
Hari ini Sidang Istana begitu heboh di sebabkan kebakaran kediaman ku. Tapi kelihatan Yang Mulia Kaisar hari ini sangat marah, aku harus meredam amarahnya terlebih dahulu mencegah kobaran api jauh lebih lebih besar dari kebakaran semalam.
Yang Mulia Kaisar
Tenanglah terlebih dahulu, jaga kondisi tubuh mu. Amarah tidak menyelesaikan semuanya, lebih baik kita menyerahkan semua pada pihak penyidik.
Tapi bagaimana ini bisa terjadi tanpa ada yang memberitahuku. Aku begitu bodoh hingga hal ini begitu membuat mu menderita. Aku tegaskan kepada kalian, segera cari tahu penyebab kebakaran Istana Phoenix dan bangun segera dan juga siapapun dalangnya aku tidak akan segan-segan menghukumnya.
Sudahlah Yang Mulia, sidang hari ini kita akhiri dulu.
Baiklah, Permaisuri pasti kelelahan. Mulai hari ini Yang Mulia Permaisuri tinggal bersama ku di Kediaman Yangxin.
(Kaisar berjalan keluar sambil memegangi tangan Permaisuri).
..
Apa ini? Apa Yang Mulia menyukai ku? Haruskah aku mengikuti kata hati ku untuk menyukainya? Tapi diam-diam dia mengambil hati ku. Aku memang suka pria yang diam-diam tapi dengan bawaan yang cool seperti ini. Mungkinkah Kaisar ini sedikit bodoh? Biar ku ajarkan dia bagaimana wanita modern mengambil hati pria cool dengan lembut,hehheheh...
^^^...^^^
mmmh...mmhh...
Apakah kau sudah cukup tersenyumnya? Kau sampai tidak sadar jika kita sudah sampai,apa perlu aku mencium mu lagi?
Yang Mulia, kau begitu agresif sekali hari ini. Aku hanya memikirkan yang lain saja.
__ADS_1
Apa yang kau pikirkan? Rasanya aku ingin segera memakan mu!
Apa Yang Mulia Kaisar katakan, bukankah semalam Yang Mulia bersama Selir Ruan. Jaga kondisi Yang Mulia atau nanti pinggang mu patah dan tulang punggung mu remuk..
Hahahahah...
Permaisuri ku, aku ini tidak berbuat apa-apa disana. Aku hanya tertidur saat disana dan tidak melakukan apapun.
Haruskah Yang Mulia menjelaskan semuanya?
Sudahlah, jangan cemburu. Hari ini kau akan banyak menghabiskan waktu dengan ku!
Yang Mulia Kaisar,
Baiklah, Permaisuri ku. Kau sangat perhatian pada menteri tapi tidak padaku dan juga aku ingin memberitahu mu mengenai sesuatu hal nanti.
Baiklah, aku akan menunggu Yang Mulia.
.........
Xiao He, carilah penyebab kebakaran Istana Phoenix dan Juga aku bagaimana dengan bagaimana hal yang aku suruhkan apa ada hal penting? Beritahu aku nanti!
Baik Yang Mulia Kaisar, hamba akan mencari tahu dengan segera. Saya pamit undur diri.
.........
__ADS_1
Huh, Yang Mulia Kaisar itu membuat hati ku bergetar hebat. Hampir saja jantung ku copot, aku mulai menyukainya bagimana ini??? Kalau begitu sebagai tanda terima kasih ku,aku akan membuatkannya makanan yang enak. Yang ku tahu Yang Mulia Kaisar sangat menyukai makanan,baiklah kalau begitu aku akan ke dapur Istana membuatnya.
Megu, mari kita ke dapur Istana terlebih dahulu. Aku ingin menyiapkan hidangan untuk Yang Mulia hari ini, dan juga bantulah aku mendapatkan barang-barang tersebut di dapur.
Baik Yang Mulia...
......sesaat menuju dapur istana......
Yang Mulia Permaisuri...
Hamba dari kediaman Ibu Suri ingin menyampaikan pesan jika hari ini apakah Yang Mulia Permaisuri bisa mengunjungi Ibu Suri?
Benarkah? Ibu Suri memintaku datang ke kediamannya?
Benar Yang Mulia, mari saya antarkan ke kediaman Ibu suri. Beliau sudah menunggu..
Baiklah, mari kita pergi.
Apa yang beliau inginkan dari ku, dia menyiapkan semuanya pasti sebelum meminta ku datang. Sebab dia bertanya apakah aku akan datang tapi sepertinya dia tahu aku tidak akan menolaknya.
Drama apalagi yang muncul? sosoknya Ibu Suri saat ini masih abu-abu. Tidak tahu apakah dia berada di pihak lawan atau tidak, dulu dia mengatakan mengandalkan ku tapi setiap ada masalah di selalu merundung ku dengan tangan dan kaki milik orang lain.
Baiklah, mari kita lihat. Nenek tua ini sudah harus pensiun dari kegiatan aktingnya di panggung sandiwara Istana ini, bagaimanapun Jendral Besar adalah anak kandungnya dan Kaisar adalah anak asuhnya. Lebih baik aku benar-benar memutuskan tali sebelum dia menyambungkannya kembali dan Kaisar adalah milik ku siapapun yang akan menyakitinya berarti dia harus berani menghadapi ku. Sejak dulu aku tidak pernah seegois ini, tapi bukan aku yang melakukannya tetap aku yang membayarnya dan kehilangan segalanya,sekarang aku ingin egois sedikit tidak apa-apakan..
Meskipun ini hanya Ilusi, aku ingin bahagiađź’•
__ADS_1