Time Travel Sang Novelis

Time Travel Sang Novelis
eps. 9


__ADS_3

Saat ini Megu tidak sadarkan diri akibat obat bius itu... Kemungkinan besok Megu akan bangun, dan juga besok merupakan hari dimana aku ingin mengetahui penyebab kebakaran dari kediaman ku.


Kasim Song, bagaimana hasil penyelidikan mu?


Yang Mulia, saya menemukan kejanggalan pada hasil penyelidikan kebakaran Istana Phoenix yang di tutupi oleh penyidik.


Apa itu Kasim Song?


Hamba menemukan lilin yang masih utuh di luar bangunan. Tapi para penyidik mengatakan dan menuliskan kejadian bahwa Pelita atau lilin terjatuh menyebabkan kebakaran. Serta saya mencium bau sebuah minyak yang merupakan pemicu terjadinya kebakaran tetapi itu di lapisi oleh air wawangian supaya menutupi bau minyak saya sudah memiliki buktinya...


(sambil di menunjukkan barang).


Baiklah, aku menyukai jawaban mu. Tapi mengapa Jendral bisa tepat ada di sana? Apakah dia tidak memiliki hal lain di lakukan?


Maaf ,saya kurang tahu akan hal itu Yang


Mulia Permaisuri


Baik pergilah terlebuh dahulu.

__ADS_1


.........


Aku merasa ada yang lebih rumit di dalamnya. Mengapa bisa lilin di temukan di luar bangunan dan juga bau minyak ini adalah pemicu kebakaran. Hal yang mengganggu pikiran ku adalah mengapa Jendral ada di sana tetap waktu.


Xiao He, Jendral Besar yang tidak lain merupakan kakak dari Yang Mulia Kaisar. Banyak pertumpahan darah terjadi untuk memenangkan gelar tersebut,akan tetapi pangeran kedua yang merupakan orang besar dalam militer tidak menginginkan posisi menjadi Kaisar,begitu juga Yang Mulia Kaisar. Akan tetapi Ibu Suri tetaplah Ibu dari Pangeran Kedua lalu mengapa dia menaikkan posisi pangeran ke tujuh dan mendorongnya hingga menjadi Kaisar bukan pangeran kedua yang merupakan anak kandungnya.


Sebaiknya aku harus menunggu esok pagi saja, sebab hari ini aku sangat lelah. Tidak ada kemungkinan lain, saat ini Jendral merupakan tangan kanan dari Yang Mulia Kaisar tidak boleh menyinggungnya terlebih dahulu sebelum aku mengetahui yang sebenarnya.


.........


Yang Mulia Permaisuri...


Megu, apakah kamu sudah merasa lebih baik? Bagaimana bisa kau berada di sana malam hari seperti itu dengan kondisi yang sangat memprihatikan?


Maafkan hamba Yang Mulia, hamba ingin mengambil sesuatu.Tapi tiba-tiba hamba mendengar sesuatu, hamba melihat Selir Kehormatan bersama seorang pria Yang Mulia.


Benarkah? Apa yang kau lihat dan kau dengar dapat di percaya? Bagaimana jika itu bukan mereka yang kau sebutkan melainkan orang lain? Apakah kau bersedia mempertanggung jawabkan semuanya?..


Hamba bersedia Yang Mulia, jika tidak percaya buktinya hamba di bius karena mengetahui keberadaan mereka dan mendengar sebagian rencana mereka. Jika Yang Mulia masih tidak mempercayai hamba, hamba bisa memberitahukan bahwa di bawah tangga tempat ku jatuh, terdapat tusuk konde milik Selir Kehormatan.

__ADS_1


Baiklah, mari kita lihat apakah yang kau katakan benar. Tapi kalau kau salah bersiaplah .


Sambil berjalan keluar mengapa hati merasa tidak nyaman. Seperti ada yang memperhatikan ku, tapi aku harus membuktikannya.


Yang Mulia, ini tusuk kondenya...


(sambil memperlihatkan benda tersebut ).


Benar, tusuk konde ini pernah di pakai olehnya saat di berikan gelar kehormatan dari Yang Mulia Kaisar. Megu, simpan barang tersebut dengan kain dan tinggalkan di tempat biasa aku menyimpan sesuatu. Dan terima kasih sudah membantuku.


Baik,Yang Mulia tapi hamba membantu apa?


(Megu kebingungan)


........


Apakah mungkin? Padahal jarak kediaman Selir Ruan dengan Istana Phoenix ku cukup jauh. Megu tidak mungkin berbohong dengan sifatnya yang masih lugu dan seperti anak-anak dia ketahuan dengan mudah jika berbohong.


Pertanyaannya siapa pria yang dia temui itu?

__ADS_1


Jika seperti ini, sudah kelihatan kalau Sidang Istana hari ini cukup panjang. Aku berharap Yang Mulia Kaisar melakukan sesuatu untuk ku. Meskipun itu cukup mengejutkan berbagai pihak aku harus tetap tenang.


__ADS_2