Time Travel Sang Novelis

Time Travel Sang Novelis
eps. 24


__ADS_3

Yang Mulia, hamba tahu jika hamba hanya seorang selir tapi bukan berarti menerima berbagai penghinaan seperti ini. Tipuan apa yang di rencanakan hingga membuat Yang Mulia Kaisar yakin bahwa hamba yang melakukan semua itu, hamba menolak pernyataan tersebut.


Jangan berlutut sambil menundukkan kepala mu. Kau bukan hanya Selir, kau adalah Selir Kehormatan dan siapakah yang berani menghina mu? Megu, melihat dengan jelas siapa wanita yang berada malam itu dan tidak lain adalah dirimu. Entah apa yang membuat mu yakin, tapi mungkin Jendral Besar Chong bisa menjelaskan semuanya!


Yang Mulia Permaisuri, hamba tidak mengerti semuanya. Apa yang di maksud oleh Permaisuri?


Jangan pura-pura tidak tahu,sekarang Kasim Song.. Ku perintahkan kalian membawa panjang hitam dan bentangkan lalu buatlah jadi pembatas untuk membagi ruangan ini menjadi dua. Dan juga mohon untuk para menteri merapat ke bagian sisi ruangan Istana,serta bawakan alat tulis untuk 2 orang. Lakukan dengan cepat, ini perintah!!!


......Beberapa saat kemudian.....


Sekarang, Yang Mulia Kaisar bukan diam akan tetapi dia menghargai siapa pembicara saat ini jadi aku harap para menteri untuk menutup mulut sebelum aku memerintahkan pengawal menebas leher kalian satu persatu.


Kalian berdua jawablah pertanyaan ku di lembaran tersebut dengan benar. Aku memulainya:


Pertama, ada dimanakah kalian sebelum dan sesudah kejadian kebakaran itu?


Kedua, beberapa tempo hari yang lalu kalian berada dimana?


Itu saja, harap para menteri jadi saksi sekalian dan yang mengawasi adalah para penyidik dari kerajaan dan Ming Zhu.


Yang Mulia Permaisuri, hamba telah menyelesaikannya. Harap jawaban hamba memuaskan.


Para Penyidik bagaimana hasilnya?


Yang Mulia Kaisar dan Permaisuri, jawaban mereka tidak ada yang sama. Apa yang di harapkan dengan itu?

__ADS_1


Prok..prokk..prok...


Impressive ... Seperti yang ku duga tapi kalian tidak mengerti. Penyidik berikan kepada Ming Zhu untuk membacakan perbandingan jawaban mereka..


Baik Yang Mulia Permaisuri...


Ming Zhu, apa jawaban mereka?


"Yang Mulia Permaisuri, jawaban dari Jendral Chong tertulis di sini bahwa sebelum kejadian Jendral Chong baru saja pulang dan mencari Yang Mulia Kaisar tapi pada saat itu Yang Mulia Kaisar sendiri sedang berada di kediaman Selir Kehormatan Ruan. Dan untuk jawaban soal kedua tertulis bahwa berdasarkan tempo hari yang di sebutkan Yang Mulia permaisuri Jendral Chong sedang berada di luar kediamannya dan pergi ke pasar dan menikmati suasana bersama rekannya di Paviliun Canglang."


Wow, jawaban Jendral Chong bisa di jadikan karangan indah seperti sebuah sastra saja. Bagaimana jawaban dari Selir Kehormatan Ruan?


" Yang Mulia Permaisuri, dari jawaban Selir Kehormatan Ruan tertulis di sini menjelaskan bahwa saat itu ia menegaskan bahwa Selir Kehormatan Ruan menghabiskan malam bersama raja jadi hendaknya ia tak menuliskan lebih rinci serta untuk jawaban soal tempo hari, Selir Ruan hanya di ruangannya seharian bersama menghabiskan waktu menikmati pemandangan bunga."


Yang Mulia Permaisuri, hamba adalah seorang Jendral bersedia menerima apapun jika terbukti bersalah!


Dan bagaimana dengan Selir Kehormatan Ruan?


Hamba hanya menerima seluruh hukuman apapun itu jika benar bersalah!


Yang Mulia Kaisar, dan para menteri sekalian menjadi saksi atas apa yang mereka dapatkan hari ini. Di mulai dari hari sebelum kejadian Jendral Chong secara tidak langsung ikut terlibat dalam masalah harem, dimana saat ketika tak ada Yang Mulia Kaisar secara tidak langsung memasuki area yang harusnya di khususkan untuk beberapa orang saja dan jika memang itu penting maka menunggulah dan juga hari itu kau mengetahui Kaisar sendiri berada di kediaman Selir Ruan, mengapa ada di sekitar kediaman Phoenix ku?


Dan juga untuk Selir Ruan, jika memang kau melayani Yang Mulia Kaisar mengapa tak menuliskan secara rinci bahwa "Aku menunggu mempersiapkan untuk malam dengan Yang Mulia?" Dan juga, jauh sekali kediaman para Selir dari kediaman ku terlebih lagi jarak antara kediaman mu dan kediaman milik ku! Adakah sanggahan dari pernyataan ku?


Yang Mulia, hamba tidak mengira jika akan melakukan itu padamu Yang Mulia Permaisuri bahwa saat itu aku harus menolong mu dari kebakaran serta mengapa hamba dan Selir Ruan saja di mintai keterangan dari kami berdua?

__ADS_1


Benar Yang Mulia Permaisuri, mengapa kami berdua padahal hamba tidak tahu menahu.


*Kalian berdua telah berbohong sangat banyak bukti yang menunjukkan bahwa siapakah pelaku sebenarnya. Megu melihat percakapan antara yang kalian lakukan di halaman belakang. Dan hal yang paling penting adalah ketika Jendral Chong berjalan santai di paviliun Cang*lang adalah sebuah kebohongan. Di sini adalah pembukuan penerima tamu di tempo hari yang aku sempat memintai salinannya bahwa Seorang Jendral Besar bermain di rumah Bordil bersama wanita.


Yang Mulia Permaisuri, apakah salah jika hamba bermain dengan wanita di rumah bordil hamba juga seorang pria yang normal dan juga pria lajang.


Tidak ada yang salah, yang salah adalah Jendral bermain api dengan wanita yang salah yang tidak lain adalah Selir Kehormatan Ruan!


Hah.....????


Mengapa kalian terkejut, bukankah tadi ku minta untuk jujur sejujurnya! Tapi tetap berbohong padaku!


Yang Mulia Kaisar, hamba adalah salah seorang perdana menteri dari dinasti sebelumnya. Hal berupa ini adalah siasat saja. Aku menyerahkan putri ku karena tahu dengan wataknya yang anggun dan penyabar,mana mungkin dia berani bermain serong.


Perdana Menteri, sebenarnya aku sudah mengetahui bahwa anak mu dan Jendral Chong yang merencanakan semua hal ini tapi aku diam menunggu waktu yang tepat karena kekuasaan mu. Tapi tidak lagi, aku sangat mempercayai Istri ku sudah jelas dengan bukti yang ada di depan mata haruskah aku menutup mata lebih lama lagi?


Yang Mulia, ini tidak benar.. Yang Mulia Permaisuri,Kaisar pasti mendengar mu tolong perjelas bahwa aku tidak bertemu dengan Jendral Chong aku tidak berbohong,justru aku membuat sulaman hari itu aku akan menyuruh pelayan ku membawanya sebagai bukti.


*Terimalah nasib mu Selir Kehormatan Ruan, kau mungkin lupa tapi aku sangat ingat bahwa kau tidak suka dengan bunga karena alergi dengan serbuk bunga,mungkin dengan teh baru bisa menyembuhkannya bukan dengan sulaman!


...


Tamatlah riwayat mu wanita busuk, begitu banyak orang yang kau sakiti dan khianati demi dia yang tidak mencintai mu. Aku tidak akan kasihan mengingat perlakuan mu pada tubuh ini baik pada pemilik sebelumnya maupun aku yang menjadi pemiliknya*.


^^^...^^^

__ADS_1


__ADS_2