan rasa kebingungan yang begitu luar biasa.
"Bagus, lakukan sesuai perintahku! kalian makan saja orang-orang itu." pimpinan siluman gagak menatap para prajuritnya sudah menyerang para prajurit kerajaan Selatan. tanpa mengenal ampun siluman itu juga mulai membunuh satu persatu para prajurit kerajaan Selatan. "Kalian salah mencari musuh, seharusnya kalian tidak kembali ke sini." pimpinan siluman gagak menyerang mereka. wanita itu juga memberitakan para anggotanya untuk menyerang para prajurit kerajaan Selatan. ribuan prajurit itu mulai berlarian tidak tentu arah, mereka benar-benar ketakutan. mereka tidak akan pernah mengira kalau mereka akan melawan makhluk yang begitu menakutkan seumur hidup mereka. Baru kali ini mereka bertarung dengan siluman.
"Kalian jangan pergi. Kalian tidak boleh kalah dari para iblis ini!!" seru Jenderal kerajaan Selatan.
"Iblis.. kau bilang kami iblis?!" Nyonya Wu seketika marah setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Jenderal kerajaan Selatan wanita itu begitu murkah, dia tidak terima saat dirinya dan sebangsanya disebut sebagai iblis. wanita yang terkenal begitu pecemburu itu mulai menunjukkan taringnya, bibir berwarna merah itu sekarang berubah menjadi hitam. jari jemarinya akhirnya berubah menjadi jari katak. "Habislah kalian, karena kalian berani menghina bangsaku!!" seketika menggerakkan tangannya wanita itu berubah wujud menjadi katak raksasa yang begitu besar. satu gerakan dari kaki nyonya Wu membuat ratusan prajurit kerajaan Selatan terhempas.
"Beraninya kalian menghinaku, beraninya kalian menghina keluargaku!!" seru nyonya Wu yang sudah berubah menjadi katak raksasa. para prajurit kerajaan Selatan yang melihat hal itu tubuh mereka langsung gemetar, wajah mereka pucat pasti karena melihat tiba-tiba ada katak yang begitu besar muncul di depan mereka. "Aku akan memberi kalian pelajaran karena kalian berani mengganggu para siluman kerajaan ini!!" seru nyonya Wu yang kemudian menggerakkan tangannya kembali.
BUKK..
BUSSS...
WUSSS...
__ADS_1
gerakan yang dikeluarkan oleh Nyonya Wu membuat Kaisar Shi-tan tidak bergerak sama sekali. kedua bola matanya menatap siluman katak yang begitu besar, satu kakinya saja seukuran tubuhnya. jika sampai katak itu menginjak dirinya mungkin kaisar kerajaan Selatan itu akan langsung kehilangan nyawa.
"Mundur!! kita mundur!! seru jendral kerajaan Selatan. mendengar seruan seperti itu seketika para siluman gagak langsung membuat blokade di belakang para prajurit. tatapan mata yang penuh ketakutan, tubuh yang sudah gemetar dengan jantung yang berdebar begitu kencang. kita akan mati di sini. suara hati para prajurit kerajaan Selatan ketika melihat para siluman yang ada di depan mereka.