Time Travel Sang Novelis

Time Travel Sang Novelis
eps. 17


__ADS_3

Hah, di zaman ini Lucas Ji juga ada? Hanya saja perbedaan yaitu Lucas Ji abad ku itu memiliki rambut pendek memiliki postur tubuh yang bisa di bilang sangat sempurna. Memiliki gaya yang cool dan bersahabat tapi sebenarnya sangat kekanak-kanakan bisa di bilang Mirip Ahn Jiwon pemeran **. Alex.


Sedangkan Lucas Ji versi abad ini bisa di bilang lebih kelihatan dewasa dan humoris. Itu terlihat saat aku menolak permintaannya untuk menatap matanya. Tapi untuk penampilannya saat ini terlihat seperti pria pada umumnya masa ini. Memiliki rambut panjang berkilau warna hitam dan postur tubuh sama persis. Apa mungkin bisa jadi mimpi ku di sini? Sebaiknya aku harus fokus saja. Dan juga lebih baik aku tidak serakah, aku tidak ingin leher ku di penggal karena di tuduh berselingkuh.


Sekarang aku ingin Istirahat,aku makin lelah berendam. Aku juga ingin bangun dari dunia mimpi ini.


...


Hoaaaammm......


Aku harus bersih-bersih... Aku harus kembali tidur setelah alarm itu berbunyi...


.....Beberapa saat kemudian.....


Aku harus kembali, saat ini pasti sudah pagi di abad itu...


^^^...^^^


Wajah mu begitu indah ketika sedang tidur.Maaf, karena diriku kau harus menderita. Aku tidak ingin kau terluka tapi semakin aku ingin melindungi mu semakin banyak semak berduri menyakiti.


Siapa itu berbisik? Tapi suara ini ...


Kau harus kuat aku harus memastikan bahwa kau benar adanya untuk ku..


Jika kau benar mencintai ku, kau harus percaya padaku bahwa aku lebih kuat dari yang kau duga...


(Membuka mata perlahan)


Sejak kapan kau terbangun...


Maaf aku harus pergi...

__ADS_1


Tunggu, siapa kau berani datang ke kamar ku mengenakan pakaian hitam.


(Memegangi tangan pria tersebut)


Aku harus pergi! Maafkan aku..


(Berbalik)


Ssaaat...Plaaaak....


Kau ingin memukul leher ku kan. Untuk membuat ku pingsan..


Aku tidak tahu kau pandai dalam bela diri..


Bukan urusan mu ...


Siapa kau, bukankah aku bertanya tadi. Kau ingin bilang atau aku menarik sendiri penutup wajah mu ini.


Kaisar?... Benarkah ini Yang Mulia?


(Menarik penutup wajah Pria tersebut)


Ini aku, benarkan...


Yang Mulia maafkan aku... Aku tidak sengaja, aku akan melepaskan kuncian ku terlebih dahulu.


Bagaimana bisa kau melakukan itu padaku? Aku terlihat sangat menyedihkan tadi...


Awalnya aku mengetahui suara itu,tapi aku ingin mengetahui lebih jelas apakah itu Yang Mulia atau bukan...


Tapi untuk apa Yang Mulia datang seperti pencuri di malam hari?

__ADS_1


Awalnya aku ingin datang secara resmi tapi aku tidak bisa melakukannya secara terang-terangan. Karena setelah kau pergi banyak hal yang terjadi di dalam Istana,aku juga merindukan mu.


Baiklah Yang Mulia, segera mungkin aku akan kembali setelah kediaman ku di bangun kembali.


...... Beberapa saat kemudian.....


Permaisuri aku kembali ke Istana secepatnya,matahari sudah terbit. Aku harus kembali sebelum ada yang mengetahui aku tidak berada di Istana semalam.


Baiklah Yang Mulia...


Permaisuri, kemarilah biar ku kecup kening mu agar aku bisa menahan kerinduan ini sampai beberapa hari ke depan...


Baiklah Yang Mulia


(Tersipu malu)


Aku pergi dulu, jaga dirimu...


swosshhhh....


Ternyata aku bangun terlalu awal, tapi sudahlah aku merasa lega bahwa ada yang mencari ku...


Selama ini ada hanya aku yang mencari orang tapi tak ada yang mencari ku. Bahkan dia tidak pernah mencari ku, bodohnya aku. Entah kenapa aku seperti pada Kaisar? Apa mungkin karena rupanya? Wajahnya putih mulus menunjukkan bahwa Kaisar sangat menjaga penampilan, rahang yang nampak di wajahnya menunjukkan sosoknya yang gagah,dagu indah bibir tipis merahnya, alis dan matanya bagaikan perpaduan yang sempurna.


Rambut panjangnya berwarna putih perak/silver, leher yang indah dan tulang selangka yang menunjukkan keseksian Visualnya. Persis dengan pemeran tokoh dari Tale Of Yellow Dragon. Aduh, apa aku berimajinasi? Tidak, ini kenyataan sekali. Aduh menyenangkan sekali memiliki pria tampan menjadi suami ku...


Kalau aku menyianyiakan pria seperti itu aku mungkin menyesal sangat menyesal.


Aku rela melepaskan 100 Lucas Ji agar bisa bersama Kaisar seperti mu dalam satu kehidupan saja sudah bahagia!!!!


Ini adalah motto hidup ku! Aku harus menjadi wanita yang lebih realistis tidak usah memikirkan lebih panjang, lebih baik menjalani saja dengan yang sudah diaturkan sistem.

__ADS_1


^^^....^^^


__ADS_2