Time Travel Sang Novelis

Time Travel Sang Novelis
eps. 14


__ADS_3

Tut..tut..tut...aiyaya...tut...


"Halo, dengan Lucas Ji. Ada yang bisa saya bantu?"


"Halo, saya dengan Bebek Xiao. Apakah paman Ji ada?"


"Enak saja memanggil ku paman. Aku ini kakak! K-a-k-a-k.. Ada apa kau menelpon ku??


" Lucas Ji, kau telah kembali dari New York tidak mengabari ku. Apakah kau lupa dengan wanita seimut diriku?"


"Tentu saja akan ku lupakan, apa pentingnya mengingat wanita seperti mu. Kasar, gendut dan kutu buku"


" Baiklah, kalau begitu ku akhiri saja panggilan ini!"


"Baiklah, aku hentikan. Lalu apa yang kau inginkan agar memaafkan ku?"


"Bagaimana kalau kita makan malam dan menonton bioskop bersama?kau yang teraktir yah!!!"


"Baiklah, pukul 19.00 kita ketemu di tempat biasa. Oke?bye.."


"Oke, bye"


Itulah percakapan biasa. Aku selalu menunggu saat-saat seperti ini, aku berharap dia melihat ku sebagai seorang wanita agar aku tidak hidup dalam ketidakpastian. Huh, melelahkan.


Seandaikan orang seperti Lucas Ji ada di dunia mimpi ku, mungkin aku tidak akan bangun. Sudahlah, lebih baik aku bersiap-siap aku harus tampil layak.


.....Pukul 19.00.....


Hei, aku di sini!!!


(Melambaikan tangan)


Tenanglah sedikit apakah kau tidak malu. Umur berapa kau...


Umur ku saja kau tidak ingat? Kau baru di New York 3 tahun dan melupakan aku yang berada di samping mu lebih 10 tahun... Huhuhu... Pria yang jahat!!!


Sudahlah, kau kira aku tidak tahu saat ini kau menipu ku. Baiklah tapi aku punya pertanyaan, apakah ini kau??? Kau kurus sekali seperti masa remaja dulu.


Memang aku sudah kurus!!! Aku menurunkan berat badan dengan cepat!!!


Apakah itu berbahaya, bagaimana kalau ada efek sampingnya? Ingat, aku yang pertama menangisi mu. Tidak ada lagi perempuan sebodoh dirimu..

__ADS_1


(Mengelus kepala Xiao)


Hentikan anak bodoh, ayo kita mulai saja. Aku harus pulang sebelum pukul 23.00!


Apakah kau ingin kencan dengan seseorang jam segitu???


Heh, untuk apa aku berkencan dengan orang lain jika ada dirimu.... Ayo kita mulai!!!


(Menarik tangan Lucas )


Hari ini aku ingin puas bermain dengan Lucas,agar aku bisa kuat menjalani kehidupan Istana itu. Aku berharap semua akan usai, aku sudah mendapatkan yang ku inginkan . Maka dari itu saatnya aku menanyakan masalah ini pada sistem.


.........


Bip..Bip...Bbippp..


Alarm ku berbunyi, malam ini akan panjang lagi. Aku tahu tidak ada yang gratis di dunia ini, maka dari itu aku harus benar-benar memberi keadilan untuk permaisuri tersebut. Sekarang sudah pukul 22.00,aku harus siap.


Yue, kau sedang memperhatikan apa di ponsel mu?


Ah, bukan apa-apa. Bagaimana dengan mu di sana? Apakah New York menyenangkan?


Hmm, sangat menyenangkan. Bagaimana dengan mu?


Aku tidak tahu harus apa. Tapi, aku menghargai perasaan yang dia miliki untuk ku! Kenapa kau bertanya?


(Lucas keheranan)


Lalu, bagaimana perasaan mu apa yang harus kau lakukan jika kau menyukai seseorang selama bertahun-tahun tapi orang tersebut tidak pernah menggubris mu dan menganggap semua angin lalu. Kemudian kau bertemu seseorang memberikan rasa yang itu, yang mana kau pilih?


Kau ini ingin sedang membuat ide untuk novel baru mu yah?


Jawab saja!


Baiklah, mungkin aku memilih orang yang memberi ku rasa itu!


Baiklah, tapi...


Apa yang ingin kau katakan, kau murung akhir-akhir tadi. Eh, jangan dulu aku ingin mengatakan sesuatu, pesanlah apapun yang ingin kau pesan aku yang membayarnya. Kau tahu, Ellia akhirnya menerima perasaan ku sewaktu di New York!!!


(Lucas tampak sangat bahagia)

__ADS_1


Apa? Be..be..narkah itu??


Benar, kapan aku berbohong tentangnya


Bukankah waktu dulu dia menolak mu di hadapan semua orang. Mengapa kau bersamanya?


Menurut ku, itu masa lalu. Yang penting itu masa kini dan dan masa depan


hah..


Aku menyukai mu bertahun-tahun, kakak bahkan tidak pernah memandang ku sebagai wanita ternyata. Aku menolak pria yang datang kepada ku dan menunggunya,tapi dia tidak pernah menyadarinya.


Saat dia menerima penolakan, bersama wanita lain aku masih menunggunya. Tapi tidak dengan Ellia.


Baiklah kak, kakak mengatakan masa kini dan masa depan yang lebih penting bukan?


(Bertanya dengan wajah serius)


Benar, Yue kau kenapa???


(Kebingungan)


Lucas Ji! " Suki desu, Tsukiatte kudasai!"


Apa yang kau katakan, kau masih tidak berubah ternyata. Masih menjadi kebiasaan menyukai jejepangan,kau lucu sekali.


Apa? Kau...


(Berdiri dan pergi meninggalkan Lucas tanpa sepatah kata setelahnya)


Yue...


Xiao berhenti,kenapa kau pergi...


Cepat sekali larinya, aku tidak dapat mengejarnya ...


...


Bagaimana bisa dia menganggap ku bercanda, aku menyukainya. Aku rasa aku menemukan jawaban dari pertanyaan ku ini, aku mungkin benar-benar hanya bisa menjadi adiknya.


Kaisar ku, aku hanya akan mencintai mu dalam hidup ini. Kehidupan lalu, kehidupan ini, dan kehidupan selanjutnya....

__ADS_1


.........


__ADS_2