
Kaisar naga dan Yura sedang berbincang-bincang dan membicarakan mengenai masalah klan kegelapan yang sudah muncul. ketika mereka sedang berbicara bahkan bermesraan.. tiba-tiba saja Putri She dengan sangat tidak tahu malunya dia merusak semua aktivitas yang akan dilakukan oleh kaisar naga. Wanita itu benar-benar sangat lancang, dia bersikap seolah Dia adalah wanita yang begitu spesial. wanita yang begitu dipuja oleh kaisar naga.
"Yang mulia." Putri She langsung nyelonong memasuki tempat di mana Yura dan suaminya sedang bercumbu mesra.
Tatapan mata Yura menatap seseorang yang tiba di tempat itu, senyum yang begitu mereka itu seketika hilang tak berbekas saat dia melihat wajah Putri She sudah ada di depan matanya.
"Siapa yang membiarkanmu memasuki tempat ini?" tanya Kaisar naga yang langsung menunjukkan sikap yang tidak suka terhadap wanita muda itu.
"Maafkan hamba, yang mulia. hamba hanya ingin bertemu dengan yang mulia, hamba ingin berbicara dengan yang mulia Kaisar." Jawab Putri She dengan kata-kata yang begitu merayu. Dia berbicara dengan gemulai di depan Yura.
"Tempat ini adalah tempatku dan permaisuriku, Lalu kenapa kau tiba-tiba masuk? Apakah kamu lahir dengan tidak membawa tata krama sama sekali?" tanya sang Kaisar dengan tatapan mata yang begitu tidak suka. pria itu menatap wanita yang memiliki niat jahat kepada istrinya.
"Maafkan hamba yang mulia, hamba hanya ingin berbicara dengan yang mulia Kaisar. Maafkan hamba jika hamba tiba-tiba ke sini, hamba..," perkataan Putri She langsung terhenti.
"Aku tidak ingin mendengar perkataan apapun darimu, lebih baik kamu pergi dari sini karena aku tidak suka ada seseorang yang langsung masuk ke tempat pribadi Kami." Kaisar naga menunjukkan kemarahannya. dia menatap wanita muda yang selalu bersikap seperti wanita murahan itu, wanita itu selalu bersikap ingin menggodanya.
"Maafkan aku, yang mulia. Maafkan aku, Aku hanya ingin berbicara dengan yang mulia Kaisar. biarkan hamba di sini bersama yang mulia Kaisar." Putri She terus berusaha mengganggu sang Kaisar.
Yura yang melihat hal itu dia hanya terdiam kepalanya, benar-benar sangat pusing ketika melihat wanita dari kerajaan Bei itu terus menerus mengganggu suaminya. "Maaf, sayang. maaf jika aku harus melakukan ini." Yura tiba-tiba tersenyum sesaat kemudian wanita itu menatap Putri She yang sudah terlewat batas. salah satu tangan Yura langsung terangkat kemudian menunjuk ke wajah putri She. "Aku sudah bersabar dari tadi dengan semua sifatmu, aku sudah bersabar semenjak kamu datang kemari. aku tidak akan bersabar lagi..," ucap Yura yang kemudian melambaikan tangannya.
Wuss..
seketika tubuh Putri She terhempas begitu jauh. tubuh wanita muda itu membentur salah satu tiang bangunan yang ada di tempat itu.
__ADS_1
"Aaa!!" suara teriakan langsung terdengar dari mulut putri She ketika tubuhnya sudah membentur tiang yang ada di tempat itu. rasa sakit itu benar-benar begitu luar biasa, dia merintih kesakitan tubuhnya terasa remuk bagaikan dihantam oleh ribuan bebatuan.
"Bawa wanita ini pergi dari sini sebelum aku membunuhnya di tempat ini! katakan pada orang-orang dari kerajaan Bei untuk pergi dari tempat ini sekarang juga! jika tidak mereka akan berakhir seperti para penghuni kerajaan Selatan!" perintah Yura. wanita itu akhirnya tidak dapat menahan amarahnya.
"Benar kan apa yang kau katakan, akhirnya yang mulia permaisuri kehilangan kesabarannya juga. aku senang melihat wanita itu dihempaskan dengan sangat keras." salah satu pelayan mencibir Putri She. dua pelayan itu melihat putri dari kerajaan Bei itu terluka lumayan parah. apalagi punggungnya membentur tiang bangunan yang cukup besar itu.
"Yang mulia, wanita ini sudah tidak sadar." kata salah satu pelayan.
"Buang tubuhnya ke tempat para utusan kerajaan Bei. katakan pada mereka untuk membawa wanita ini pergi dari sini. jika tidak aku akan membunuh mereka sama seperti aku membunuh orang-orang dari kerajaan Selatan.
Seketika beberapa pelayan dan prajurit membawa tubuh Putri yang sudah tidak sadar itu, entah apa yang dirasakan oleh wanita itu.. mungkin dalam mimpinya dia dibanting, di remukkan diinjak trotoar atau dilindas oleh mobil yang sangat besar. ketika berada di depan bangunan tamu tempat para utusan kerajaan Bei.. orang-orang yang ada di tempat itu mereka sangat terkejut ketika melihat putri dari kerajaan mereka sudah tidak sadarkan diri dengan mulut yang mengeluarkan darah.
"Apa yang terjadi dengan Putri She?" tanya salah satu menteri.
Mendengar suara teriakan itu salah satu prajurit itu langsung menoleh, dia menatap salah satu menteri yang sudah berseru dengan begitu keras. "Salah kan sendiri pada putri kerajaan kalian karena dia sudah berani mengganggu permaisuri kerajaan kami." jawab Salah satu prajurit yang kemudian pergi bersama dua pelayan.
Setelah mengatakan itu mereka sudah pergi, Sedangkan para utusan kerajaan Bei mereka sangat terkejut melihat putri dari kerajaan mereka terluka begitu parah. Gadis itu nampak terbatuk dan terus mengeluarkan darah. "Apa yang harus kita lakukan? apa yang terjadi dengan Putri? kenapa sampai seperti ini," raut wajah kebingungan terlihat di wajah menteri kerajaan Bei. pria tua itu Melihat putri kerajaannya terluka parah dan tidak sadarkan diri.
"Hamba akan memeriksa Putri, menteri." ucap salah satu tabib dari kerajaan Bei yang ikut dengan rombongan utusan kerajaan Bei.
putri She terbatuk dan mengeluarkan darah, salah satu utusan kerajaan tentu saja langsung mencari keberadaan Kaisar dan permaisuri kerajaan naga, pria itu ingin mengetahui apa yang terjadi dengan Putri kerajaannya. Kenapa wanita itu kembali dengan luka yang sangat parah. "Aku ingin bertemu dengan yang mulia Kaisar." di depan aula kerajaan salah satu utusan kerajaan Bei ingin bertemu dengan Kaisar naga.
"Yang mulia kasar tidak ingin bertemu denganmu dan rombongan kalian, Yang melihat Kaisar meminta Kalian pergi dari sini sekarang juga." Fang tiba-tiba muncul di belakang tubuh utusan kerajaan Bei.
__ADS_1
"Kenapa seperti itu? kenapa kami tiba-tiba diusir? putri kerajaan kami terluka karena sesuatu, Kami ingin meminta pertanggungjawaban dari Kaisar naga." jawab utusan kerajaan Bei. dengan begitu percaya diri pria itu berbicara dengan orang yang Salah.
Walaupun Fang adalah orang sosok siluman yang terlihat begitu santai namun jika ada sesuatu yang menyentil hatinya maka dia akan menjadi sangat menakutkan. tiba-tiba saja salah satu tangan Fang langsung terulur dan mencengkram leher utusan kerajaan Selatan. "Kalian ke sini dengan tidak tahu malunya sekarang kamu mengatakan hal itu seperti kamu ingin memerintah kerajaan kam." ucap Fang yang kemudian menunjukkan taringnya. siluman rusa itu mulai menunjukkan wujudnya, hai itu membuat utusan kerajaan Bei langsung terkejut juga sangat ketakutan melihat sosok yang ada di depannya.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO
__ADS_1