
Di aula megah itu Yura menunggu dua orang kerajaan Bei, tatapan matanya menatap dua pria yang begitu ketakutan.
"Ada apa kalian kemari?" tanya Yura. permaisuri kerajaan naga menatap dua pria yang wajahnya begitu pucat dengan ketakutan yang bisa di rasakan oleh Yura.
"Am-ampun yang mulia.. ka-kami..," perkataan penasehat kerajaan Bei yang tidak di lanjutkan karena ketakutan.
"Ada apa?" tanya Yura dengan suara yang begitu tegas.
"Ampuni kami, yang mulia permaisuri. ampuni kami." kata-kata yang keluar dari mulut tabib belum tuntas juga, dua orang itu harus berhati hati saat berbicara dengan penguasa wanita kerajaan itu.
Yura berdiri wanita itu melangkahkan kakinya mendekati dua orang dari kerajaan Bei. tak ada kata yang diucapkan oleh Yura namun langkah kaki yang terdengar begitu berat itu membuat penasehat dan tabib kerajaan Bei tidak berani melihat Yura. dua pria itu hanya menundukkan kepalanya, tanpa bisa mengatakan apapun mereka masih tetap tertunduk dengan ketakutan yang begitu besar.
"Kalian berkata seolah-olah kalian adalah orang-orang hebat, kalian memandang rendah diriku dan orang-orang yang ada di kerajaanku. tidak salah kan jika aku memberi hukuman kepada orang yang sudah membuatku marah? sama seperti dua Putri dari kerajaan Selatan. Aku membunuh mereka di depan kaisar kerajaan itu, mereka kembali dengan membawa dendam Setelah itu mereka kembali ke sini untuk menyerang kerajaanku. apa yang mereka dapatkan? hanya kematian dan kebodohan yang sudah mereka lakukan, mereka tidak berpikir seperti apa kerajaan yang telah mereka Serang itu. aku hanya bisa mengatakan ini pada kalian, aku akan memberikan kalian kesempatan untuk kembali ke kerajaan kalian. kalian peringatkan Kaisar kalian untuk tidak macam-macam dengan kerajaan naga. suamiku tidak mengatakan apapun namun jika sampai Suamiku marah.. bisa Aku pastikan kalau kerajaan Bei akan rata. Tak akan ada satu keturunan kalian yang terlepas dari tangannya." ujar Yura yang kemudian meminta Fang membawa mereka keluar.
Penasehat dan tabib kerajaan langsung mendongakkan kepala mereka, dua pria itu menatap Yura, permaisuri kerajaan itu memberi mereka pengampunan. "Terima kasih yang mulia, terima kasih. hamba akan meyakinkan Kaisar kami untuk tidak melawan kerajaan naga." jawab penasehat kerajaan Bei yang terus berterima kasih. nyawa mereka sudah diampuni, tergantung mereka mau melakukan apa jika mereka memiliki niat jahat bisa dipastikan mereka akan mati mengenaskan. Putri She masih beruntung tidak dibunuh oleh Yura, tapi jika wanita itu ingin berbuat lebih jauh kemungkinan saja permaisuri kerajaan itu akan langsung menghabisi nyawa wanita yang terus mencoba menggoda suaminya.
Fang membawa orang-orang dari kerajaan Bei, peringatan yang diberikan oleh Yura adalah peringatan yang tidak main-main. jika mereka masih tetap bersiku untuk melawan Kerajaan Naga maka mereka harus mendapatkan hukuman yang sangat besar.
kabar yang begitu membahagiakan itu membuat orang-orang kerajaan Bei yang ada di Kerajaan Naga mereka bersorak gembira, permaisuri kerajaan itu masih memberikan mereka kesempatan untuk hidup. tanpa menunggu waktu lagi mereka bergegas untuk kembali ke kerajaan, barang-barang yang mereka bawa dipersiapkan bahkan beberapa orang dari kerajaan Bei sengaja meninggalkan barang-barang mereka karena mereka sangat ketakutan. lebih baik kehilangan barang daripada kehilangan nyawa. barang-barang yang berserakan di istana tamu kerajaan naga membuat beberapa pelayan nampak marah.
__ADS_1
Akhirnya utusan kerajaan Bei beserta putri kerajaan itu pergi dari Kerajaan Naga. Putri Yang terluka parah di bawah dan diobati oleh tabib kerajaannya. Go Bao tidak mau mengobati wanita yang sudah berusaha mengganggu permaisuri kerajaannya. Yura mengantar kepergian orang-orang kerajaan Bei wanita itu tersenyum begitu hangat.
"Terima kasih yang mulia permaisuri. Terima kasih karena yang mulia permaisuri mengizinkan kami kembali ke kerajaan kami." penasehat kerajaan Bei membungkukkan tubuhnya sebagai tanda hormat dan terima kasih kepada wanita itu. dia sangat bersyukur karena permaisuri Kerajaan Naga masih memberinya hidup, dengan sangat terburu-buru mereka berpamitan kepada Yura dan anggota kerajaan.
Akhirnya.. Pergilah rombongan kerajaan Bei dari kerajaan naga. Go Bao dan Fang melihat mereka pergi dengan ketakutan yang sangat luar biasa. Siapa suruh Mereka mencoba untuk mengganggu siapapun yang ada di kerajaan naga, jika mereka berani menyerang kerajaan Naga berarti mereka benar-benar ingin mati. cibir orang-orang dari kerajaan naga. Untung saja permaisuri kerajaan itu masih memberi mereka kesempatan hidup dia membiarkan orang-orang yang mempunyai niat jahat itu kembali ke kerajaan mereka, namun jika mereka berani melakukan sesuatu yang salah, kemungkinan besar mereka akan mati mengenaskan atau mungkin mereka akan mati tanpa bisa memejamkan matanya.
Setelah kejadian itu Kaisar naga lebih fokus dengan hukuman yang akan dia berikan kepada orang-orang dari kerajaan Selatan. Kaisar naga datang ke penjara tanpa batas tempat Kaisar Shi-tan dan prajuritnya di penjara.
"Kenapa kau kemari?" tanya Kaisar Shi-tan. pria itu begitu terkejut bahkan dia sangat kebingungan, dia masih belum mendapatkan kabar apapun dari luar kerajaan naga, yang ada di pikiran Kaisar Shi-tan saat ini adalah bagaimana dengan putranya.
"Aku beritahu padamu, Kaisar Shi-tan. putramu yang bernama pangeran Won hyuk itu sudah mengangkat dirinya menjadi penggantimu, pria itu sudah menobatkan dirinya sebagai kaisar baru setelah kabar mengenai dirimu dan prajuritmu ditangkap." Kaisar naga memberikan sebuah informasi yang tidak akan pernah diketahui oleh kaisar
Pangeran Won hyuk adalah putra dari Kaisar Shi-tan bersama dengan salah satu selir yang tidak pernah diakui. bisa dikatakan pangeran Won hyuk adalah pangeran yang tidak diakui sama sekali oleh sang Kaisar Shi-tan. namun setelah peperangan itu putra mahkota dan pangeran pertama sudah mati karena saling memperebutkan kekuasaan. yang tertinggal adalah pangeran Won hyuk.
"Tidak mungkin dia bisa naik tahta karena aku belum mati." jawab Kaisar Shi-tan.
"Kenapa harus menunggu dirimu mati dahulu, Kaisar. aku sudah mengutus orang kepercayaanku ke kerajaanmu, aku sudah mengatakan kepada mereka kalau kau tidak akan bisa keluar dari kerajaanku, jika mereka tidak menurut dan tunduk kepada kerajaan naga maka kerajaan itu akan segera aku binasakan. berkat kecerdikan dari pangeran yang tidak kau akui itu aku memberikan dia bantuan. sekarang pria itu sudah naik tahta menggantikanmu sebagai pemimpin kerajaan Selatan. sekarang Kau bukanlah Kaisar kerajaan itu. walaupun kau hidup dan bisa kembali ke kerajaanmu kau tidak akan pernah menjadi Kaisar di sana, seumur hidup kau akan membusuk di sini dengan hati gelapmu itu." setelah mengatakan itu Kaisar naga meninggalkan Kaisar Shi-tan dengan amarah yang begitu luar biasa. kabar yang diberikan oleh kaisar naga seperti racun yang langsung membunuhnya.
"Aaaa!! dasar brengsek!!" suara teriakan yang terdengar begitu keras keluar dari mulut Kaisar Shi-tan. dia tidak pernah mengharapkan anak yang tidak diakui itu menjadi Kaisar kerajaannya. Namun karena bantuan dari Kaisar naga akhirnya Putra tidak diakui itu sekarang menyandang sebagai kaisar kerajaan Selatan.
__ADS_1
Kaisar Won hyuk menyatakan tunduk kepada kerajaan naga, dia tidak akan pernah berusaha untuk melawan. pengakuan itu membuat Kaisar naga menyetujui pengangkatan dan akan membantu kaisar baru kerajaan Selatan itu.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
__ADS_1
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO