
****
Semilir angin berhembus di kejauhan
tertata barisan prajurit yang sedang berdiri di medan perang
berdiri di wanita di atas benteng kerajaan
menunggu kedatangan sang kekasih yang tak kunjung pulang
sinar senja menunjukkan irama
Di balik pesona darah merah yang sudah tertumpah
menangis di balik reruntuhan
mencari kekasih yang tak kunjung didapatkan.
****
Benteng Kerajaan Naga akhirnya dibuka, orang-orang dari kerajaan Byakgo akhirnya memasuki wilayah Kerajaan Naga tempat yang begitu makmur begitu indah dipenuhi dengan pesona yang begitu luar biasa.
"Tempat ini benar-benar sangat indah, yang mulia." ucap selir Momo yang terus bermanja di pangkuan sang Kaisar.
Selir Kyuhyun, selir selin dan beberapa selir lain juga hanya bisa menatap penuh kekesalan kepada wanita itu.
"Seharusnya wanita ini tidak pernah ada di sini, dia benar-benar wanita brengsek." guman selir Selin dalam hati.
Para penjaga gerbang kerajaan tidak ada yang menatap orang-orang dari kerajaan Byakgo, aura busuk yang keluar dari tubuh beberapa orang itu membuat para siluman tahu kalau mereka mempunyai niat jahat.
"Kenapa para prajurit tidak ada yang menatap kita? Bahkan mereka tidak mempersilahkan kita masuk." ucap selir Kyuhyun.
"Entahlah, selir. mungkin orang-orang yang ada di sini adalah orang-orang yang sangat angkuh." jawab selir Selin.
"Tidak, selir. mereka mempunyai tatapan mata yang begitu berbeda." jawab selir Kyuhyun.
Di perbatasan wilayah kerajaan naga beberapa prajurit sudah berjaga di sana, Kaisar Zen hui dan orang-orang dari kerajaan Byakgo keluar dari kereta kuda mereka.
"Wow.. tempat ini benar-benar seperti surga." ucap Kaisar Zen hui menatap penuh takjub ketika melihat kerajaan naga.
Beberapa siluman dari Kerajaan Naga keluar menyambut orang-orang dari kerajaan Byakgo.
"Selamat datang, yang mulia." salah satu siluman yang sudah mengganti wujudnya menjadi wanita yang cantik.
Tatapan mata selir Momo menatap wanita itu, begitu cantik mempesona dan benar-benar tidak bisa dibandingkan dengan orang yang ada di luar kerajaan itu.
__ADS_1
"Apa yang Yang mulia lihat?" selir Momo nampak kesal. wanita itu menatap dua pelayan yang mendatangi kereta kuda mereka. wanita itu nampak sangat iri pelayan yang ada di Kerajaan Naga benar-benar begitu cantik kulitnya mulus dan wajahnya bersinar begitu mempesona.
"Kami akan mengantar yang mulia dan rombongan masuk ke kerajaan." ucap dua pelayan kerajaan.
Kaisar Zen Hui hanya menunjukkan senyumnya, pria itu begitu terpesona dengan orang dan tempat yang dia kunjungi.
"Andai aku bisa memiliki kerajaan ini, maka aku akan menjadi penguasa yang sangat luar biasa. aku akan menjadi penguasa yang sangat hebat." ucap kaisar Zen Hui yang kemudian mengikuti dua wanita yang menjemput mereka.
"Di mana pimpinan kalian?" tanya Kaisar Zen hui.
"Yang mulia Kaisar naga ada di dalam, yang mulia. beliau ada di istana pribadinya." jawab dua pelayan.
"Di dalam istana masih ada istana lagi! sebesar apa sih kerajaan ini." ucap selir Momo yang menatap tempat itu.
Memang tempat itu sebagian masih di selimuti sihir siluman. Jadi mereka tidak akan bisa melihat seluas apa Kerajaan Naga itu, kerajaan para siluman yang akan menguasai seluruh dataran.
Langkah kaki orang-orang kerajaan Byakgo memasuki satu persatu gerbang kerajaan, pintu gerbang itu begitu besar, setiap lapisan memiliki tempatnya masing-masing. istana Awan, istana Dewa dan istana khayalan. entah apa maksud dari nama-nama tempat tersebut. tapi setiap tempat begitu menakjubkan.
"Bisakah kami menemui yang mulia Kaisar?" tanya Kaisar Zen Hui.
"Yang mulia Kaisar akan menemui kalian, silahkan kalian mengikuti Penasehat kerajaan kami." ucap pelayan wanita.
Fang sudah menunjukkan dirinya, pria itu menyambut kedatangan orang-orang dari kerajaan Byakgo. para wanita dari kerajaan itu nampak langsung terpesona dengan ketampanan yang dimiliki oleh Fang siluman rusa itu memang pandai mempermainkan hati siapapun.
Di tempat itu berjajar para prajurit yang memakai pakaian yang begitu sempurna, begitu lengkap seperti mereka hendak pergi ke medan perang. pepohonan yang tumbuh di tempat itu bahkan berjajar di sekitar kerajaan
"Ini kerajaan macam apa ya? kerajaan ini begitu luas, kita berjalan dari tadi belum sampai ke aula kerajaan." gerutu selir Selin yang kakinya mulai lelah.
Beberapa menit kemudian akhirnya di sebuah tempat yang begitu megah.. Kaisar Zen hui menatap lapangan kerajaan yang begitu luas, mungkin itu adalah lapangan yang digunakan untuk acara perayaan atau lain sebagainya. tangga berundak yang berjumlah ribuan itu akhirnya berhenti di sebuah tempat yang begitu luas. Sebuah pintu yang begitu besar, begitu hebat bahkan pintu itu terbuat dari kayu yang begitu harum.
"Ini benar-benar tempat surga." ucap selir Kyuhyun.
"Seandainya kita bisa tinggal di sini aku akan berumur panjang." selir Selin terus menatap tempat itu.
Tidak berbeda dengan selir Momo, wanita itu menatap takjub sebuah pintu besar yang mengarahkan mereka ke aula kerajaan. mereka memasuki tempat itu, di dalam tempat itu sudah berjajar kabinet kerajaan naga.
Ketika orang-orang dari kerajaan memasuki tempat itu tatapan mata mereka menatap para petinggi kerajaan. wajah mereka benar-benar begitu tampan, begitu menawan dengan tubuh tinggi besar.
"Mereka ini manusia atau apa? Kenapa mereka benar-benar sempurna." guman selir Momo dalam hati ketika dia menatap satu persatu para pria yang ada di kerajaan itu.
"Silakan Anda menunggu di sini, Yang mulia. Yang mulia Kaisar dan yang mulia permaisuri akan datang ke tempat ini." ucap Fang kemudian duduk di kursi kebesarannya sendiri.
**
Siluman rusa > Fang penasehat kerajaan
__ADS_1
Siluman katak laki-laki > Go Bao menteri kesehatan (tabib kaisar)
Siluman rubah > Jin-fe ahli nujum (guru sihir)
siluman gagak > Ang-ru jenderal
Siluman Harimau > Tu tien panglima
***
Tak berselang lama salah satu penjaga pintu kerajaan berseru mengenai kedatangan Kaisar naga dan istrinya.
"Yang mulia Kaisar dan Yang mulia permaisuri datang!" seru penjaga pintu.
sosok yang begitu mempesona itu akhirnya memasuki tempat itu, orang-orang yang ada di kerajaan dari kerajaan Byakgo begitu terperangah saat melihat sosok pria berambut putih memasuki tempat itu bersama seorang wanita yang berparas begitu cantik.
"Bukankah itu Nona Yura." ucap selir Kyuhyun ketika melihat Yura memasuki aula kerajaan. wanita itu sekarang begitu berbeda, Dia begitu cantik mempesona begitu anggun dan elegan. tatapan mata selir Kyuhyun juga menatap pelayan Yura yang dulu adalah pelayannya. Amei berjalan di belakang tubuh Yura, gadis itu juga sekarang benar-benar begitu terawat, begitu cantik bahkan kulitnya begitu halus.
"Bukankah itu Nona Yura dan pelayannya?" selir Selin begitu terkejut ketika melihat Yura bersama dengan Amei.
Tatapan mata Kaisar Zen hui menatap wanita yang dulu dia siksa, sekarang wanita itu menjadi permaisuri kerajaan besar Bahkan dia sekarang memiliki pandangan mata yang begitu tajam.
"Silahkan kalian duduk." perintah Kaisar naga.
Yura duduk di samping sang Kaisar, wanita itu menatap satu persatu orang-orang dari kerajaan Byakgo.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO
__ADS_1