TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO

TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO
DESA YANG HANCUR


__ADS_3

"Aaaa!!"


suara teriakan yang begitu keras dari dua anak yang bersembunyi di dalam pohon besar.


DEG..


Yu lang yang sedang berdiri di luar pondok dia langsung bergegas menuju tempat asal suara.


"Ada apa?" tanya Fang.


"Itu mereka." jawab Yu lang.


WUSS..


dalam sekejap saja Yu lang langsung menghilang dari hadapan Fang dan Ang-ru. siluman serigala itu merasakan kalau dua anak itu dalam bahaya.


"Woi mau ke mana?" Fang yang melihat Yu lang tiba-tiba menghilang dari tempat mereka.


"Apa mungkin dia menemukan keberadaan anak-anak itu?" tanya Ang-ru.


"Lebih baik kita ikutin." jawab Fang yang kemudian ikut menghilang ke tempat Yu lang berada.


"Tolong! tolong!" teriak dua anak yang bersembunyi di dalam pohon besar. mereka berdua begitu ketakutan melihat makhluk yang menyeramkan itu, tentu saja mereka tidak bisa mengatakan apapun.


"Serigala-serigala ini akan memangsa kita Kak." tangis si kecil yang terus memeluk erat lengan kakaknya.


"Tenang saja, aku akan melindungimu. mereka tidak akan memangsamu." dengan berani bocah yang lebih besar itu melindungi saudaranya. dia mendekat erat si kecil yang menangis ketakutan.


Serigala-serigala lapar itu berusaha masuk ke dalam pohon besar yang sudah ditutup dengan sedikit ranting yang agak besar. suara tangisan itu terus terdengar, sesaat kemudian tiba-tiba saja suara pekikan serigala yang dihunus oleh cakar Yu lang.


"Ekhh..,"


cakar tajam milik Yu lang langsung menebas beberapa serigala yang hendak membunuh dua anak itu.


"Kakak.. serigala-serigala itu akan membunuh kita." si kecil yang terus menangis. dia sangat ketakutan, dia tidak berani melihat keluar dari pohon.


"Kelihatannya ada seseorang yang melakukan sesuatu." ucap si besar yang berusaha untuk melihat keluar dari pohon.


"Jangan Kak, jangan. nanti serigala-serigala itu memangsa kita." si kecil yang terus menahan saudaranya.


Suara pekikan serigala yang dihunus cakar Yu lang membuat si besar yakin kalau ada seseorang yang sudah membunuh serigala-serigala itu. sesaat kemudian si besar melihat bayangan yang mendekati tempat mereka bersembunyi.


"Keluarlah dari sini." pinta Yu lang yang kemudian mengulurkan tangannya.


Melihat tangan manusia yang terulur anak yang lebih besar itu mencoba untuk menenangkan adiknya.


"Ka-kalian Siapa?" tanya si besar.

__ADS_1


"Keluar dulu dari sana jangan terus bertanya, Kalian mau dilahap oleh serigala-serigala lapar ini!" seru Fang yang membuat dua anak itu keluar dari pohon besar itu.


Saat dua anak itu keluar, mereka melihat tiga pria besar yang ada di depan mereka. "Te-terima kasih, Tuan. Terima kasih karena sudah menolong kami." si besar membungkukkan tubuhnya.


Kalung yang berada di leher si besar membuat Yu lang sedikit tersenyum, pria itu yakin kalau dua anak ini adalah anak dari desa yang sudah menolongnya dahulu. "Kenapa kalian ada di dalam sini?" tanya Yu lang.


kedua anak itu tidak menjawab, mereka hanya terdiam sembari menatap 3 orang yang ada di depan mereka.


"Kenapa ditanya diam saja, kalian ini dari mana dan mau ke mana? Kenapa anak-anak kecil seperti kalian berada di hutan yang berbahaya ini?" Fang terus bertanya.


"Kami dari desa yang jauh, Tuan. kami melarikan diri dari desa kami." jawab si besar.


"Kenapa kalian melarikan diri dari sana?" tanya Fang sembari melihat leher yang ada kalung dengan taring serigala.


"Bukankah itu kalung milik bangsa serigala, Yu lang?" tanya Fang sembari mengerutkan keningnya.


Yu lang tidak menjawab, namun pria itu mendekati dua anak kecil yang sangat ketakutan. ketika Yu lang mendekati mereka sontak membuat dua anak kecil itu mundur dengan spontan. "Kenapa? Apa kalian takut dengan kami?" tanya Yu lang.


Dua anak itu menganggukkan kepalanya, mereka masih trauma dengan kejadian yang menimpa desa mereka.


"Jangan takut denganku, Aku tidak akan melakukan sesuatu kepada kalian." ucap Yu lang yang kemudian menunjuk kalung yang dipakai oleh si besar.


"Kalung itu dari mana?" tanya Yu lang.


Si besar memegang kalung yang dia pakai, dia tidak menjawab namun dia hanya terus memegang kalung itu.


"Bisa sopan, tidak?" Yu lang sedikit tersinggung.


"Ya Maaf, nggak usah marah seperti itu." Fang yang kemudian mundur.


"Apa mungkin mereka berdua adalah orang-orang dari desa itu, Yu lang?" tanya Ang-ru.


Yu lang menganggukkan kepalanya.


"Lebih baik kita segera membawa mereka ke tempat kita." Ang-ru yang kemudian mendekati dua anak itu kemudian menghilang.


Dua anak itu di bawah ke pondok tempat mereka berteduh, di sana mereka berbincang-bincang mengenai kalung yang dipakai oleh salah satu anak.


"Apakah kamu tuan Yu lang?" tanya si besar.


Yu lang menganggukkan kepalanya.


"Syukurlah kami bisa menemukan Tuan. kami..," ucap si besar yang tidak dilanjutkan.


Fang mulai menatap dua anak itu, ada ketakutan yang sangat luar biasa di wajah mereka. "Ada apa dengan desa kalian?" tanya Yu lang.


Perlahan-lahan si besar mulai menceritakan mengenai desa tempat mereka. desa yang terkenal begitu makmur dan indah itu sekarang tinggal kenangan, desa itu sekarang berubah menjadi tempat pemakaman. mayat berserakan di mana-mana bahkan burung pemakan bangkai pun juga ada di sana.

__ADS_1


"Kalian beristirahatlah dahulu, besok pagi kita akan pergi ke suatu tempat." Setelah mengatakan itu Yu lang pergi meninggalkan mereka.


"Kamu mau ke mana?!" seru Ang-ru.


"Aku ada urusan sedikit." jawab Yu lang.


"Fang! jaga mereka!" minta Ang-ru yang mengikuti Yu lang. siluman harimau itu tahu benar kalau Yu lang pasti akan pergi ke suatu tempat, dia pergi ke desa yang sudah diceritakan oleh dua anak itu. dalam sekejap saja dua siluman itu sudah berada di suatu tempat, mereka menggunakan kekuatannya melesat bagaikan angin yang berhembus dengan begitu kencang. tatapan mata Yu lang menatap desa yang sudah hancur itu.


"Gila, desa ini benar-benar seperti pemakaman." Ang-ru yang berada di samping Yu lang.


"Mereka menghabisi orang-orang itu tanpa tersisa. berarti sisa dari orang-orang yang ada di sini dibawa ke tempat para iblis itu." ucap Yu lang.


"Lebih baik kita kembali, kita laporkan hal ini kepada yang mulia." jawab Ang-ru untuk mencari aman. karena dia tidak ingin terjadi sesuatu kepada dua anak itu, keputusan diambil oleh hilang dia akan meminta perintah kepada kaisar naga untuk pergi ke tempat para iblis dan klan hitam.


Ketika mereka sampai di pondok Ang-ru dan Yu lang melihat dua anak itu yang sudah tertidur.


"Apa kita kembali sekarang?" tanya Fang.


Yu lang menganggukkan kepalanya.


"Bagaimana kondisi tempat itu? apakah ada yang tersisa?" tanya Fang.


Ang-ru menggelengkan kepalanya.


"Berarti hancur total?" tanya Fang kembali.


Dua siluman itu tidak menjawab, mereka benar-benar merasa kasihan dengan orang-orang yang ada di tempat itu. akhirnya tiga siluman itu membawa dua bocah itu kembali ke kerajaan naga.


Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- Crazy love


- AIR MATA DAN PEMBALASAN


- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO

__ADS_1


__ADS_2