
"Apakah kamu mau mengajak wanita itu jalan-jalan sekitar sini istriku?" tanya Kaisar naga.
"Bolehkah aku melakukannya, Yang mulia?" tanya Yura.
"Aku akan meminta Nyonya Wu untuk menjagamu." Kaisar naga kemudian memberikan kecupan di kening Yura.
selir Momo dan selir Selin yang melihat hal itu mereka mencibir keras Apa yang dilakukan oleh kaisar naga. wanita itu ini kelihatannya begitu bahagia, pasti di dalam hati dia mengejek para selir Kaisar Zen hui. karena pria itu tidak pernah bersikap seromantis ini.
"Apa selir mau berjalan-jalan, selir agung bisa pergi dengan permaisuri? aku akan di sini untuk melihat pesta." ucap selir Momo yang sudah mempunyai pikiran licik.
Selir Selin yang melihat hal itu tentu saja dia juga tidak akan mau kalah, dia harus mencari perhatian sekeras mungkin untuk bisa menjadi seseorang yang lebih berkuasa.
"Pergilah, selir agung. pasti seluruh agung ingin berbincang-bincang dengan yang mulia permaisuri. aku dan selirmumu akan ada di sini menemani yang mulia Kaisar."
"Baiklah kalau begitu, aku akan pergi bersama Yang mulia permaisuri. kalau Yang mulia Kaisar mencariku bilang saja aku sedang berjalan-jalan dengan yang mulia permaisuri." setelah mengatakan itu selir Kyuhyun dan Yura akhirnya berjalan-jalan di sekitar tempat pesta.
Para rakyat yang melihat permaisuri berjalan-jalan sekitar mereka, nampak mereka memberikan hormat kepada wanita itu.
"Bagaimana kabarmu, selir agung?" tanya Yura.
Selir Momo sedikit terdiam kemudian menghentikan langkah kakinya. "Aku minta maaf karena aku tidak bisa menolongmu, waktu itu Yang mulia melakukan kesalahan fatal. aku tidak berdaya, aku..," selir Kyuhyun tidak bisa melanjutkan perkataannya.
"Aku tahu seperti apa Yang mulia Kaisar, aku tahu seperti apa masa laluku. karena aku sudah mengingatnya, aku tidak membencimu aku benar-benar tidak membencimu."
Selir Kyuhyun tidak mampu menatap wajah Yura. "Aku tidak pantas mengatakan hal ini padamu, Yang mulia permaisuri. tapi aku benar-benar tidak bisa membuat yang mulia Kaisar tidak membencimu. aku tahu seperti apa ayahmu dahulu, karena dia berteman dengan ayahandaku. tapi aku yakin ada seseorang yang sudah mencoba mencelakaimu waktu itu."
"Heh..," Yura menghembuskan nafasnya kemudian menatap selir Kyuhyun. "Selir harus tahu, tidak semua perasaan bisa kita katakan dengan mudah. tapi mau dikatakan seperti apapun aku tahu yang mulia Kaisar begitu membenciku karena menganggap Ayahku adalah penghianat. di balik itu semua itu aku tidak pernah menginginkan perhatian sama sekali dari yang mulia Kaisar. dia mencintaiku atau tidak aku tidak peduli, tapi bagiku kau adalah temanku dari kecil. orang yang selalu melindungiku dan selalu bersamaku, aku harap kamu tidak akan berubah karena cintamu kepada yang mulia Kaisar. aku tahu kalau waktu itu kamu dan Yang mulia Kaisar membuat rencana untuk mengambil anakku jika aku sudah hamil."
Selir Kyuhyun begitu terkejut, wanita itu tersentak dengan kata-kata yang diucapkan oleh Yura. walaupun wanita itu tidak menginginkan semua rencana yang di ingin dilakukan oleh suaminya, namun selir Kyuhyun hanyalah seorang istri yang tidak akan mampu melawan suaminya.
__ADS_1
"Tak seharusnya Aku mengatakan hal ini, Yang mulia. tapi aku benar-benar meminta maaf padamu, aku benar-benar tidak bisa membuat yang mulia Kaisar tidak membencimu." dua tangan selir Kyuhyun saling meremas satu sama lain. rasa bersalah benar-benar tidak bisa dia hilangkan, Yura berusaha untuk menenangkan wanita itu.
Yura menatap selir Kyuhyun kemudian memegang tangannya. "Memang aku akan selalu membenci Yang mulia Kaisar dan selir Selin yang sudah mencelakaiku. tapi kamu harus tenang, Aku masih hidup sampai sekarang, jadi untuk hari ini aku anggap semuanya tidak pernah terjadi. aku akan selalu menganggapmu sebagai saudaraku, aku akan menganggapmu sebagai kakak yang tidak pernah aku miliki." Yura memeluk selir Kyuhyun pembicaraan dua orang itu.
Akhirnya langkah kaki selir Kyuhyun terhenti, setelah Yura meminta selir Kyuhyun untuk kembali ke pesta. Yura yakin kalau orang-orang yang ada di tempat itu akan mencari perhatian kepada suaminya terlebih lagi para wanita.
Yura Kembali ke tempat pesta bersama selir Kyuhyun, wanita itu menatap beberapa wanita dari kerajaan Byakgo ataupun kerajaan Selatan yang berusaha untuk mencari perhatian suaminya. Yura hanya tersenyum, dia tidak melakukan apapun namun dalam benak dan otaknya dia akan memberikan pelajaran yang tidak ternilai.
Selir Momo terus menatap Kaisar naga yang berbincang-bincang dengan para menteri kerajaannya. Yura melangkahkan kakinya, wanita itu berjalan mendekati Kaisar naga. "Hormat hamba, Yang mulia." ucap selir Momo.
Kaisar Naga menoleh menatap selir Momo yang sudah ada di depannya, pria itu hanya menunduk menganggukkan kepalanya kemudian mengalihkan perhatiannya kepada Fang, Yu lang serta Jin-fe.
Fang menatap selir Momo yang dari tadi menatap Kaisar naga, pria itu sedikit tersenyum. wanita ini belum tahu kalau makhluk paling mengerikan di kerajaan ini akan memberikan dia pelajaran. senyum bahagia ditunjukkan oleh Fang, karena dia yakin pasti akan ada tontonan yang menarik. salah satu putri dari kerajaan Selatan juga mendekati Kaisar naga dengan begitu centil, memalukan tidak tahu diri dan seperti wanita penghibur. wanita itu mendatangi Kaisar naga juga.
"Hormat hamba, Yang mulia." ucap salam dari putri kerajaan Selatan.
Senyum menawan ditunjukkan oleh selir Momo. "Saya hanya ingin menyapa yang mulia Kaisar naga."
"Kalau tidak ada yang ingin dibicarakan sebaiknya selir pergi, aku sedang berbincang-bincang dengan menteri-menteriku." kata-kata yang dikeluarkan oleh kaisar naga adalah kata-kata pengusiran.
Senyum licik ditunjukkan oleh saudari selir Momo tersebut. wanita itu berpura-pura terjatuh ke arah Kaisar naga.
"Aaaa..," putri dari kerajaan Selatan berpura-pura terjatuh, namun malangnya bukan ditangkap oleh kaisar naga namun wanita itu ditangkap oleh lantai yang ada di bawah. tentu saja sakit..
senyum ditunjukkan oleh Fang dan yang lain ketika wanita itu merintih kesakitan.
"Yang mulia.. Kenapa yang mulia tidak menolongku." ucap manja putri kerajaan Selatan.
"Kenapa suamiku harus menolongmu dan Kenapa pula kalian berdua mendatangi suamiku?" Yura sudah berada di belakang tubuh selir Momo.
__ADS_1
Selir Momo memutar tubuhnya menatap Yura. "Yang mulia permaisuri, tadi saya hanya ingin menyapa Yang mulia permaisuri. tapi yang mulia permaisuri tidak ada Jadi saya ingin berbincang-bincang dengan Yang mulia Kaisar." senyum licik ditunjukkan oleh selir Momo.
"Lebih baik selir Kembali ke tempat kalian." pinta Yura.
Saat para putri melakukan sesuatu yang akan membuat mereka mendapatkan hukuman yang tidak main-main. salah satu putri kerajaan Selatan yang terjatuh itu hendak meraih tangan Kaisar naga. namun pria itu langsung menarik tangannya.
"Fang, Bisakah kamu memerintahkan salah satu dayang membawa wanita ini keluar." pinta Yura dengan senyum yang begitu lebar.
Fang bergidik ngeri ketika melihat senyum yang ditunjukkan oleh permaisuri kerajaannya, senyum yang memang terlihat menawan itu mempunyai arti yang sangat menakutkan. "Baik, Yang mulia." Fang kemudian Pergi.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO
__ADS_1