TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO

TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO
MASALAH MU


__ADS_3

"Yang mulia..," putri kerajaan Selatan berusaha menganggu kaisar naga kembali.


"Pergilah dari sini, jika tidak aku tidak akan pernah memaafkanmu."


Yura yang berada tidak jauh dari suaminya... dia terus menatap selir Momo dan saudarinya itu terus berusaha mengganggu suaminya, Yura hanya tersenyum dia ingin melihat Apa yang dilakukan oleh dua wanita itu.


"Lebih baik Yang mulia ke sana." ucap selir Kyuhyun.


"Tenanglah, selir. Aku ingin melihat Apa yang dilakukan oleh gundik suamimu itu, aku ingin melihat seberapa jauh mereka akan melakukan kesalahan yang mungkin tidak akan bisa Aku maafkan." kedua bola mata Yura menatap dua wanita itu yang terus-menerus mencoba untuk mengganggu Kaisar naga.


WUSS...


BRAKK!!


Yura tidak bisa lagi menahan amarahnya. putri dari kerajaan Selatan terus-menerus mencoba mengganggu suaminya. tanpa mengatakan apapun Yura langsung melempar putri dari kerajaan selatan hingga wanita itu terlempar jauh. bahkan membentur sudut bangunan yang ada di sana.


"Kamu benar-benar lancang! berani sekali di depan mukaku kamu mencoba menggoda suamiku!!" Yura menatap wanita yang sudah dia lempar. tatapan matanya begitu menakutkan.


Fang yang melihat hal itu yang kedua kakinya langsung berhenti.


Kaisar Shi-tan menatap terkejut putrinya yang sudah dilempar oleh permaisuri kerajaan naga. "Yang mulia permaisuri, apa yang yang mulia lakukan?!" seru Kaisar Shi-tan.


Orang-orang yang ada di tempat itu mereka menatap permaisuri kerajaan. "Aku tidak suka ada siapapun yang berusaha untuk mengganggu Suamiku, aku tidak suka ada orang yang mencoba untuk bermain-main denganku." jawab Yura dengan suara yang begitu menggelegak. otot-otot yang ada di wajah dan leher Yura mulai keluar, Yura marah.. dia marah dengan semua yang dilakukan oleh putri kerajaan Selatan.


Kaisar Shi-tan dengan kekesalan yang begitu luar biasa pria itu tidak terima ketika melihat putrinya diperlakukan kasar oleh Yura. "Yang mulia permaisuri tidak berhak melakukan hal itu pada putriku!" seru Kaisar Shi-tan.


Kaisar Zen Hui yang melihat hal itu nampak dia ingin melakukan sesuatu, kaisar kerajaan Selatan adalah mertuanya, maka dari itu Kaisar Zen Hui juga ikut berbicara.


"Tutup mulutmu, pria jahat! istrimu dan saudarinya itu berusaha untuk mengganggu Suamiku, aku tidak suka ada orang yang berusaha untuk mengganggu milikku!" seru Yura.


"Yang mulia permaisuri tidak berhak melakukan hal itu, jika Yang mulia Kaisar naga mau dengan putriku, Kenapa tidak?!" perkataan yang keluar dari mulut Kaisar Shi-tan bagaikan racun yang akan membunuh pria itu sendiri.


"Tutup gerbang kerajaan ini!" seru Yura dengan suara yang begitu keras.


Para siluman yang ada di tempat itu mereka sangat terkejut, mereka yakin kalau permaisuri kerajaan mereka sekarang ini sudah benar-benar marah.

__ADS_1


"Tenanglah, istriku." pinta Kaisar naga yang mencoba untuk menenangkan istrinya.


"Jangan mencoba untuk menenangkan diriku, Suamiku. aku sudah melihat dari tadi, aku sudah mendengar isi hati mereka dan aku bisa merasakan niat busuk orang-orang ini!" seru Kaisar naga.


Pesta yang seharusnya berlangsung meriah itu mungkin akan menjadi pesta hukuman bagi orang-orang kerajaan Selatan atau kerajaan Byakgo.


Para rakyat kerajaan naga yang mendengar permaisurinya diperlakukan seperti itu, terlihat mereka benar-benar begitu marah. sosok anggun nan cantik, sosok tampan nang rupawan seketika berubah menjadi makhluk yang sangat mengerikan.


"Oh.. tidak, ini akan menjadi akhir hidup dari orang-orang kerajaan Selatan ataupun kerajaan Byakgo." ucap Jin-fe.


Orang-orang yang ada di tempat itu bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Yura, begitu pula dengan Amel Gadis itu nampak juga merasakan kesakitan yang dirasakan oleh Yura. dia akan mengikuti apa yang dilakukan oleh wanita yang sudah membawanya pergi itu.


Kaisar Zen Hui dan kaisar Shi-tan membulatkan kedua bola matanya saat melihat begitu banyak rakyat kerajaan berubah menjadi sosok yang begitu menakutkan. sosok makhluk yang begitu menyeramkan.


"Beraninya kau mengganggu permaisuri kerajaan kami!!" seru beberapa siluman.


orang-orang dari kerajaan Selatan dan Piaggio benar-benar sangat terkejut. "Apa ini.. kenapa mereka bisa berubah menjadi makhluk yang sangat mengerikan?!!" teriak para wanita dari kerajaan Byakgo dan kerajaan Selatan.


Yura tersenyum kemudian menatap sang suami. "Selamat datang di kerajaan para siluman! Selamat datang di kerajaan kami!!" seru Yura yang kemudian mengayunkan salah satu tangannya.


"Kalian sudah berani memprovokasi permaisuri kami! maka jangan salahkan kami jika kalian tidak akan bisa keluar dari kerajaan ini!!" seru penduduk kerajaan naga.


Walaupun wujud mereka manusia, raga mereka manusia semua tubuh mereka manusia. Namun karena mereka hidup dengan para siluman itu sedikit banyak mereka mempunyai kekuatan yang lebih hebat dari para manusia yang ada di luar kerajaan tersebut.


"Apa ini..," ucap selir Selin yang menatap penuh dengan ketakutan.


"Kita tidak akan bisa keluar dari tempat ini! Kita bisa mati!" beberapa pelayan kerajaan langsung saling memeluk satu sama lain.


"Apakah kalian akan membunuh kami? jika Kalian membunuh kami.. maka kalian sudah memperlihatkan permusuhan dengan kami!!" seru Kaisar Shi-tan yang bukan yang meminta maaf dan menenangkan Yura malah pria itu lebih memprovokasi.


Yura tersenyum menatap pria yang begitu angkuh itu. "Aku sudah memperingatkanmu untuk tidak menggangguku, nyatanya kamu tetap saja menggangguku. di perbatasan desa Ruixa kamu membantai para siluman kecil di sana. sekarang dengan semua kearongan mu, kamu berusaha untuk menunjukkan kekuasaanmu di kerajaanku? maaf, aku tidak akan pernah melepaskan kalian. aku sudah memperingatkan ketika di kerajaanmu, bukan?" senyum menakutkan terpampang jelas di wajah Yura.


Kaisar Shi-tan dan beberapa utusan kerajaan mereka sangat kebingungan dengan kata-kata yang diucapkan oleh Yura. "Apa maksudmu?" tanya Kaisar Shi-tan.


Yura perlahan-lahan mulai merubah dirinya. "Aku adalah hukum, Aku adalah peraturan. Aku tidak suka jika ada orang yang berusaha untuk menyakitiku." Yura yang kemudian langsung berubah wujud menjadi sosok yang ada di kerajaan Selatan. salah satu tangan Yura langsung terangkat, putri kerajaan Selatan yang dari tadi menggoda Kaisar naga seketika wanita itu lehernya tercekik.

__ADS_1


"Lepaskan putriku!!" seru Kaisar Shi-tan.


"Aku tidak pernah memaafkan siapapun yang memprovokasi diriku." Yura mulai menggerakkan jari jemarinya.


KREKKK!!!


leher yang terlihat begitu cantik itu seketika langsung patah, putri kerajaan Selatan sudah kehilangan nyawanya.


"Aaaaa!!!!" suara teriakan para wanita saat melihat putri kerajaan Selatan langsung terjatuh dengan nyawa yang sudah melayang.


DEG..


Kaisar Shi-tan menatap Yura dengan tatapan mata yang tidak percaya, wanita yang sudah memberikan dia peringatan itu ternyata permaisuri kerajaan ini. "Ka-kamu.. kamu wanita itu kan." ucap gagap Kaisar Shi-tan.


Yura tersenyum kemudian menatap Kaisar Shi-tan. "Aku adalah kematianmu, aku akan membalaskan kesakitan orang-orang yang telah kau bantai." jawab Yura yang kemudian mengangkat tangannya.


gerbang kerajaan yang sudah tertutup itu menjadi saksi bisu kematian dari putri kerajaan Selatan.


Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- Crazy love


- AIR MATA DAN PEMBALASAN

__ADS_1


- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO


__ADS_2