
Hah... Tuan, Apakah kau gila? Hanya karena itu kau menahan ku. Aku bersedia ikut dengan mu sebab aku merasa bersalah telah menjatuhkan sesuatu secara tidak sengaja membuat baju mu terkena noda. Tapi tidak baik menahan ku seperti ini di ruangan yang hanya ada aku dan Tuan.
Kau terlalu banyak berpikir Nona Muda, aku membawa mu ke sini untuk pertanggung jawaban atas noda di pakaian ku. Tapi beginikah cara mu membalas ku?
Tuan, anda terlihat sangat berpendidikan berpengetahuan luas dan juga terlihat berasal dari keluarga bangsawan. Apakah anda tidak memiliki hati yang dalam atau lapang untuk memaafkan seseorang? Setelah meminta maaf, Tuan mengajak ku untuk pergi untuk makan dan sebagai gantinya aku yang membayarkan semuanya. Lalu sekarang apa? Apakah Tuan meminta ku untuk melayani juga?
Kau benar...
Aku meminta mu untuk melayani ku, kenapa? Apakah kau tidak mampu atau sebenarnya kau bukanlah seorang wanita?
Apa? Aku harap pembicaraan ini tidak pernah ada. Semoga kita tidak bertemu lagi...
Tapi aku ingin bertemu dengan terus. Kau wanita yang baik polos,menjaga jarak dengan pria. Sungguh mengejutkan bahwa wanita seperti mu bahkan tidak ingin di sentuh kau juga berasal dari keluarga yang berada sepertinya. Seumur hidup ku, hanya kau gadis yang berani menolak ku. Itu yang membuat ku terkagum padamu!
...
Apa? Alasan bodoh apa itu, hanya karena penasaran. " Sungguh mati aku jadi penasaran" mungkin inilah maksudnya, tapi pria ini begitu narsis sampai membuat ku ketakutan.
Awalnya beberapa hari terlewati dengan baik, aku bangun dari tidur mengerjakan deadline dan kembali tidur tanpa ada gangguan. Saat aku di minta kembali ke Istana aku menyempatkan diri agar berjalan-jalan tapi aku benar-benar sial, hetaksuso!!!
^^^...^^^
Tuan yang tampan...
__ADS_1
Anda berkata penasaran bukan dengan ku?
Bagaimana dengan begini,begini, bagaimana kalau ku sentuh yang ini? Apakah kau puas??? Sekarang biarkan aku pergi.
Hey...
Nona kau menyentuh dada ku, lengan ku dan wajah ku. Kau benar-benar penuh kejutan...
Ah, Iya benar. Aku penuh kejutan anggap saja kembang api dan juga berhenti muncul di hadapan ku.
Brakkk....
Anggap ini tidak pernah terjadi!
Huh, wanita yang hebat. Aku menyukainya aku ingin memilikinya.
....
Huh, Megu hari ku sangat berat tadi. Bisa kau lihat perangai bangsawan itu, kelak aku akan menikahkan kau dengan pria yang baik-baik. Karena aku akan mengubur pria seperti itu nanti.
Yang Mulia...
Permaisuri sangat berani tadi, entah apa Permaisuri katakan tapi jelas dia pasti terintimidasi.
__ADS_1
Tidak Megu, dia tidak terintimidasi sedikitpun! Mungkin karena dia tidak memiliki rasa malu.
Permaisuri, ada-ada saja.
Ayo kita bersiap kembali ke Istana. Aku sudah pamit ke kakek dan paman dan istrinya untuk pulang kembali. Kita harus mengemas kembali barang bawaan...
Baik Yang Mulia...
^^^....^^^
...... Di sisi lain ......
Terima kasih telah mau membantu ku kawan menyelesaikan masalah tersebut.
Dari apa yang ku selidiki, kemungkinan orang yang di balik hal ini menginginkan kematian Permaisuri. Kemungkinan ini berkaitan mengenai penerus Yang Mulia, dan juga orang yang balik ini memiliki otoritas Istana yang cukup besar sehingga tertutupi tapi mereka sangatlah kasar dalam bermain.
Aku rasa juga seperti itu...
Lalu apakah Yang Mulia telah memberitahu Permaisuri?
Belum semua,hanya sebagian. Aku ingin dia baik-baik saja, kesehatannya sedikit terganggu. Aku takut ketika memberitahunya Permaisuri tak mampu menerimanya.
Baiklah Yang Mulia Kaisar. Kita hanya harus waspada, sebab dinding juga sepertinya memiliki telinga...
__ADS_1
..........