Time Travel Sang Novelis

Time Travel Sang Novelis
eps. 20


__ADS_3

Aku merasa pengap berada di dalam Istana sekarang, aku ingin berjalan-jalan terlebih dahulu sebelum istirahat..


Brakkk... ...


Aduh, sakit sekali...


Maaf saya berjalan tidak hati-hati...


Tidak apa-apa saya juga bersalah tidak memperhatikan langkah ku..


Mari saya bantu berdiri....


Eh, itu kau lagi nona???


Tuan Noda?


Sejak kapan nama ku berubah?Aku punya nama sendiri " Ming Zhu "..


Terserah, apapun nama mu aku tidak peduli. Kenapa Tuan sendiri ada di Istana?


Aku baru saja di panggil ke sini untuk mengerjakan sesuatu. Apakah Nona butuh bantuan?


Tidak perlu! Di Istana ini aku mengerjakan segalanya sendiri. Dan apapun yang aku lakukan bukan urusan mu!


Ya sudahlah, sampai jumpa lagi...


Heh, sampai jumpa apa? Aku tidak ingin berjumpa lagi. Kau itu menyedihkan


...


Itu merupakan awal mula hubungan yang ku dengannya. Pertemuan yang tidak ku sengaja ternyata membuat ku menjalin hubungan pertemanan dengan pria yang mirip dengan Lucas Ji.


Tidak ada bedanya, antara dia yang di abad ini dengan Lucas Ji yang di abad ku. Pertemuan terjadi secara terus menerus entah di sengaja atau tidak aku menikmatinya sembari menghabiskan waktu menunggu Ibu Suri menjalankan pionnya satu demi satu.


^^^...^^^


Megu, siapkan pakaian ku. Aku ingin ke suatu tempat hari ini dan juga Pi kau tunggulah kami di sini, jika ada sesuatu terjadi segera hubungi aku lewat gagak yang telah ku latih itu.

__ADS_1


Baik Permaisuri..


Kita harus bergegas, jangan sampai penyamaran kita terbongkar.


Yang Mulia, bagaimana bisa Permaisuri tampak cantik bahkan menggunakan pakaian pria. Yang Mulia bisa mengalahkan pria cantik dan tampan di tempat itu...


*Kau ini memiliki mulut yang manis yah*...


Kyahhhhh...


Ayo Pergi!!!


Jika tidak hari ini kapan lagi. Jiai mengirimi aku surat lewat gagak, dan dia sendiri menunggu di tempat tersebut untuk melakukan reservasi,menyamar sebagai Tuan Muda. Hari ini aku akan membuktikan bahwa dalang dari pembakaran tersebut dan penyebab kematian pemilik tubuh ini adalah dia....


Tuan Muda....


Hamba di sini, harap Yang Mulia menemukan yang di inginkan di sini.


Jiai, kau sudah menemukannya? Benar Yang Mulia. Hamba melihatnya sendiri, Mereka ada di ruangan 3 lantai 3.


Dari yang hamba ketahui, rumah bordil di lantai dasar ini tempat perjudian dan untuk pelayanan kamarnya bisa lantai dasar maupun ruangan tingkat 2. Dan ruangan tingkat 3 hanya orang khusus dan memiliki modal dan reservasi khusus.


Bagaimana caranya agar aku bisa masuk ke ruangan mereka secara langsung. Bisa di lihat posisi ruangan kita berjarak cukup jauh. Jiai kau memesan Ruangan 1 sedangkan mereka di Ruangan 3. Siapa di ruangan 2? Apakah kita tidak bisa mengubahnya?


Hamba sudah berusaha tapi pemilik bordil ini mengatakan bahwa itu merupakan tempat khusus yang di tempati bangsawan itu.


Baiklah, tidak apa!


Tiba terdengar sesuatu...


Suara riuh apa itu? Apakah ada hal serius terjadi? Tapi hanya di ruangan itu....


Tuan? Ruangan kita ada di atas?


Jiai, ikuti aku... Megu, niklah ke atas lebih dulu bersama Jingjing bawahan Jiai...


Baik Yang Mulia...

__ADS_1


Ternyata mereka berkelahi memperebutkan Tuannya. Tapi mereka para gigolo untuk melayani pria atau wanita?


Tuan semua? Mengapa kalian bertengkar? Suara kalian nyaris membuat ku tuli...


Siapa kau? Berani sekali masuk ke tempat ini apakah Tuan tidak punya sopan santun?


Benarkah aku tidak memiliki itu? Kalau begitu maafkan aku....


(Merunduk)


Tuan Muda, jangan lakukan itu. Ini bukti kami?


(Sambil menunjukkan plakat hak istimewa rumah bordil)


Maafkan kami Tuan, tidak mengetahui itu. Maafkan kami karena tidak mengenali lebih awal dan berbuat yang tidak sopan.


Baiklah, aku sibuk. Katakan kalian ingin ke ruangan 3 tingkat 3 bukan?


Benar Tuan...


Dari kalian bertiga hanya di minta 2 kan, yang melayani tamu diatas? Bagaimana jika 2 diantara kalian masuk keruangan ku di ruangan 1 tingkat 3? Aku membayar 2 kali lipat dari yang di tawarkan.


Saya saja Tuan dan kawan ku satu ini. Kami bisa melayani kamar untuk wanita dan pria saya pasti bisa memuaskan Tuan.


Bagus... Jiai kau tahu apa yang aku pikirkan bukan???


Apa yang aku pikirkan merupakan kegilaan yang menuntut keadilan. Mungkin ini nampak sangat berbahaya tapi jika hanya ini jalannya maka akan ku tempuh. Siapa jalang yang memesan 2 pria sekaligus?


....


Maafkan atas keterlambatan untuk update novel ini. Saya tidak sibuk mengerjakan apapun hanya saja kesehatan saya mudah terganggu. Terlebih hampir seminggu ini saya sakit.Karena hal tersebut, saya membuat para pembaca semua menunggu.


Sekal lagi maafkan atas keterlambatan dan...


Terima kasih semuanya yang telah mendukung novel ini dan saya berharap para pembaca sekalian untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan #3M.


^^^....^^^

__ADS_1


__ADS_2