
Bagaikan bunga di musim semi, hati ku juga seperti itu. Berbunga,bermekaran dan saling menikmati keindahan akan tetapi tetap jatuh dan terinjak juga. Kekerasan hati ini juga dapat melebur dengan hanya ucapan dan perlakuan lembut seperti itu.
Kalau di pikirkan, menjadi Permaisuri juga tidaklah mudah.Hanya ingin bersama orang yang kau cintai harus tahu batasan,karena Kaisar bukan milik seorang tapi siapa yang kuat dan memiliki pesona besar itulah yang dapat. Apakah aku mampu menarik perhatian Kaisar? Apakah aku mampu menyelesaikan misi dengan kebimbangan hati?Apa yang aku mampu menjadi permaisuri yang baik setelah aku melihat Pangeran kecil itu?
.........
Yang Mulia Permaisuri...
Pangeran De sudah tiba di taman Istana..
(ucap megu)
Suruh dia cepat kemari,aku sudah rindu padanya!
Yang Mulia Permaisuri
Pengeran De datang mengucapkan salam
( sambil menunduk).
Tidak usah anak manis, aku sudah lama ingin menemui mu. Bibi juga membawa hidangan kecil untuk mu.
Yang Mulia Permaisuri sudah baikan, aku bisa memanggil mu bibi lagi???(ucap Pangeran De senang).
Tentu saja, Pengeran De sangat manis. Maafkan Bibi karena memarahi mu sebelumnya. Itu karena Bibi sedang banyak pikiran sampai akhirnya jatuh sakit,lalu saat sakit Bibi begitu merindukan mu..
Maaf Bibi Permaisuri. Sebenarnya aku sangat ingin menemui Bibi, tapi takut Ibu melarang karena saat itu Bibi sedang di hukum.. Tapi Bibi, aku rindu pada Bibi karena hanya Bibi yang selalu memperhatikan ku. Aku ingin memeluk Bibi, aku tidak ingin Bibi bertambah tua karena pikiran.
Tentu saja, hanya Bibi Permaisuri yang sangat menyayangi Pangeran De.
Mari Bibi memeluk mu.
__ADS_1
Dasar penggoda kecil Bibi...
.........
Berselang beberapa waktu, aku berbicara dengan Pangeran De. Anak kecil ini sudah menjelaskan di balik gerak-gerik,tingkah lakunya. Itu jelas mengatakan anak ini sangat polos sekali..
Jelas dia sangat membutuhkan kasih sayang. Tapi mengapa bisa anak sekecil ini lebih menyukai saingan cinta Ibunya di bandingkan Ibunya sendiri?
Eh? Bukannya itu Kaisar?
Mengapa ke taman ini juga. Ingin ku panggil tapi takut menolak ku, huh ku biarkan saja kalau benar dia ingin,dia akan datang sendiri. Anak ini lebih menyenangkan...
.........
Hmmm...
Kau terlihat sangat senang sekali Permaisuri apa yang sedang kalian bicarakan?
Yang Mulia juga berada di sini. Apakah Yang Mulia ingin bergabung dengan ku dan Pangeran De? Ada hidangan kecil dan teh di sini. Yang Mulia bisa bersantai sejenak.
Baiklah, jika Yang Mulia Permaisuri mengajak aku akan tinggal sebentar.
Yang Mulia,
Aku ingin kembali ke kediaman ku, Bersantailah dengan Bibi permaisuri terlebih dahulu.
(Turun dari kursi sambil memberi hormat).
Dimana sopan santun mu Pangeran De,
Yang Mulia Permaisuri juga Ibu mu. Panggil dia dengan sebutan Ibu Permaisuri.
Tapi Yang Mulia, Bibi bukan orang yang melahirkan ku. Itu tertulis di Buku...
__ADS_1
.........
Suasana apa ini?
Apakah Yang Mulia memarahi anak kecil ini? Dia hanya meniru yang di buku. Siapa suruh anak sekecil ini di biarkan membaca buku yang aneh oleh Ibunya..
...
Sudahlah,Yang Mulia.
Pangeran De hanya anak kecil. Tidak usah memaksanya, harusnya Yang Mulia bangga kepadanya anak umur 6 tahun gemar membaca buku. Anak yang lain belum tentu
bisa membaca buku seperti Pangeran De!
Tapi, bukankah itu menyakitkan untuk mu Permaisuri ku?
Tidak apa-apa Yang Mulia,
Yang Mulia juga bersalah. Kita tidak berada di sidang istana,mana bisa memanggil mu "Yang Mulia".Mulai sekarang Pangeran De memanggil Yang Mulia Kaisar dengan sebutan "Ayahanda" saat tidak berada di Istana atau acara resmi!
(sambil tertawa kecil).
Maafkan Ayah nak,
Sudah berbicara seperti. Kau hebat!!
Bacalah buku yang banyak dan belajarlah lebih giat agar bisa menjadi orang berguna bagi negara ini.
(mengangkat Pangeran De ke pangkuannya).
Pangeran De, merasa senang karena belum pernah merasakan kesenangan seperti itu.
Suasana ini begitu indah dimana aku seperti memiliki keluarga kecil yang begitu harmonis. Akan tetapi entah sampai berapa lama semua ini akan berlangsung. Drama masih berlanjut, pertarungan akan sengit, sebaiknya aku tetap tinggal disini dulu untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik. Agar saat aku kembali dari mimpi ku ini bukan hanya aku yang mendapatkan keuntungan tapi dari segala pihak juga merasakannya. Anggap saja ini sebagai tindakan amal baik.
__ADS_1