TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO

TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO
BETAPA MENAKUTKAN KERAJAAN NAGA


__ADS_3

Darah terus keluar dari tangan menteri kerajaan naga saat tangannya sudah di potong oleh Go Bao.


DEG..


DEG..


jantung para utusan kerajaan naga serasa terhenti, mereka tidak akan menggira tabib kerajaan naga sangat menakutkan. tanpa ragu pria itu langsung memotong tangan menteri kerajaan Bei.


BUGG..


Penasehat kerajaan Bei langsung terduduk lemas. "Ternyata itu bukan rumor. ternyata itu semua adalah kenyataan." tatapan mata penasehat kerajaan Bei menatap di sekitar tempatnya. dia tidak akan pernah berpikir kerajaan naga begitu menakutkan. "Kita-kita tidak akan pernah bisa keluar dari tempat ini." kata penasehat kerajaan Bei dengan suara yang sedikit bergetar. tubuhnya terasa panas dingin, dia terus memikirkan apa yang terjadi dengannya nanti. apa yang harus dia lakukan sekarang?.


Tidak ada satupun yang bisa mengucapkan sepakah kata, mereka benar-benar tidak akan pernah mengira hal ini akan terjadi. semuanya seperti kebohongan, semuanya seperti jebakan Yang Sudah mereka buat sendiri. orang-orang dari kerajaan Bei saling menatap satu sama lain. beribu pikiran memenuhi otak mereka, satu persatu orang-orang itu mulai kehilangan pemikirannya. mereka tidak tahu apakah mereka akan kembali dengan selamat ataukah mereka akan mati mengenaskan di sini sama seperti kabar berita beberapa waktu yang lalu.


"Jadi benar apa yang dikatakan oleh orang-orang? rumor mengenai permaisuri kerajaan ini yang menghabisi dua putri kerajaan Selatan?" tanya salah satu anggota kerajaan Bei. padahal kita sudah melihat sendiri bagaimana prajurit kerajaan naga mengalahkan kerajaan Selatan dengan begitu mudah.


"Kita sudah melihat dengan mata kepala kita sendiri, apa yang terjadi sekarang? kita seperti berada di titik kematian." kata-kata yang dikeluarkan oleh salah satu orang dari kerajaan Bei terlihat begitu frustasi, menteri kerajaan mereka tangannya sudah dipotong dengan begitu kejamnya.


"Heh... heh..," hembusan nafas berulang kali di keluarkan oleh orang-orang kerajaan Bei.


"Lebih baik kita membawa Putri kembali ke kerajaan daripada kita semua mati mengenaskan di sini." penasehat kerajaan Bei terlihat begitu putus asa. dia sudah seperti orang yang kehilangan pikiran, tiba-tiba akal sehatnya tidak berfungsi sama sekali.


"Kamu benar.. kamu benar, penasehat. lebih baik kita pergi dari kerajaan ini jika tidak kita akan dibunuh. kita akan mati mengenaskan di sini." kata menteri kerajaan Bei sembari meringis menahan sakit.


"Ini semua karena salahmu dan Putri She. Kenapa kalian berdua tidak pernah bisa diberitahu, kalau seperti ini.. Apa yang akan terjadi pada kita? kita sudah berada di depan mulut serigala tidak mungkin kita bisa keluar." penasehat kerajaan Bei malah memarahi menteri kerajaannya. pria itu tidak tahu apa yang harus dia katakan lagi, dia tidak ingin mati konyol di tempat ini. dia tidak ingin kehilangan nyawa seperti orang-orang dari kerajaan Selatan.


"Kita akan memohon pengampunan kepada permaisuri, kita memohon untuk diberi kesempatan. membiarkan kita kembali ke kerajaan kita, kita akan berjanji untuk tidak pernah kembali lagi atau mengusik mereka. seketika terlintas di otak salah satu jendral kerajaan Bei. dia juga tidak ingin mati konyol di tempat para siluman itu.

__ADS_1


"Aku akan meminta pengampunan bersama tabib. semoga saja permaisuri Kerajaan Naga mau menerima permintaan maaf kita." kata penasehat kerajaan yang kemudian mengajak tabib kerajaannya untuk memohon pengampunan dan mengaku bersalah kepada permaisuri kerajaan naga. dua orang dari kerajaan Bei sudah dilukai, putri kerajaan itu terluka parah dan masih tidak sadarkan diri sedangkan menteri kerajaan itu dalam kondisi yang begitu mengenaskan karena tangannya dipotong oleh Go Bao.


"Kenapa kalian kemari?" tanya salah satu prajurit penjaga aula kerajaan naga.


"Kami ingin bertemu permaisuri dan yang mulia Kaisar." jawab penasehat kerajaan Bei.


"Untuk apa kalian menemui Yang mulia kaisar? yang mulia Kaisar tidak bisa kalian temui." jawab singkat prajurit.


"Kami mohon.. Kami mohon.. Kami ingin bertemu dengan yang mulia permaisuri. Kami ingin meminta pengampunan." jawab tabib yang kemudian berlutut. wajah yang sudah pucat tubuh yang terasa dingin dengan ketakutan yang sudah menyeruak di pikirannya.


"Untuk apa kalian mau meminta maaf dan memohon pengampunan kepada yang mulia permaisuri?" tiba-tiba Go Bao sudah berada di belakang tubuh tabib dan penasehat kerajaan Bei.


Raut wajah kedua orang kerajaan Bei itu langsung pucat pasi, dua pria itu menatap tabib kerajaan naga yang sudah memotong tangan menteri kerajaan mereka. "Ampuni kami, tabib. ampuni kami.. kami ingin meminta pengampunan kepada yang mulia permaisuri dan yang mulia Kaisar." jawab penasehat kerajaan Bei.


Terlihat senyum terukir di wajah Go Bao, pria itu menatap wajah dua orang kerajaan Bei. "Kenapa baru sekarang meminta pengampunan? kalian tidak tahu apa.. yang sudah kalian lakukan itu adalah kesalahan fatal. Lihatlah, orang-orang dari kerajaan Selatan itu seperti apa kondisi mereka? mereka adalah orang yang diberi hati oleh yang mulia Kaisar dan yang mulia permaisuri, mereka berusaha menginjak-nginjak martabat yang mulia permaisuri, alhasil 2 putri kerajaan Selatan merenggang nyawa di tangan permaisuri kami. sama seperti putri kerajaan kalian yang mencoba untuk menyingkirkan permaisuri kami, sekarang yang kalian tahu kan apa hasilnya." jawab Go Bao. siluman katak pria itu menatap 2 utusan kerajaan Bei dengan tatapan mata yang begitu tidak suka.


"Kalian berlututlah sampai pagi, aku tidak akan membiarkan kalian bertemu dengan yang mulia permaisuri." Go bao yang masih kesal dengan orang-orang dari kerajaan itu.


"Ada apa ini." Fang keluar dari aula kerajaan.


"Tidak apa-apa Fang, biarkan mereka." jawab Go bau yang kemudian mengajak Fang pergi.


"Apa yang mereka lakukan di sini?" tanya Fang.


"Kamu tidak usah mengurus mereka, mereka adalah orang-orang brengsek yang tidak seharusnya berada di kerajaan kita." jawab Go Bao.


"Tuan-tuan Kami ingin berbicara dengan yang mulia permaisuri, tolong biarkan kami bertemu dengan yang mulia permaisuri." pinta penasehat kerajaan Bei sembari terus mengusap kedua tangannya.

__ADS_1


"Kenapa kalian harus bertemu dengan yang mulia permaisuri?" dari nada bicara Fang siluman rusa itu paham betul apa yang ada di hati kedua pria itu.


"Biarkan dua pria itu masuk Fang, yang mulia permaisuri akan menemui mereka." Jin-fe yang tiba-tiba muncul.


"Dasar, ngapain sih kamu muncul di depan kami? buat apa mereka dipertemukan dengan yang mulia permaisuri." kesal Go Bao.


"Yang mulia permaisuri yang akan menjawabnya kita tidak tahu apa yang akan dikatakan oleh yang mulia." jawab Jin-fe yang kemudian memerintahkan dua prajurit penjaga aula kerajaan untuk membuka pintu itu. betapa bahagianya dua orang itu ketika mereka diizinkan untuk bertemu dengan permaisuri kerajaan itu, mereka berharap akan mendapatkan pengampunan.


Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- Crazy love


- AIR MATA DAN PEMBALASAN


- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO

__ADS_1


__ADS_2