Time Travel Sang Novelis

Time Travel Sang Novelis
eps. 13


__ADS_3

Saat ini, perjalanan menuju ke rumah kakek. Aku ingat, aku hanya berhubungan dengan kakek keluarga ku satu-satunya dengan surat. Entah bagaimana rasanya memiliki seorang kakek. Saat kehidupan ku di abad 21 aku memiliki orang tua yang lengkap, tapi tidak memiliki nenek ataupun kakek. Sehingga keluarga ku tidak terlalu memanjakan ku.


Dan aku berharap kedatangan ku ke sini merupakan hal baik...


Yang Mulia Permaisuri, kita akan segera tiba di kediaman keluarga Xing...


Baiklah megu, saat ketika kita sampai di sana


Chiiit.


Suara kereta kuda berhenti...


Yang Mulia Permaisuri, kita sudah tiba. Mari hamba membantu Permaisuri turun.


Terima Kasih megu...


Wah...


Bangunan indah ini dulu pernah menjadi rumah ku? Pemilik tubuh ini benar-benar menjalani hidupnya penuh kemegahan. Bagaimana tidak, ukiran dan ornamen-ornamen di sekitar ini sangat bernilai seni yang tinggi. Berbeda dengan ku di abad 21, aku tinggal dengan Ibu dan Ayah bisa di bilang hidup kami berkecukupan aku tinggal dengan 3 bersaudara. Sedangkan aku di sini hanya anak tunggal.


Keponakan ku... Selamat datang kembali ke kediaman Xing.


Paman Lu, aku sangat merindukan mu. Dimana kakek?


Ayo kemari nak, kakek sedang berada di taman belakang. Kakek mu mengetahui kau akan datang.


Benarkah paman? padahal aku datang ingin mengejutkannya.


Berjalan kecil di menuju taman belakang merupakan tempat kesukaan kakek dengan ku saat belajar dulu. Bukankah begitu ringkasnya pemilik tubuh ini memiliki perasan dan ingatan itu. Aku juga merasa seperti biasa dengan tempat ini bagaikan Deja Vu.


Kakek....


Aku sangat merindukan mu...

__ADS_1


Cucu ku tersayang,akhirnya kau tiba. Aku juga sangat merindukan mu.


Ayah, cucu mu ini tidak ingin di persilahkan duduk terlebih dahulu. Dia sekarang sudah menjadi Permaisuri bukan anak kecil,sudahlah berhenti memeluknya...


(Paman Lu bergurau)


Bagaimana bisa, walaupun dia Permaisuri. Dia akan tetap menjadi cucu ku yang paling kecil.


Uh, kakek...


Aku akan tetap menjadi sekecil itu ternyata. Dan juga aku membawa ini, ini adalah pemberian dari Kaisar untuk kakek.


Wah, Cantik sekali belati ini. Ukirannya sangat unik dan juga bahan dari belati ini sangatlah langkah. Ternyata Kaisar,masih mengingat ku rupanya. Marilah, kita ke dalam terlebih dahulu dan istirahatlah.


Baik kakek, Paman Lu...


Aku permisi sebentar ingin ke dalam...


Baiklah,hati-hatilah berjalan.


...


Ayah, apakah kau tahu mengapa Xing Xingyue pulang kembali setelah beberapa tahun ini?


Aku tidak tahu pasti apa yang membuatnya pulang kembali. Tapi aku bersyukur dia kembali, apakah kau tidak melihatnya? Dia saat ini sangatlah kurus menurutku di banding saat bertemu dengannya dulu.


Benar ayah, meskipun begitu. Kesedihannya di dalam Istana membuatnya seperti itu menjadikannya lebih dewasa di banding dulu. Aku berharap tidak ada yang buruk.


^^^...^^^


Hari ini sangat melelahkan sebelum ke rumah kakek,Ibu Suri menyuruh kami datang menemuinya tapi seperti yang ku sepakati oleh Kaisar. Kami berdua hanya harus mengikuti arusnya saja,aku harap Kaisar menggunakan waktunya sebaik mungkin.


Tapi, sudah berapa lama aku pergi dan belum bangun dari tidur ku? Aku ingin bangun melihat abad 21. Melelahkan menjadi permaisuri, meskipun seperti itu aku ingin tahu berapa berat badan ku sekarang.

__ADS_1


Megu, aku ingin istirahat saja hari ini. Jika kakek datang mengajak untuk makan malam katakan saja aku kelelahan dan ingin istirahat karena sudah lama aku tidak berada di sini. Dan katakan pada kakek,besok aku ingin menemuinya untuk pergi bersama ke makam Ayah dan Ibu ku!


Baik Yang Mulia...


Baiklah, aku ingin istirahat....


(sambil menutup mata)


.........


Hoaaammm.....


Ternyata sudah kembali ke abad 21 rupanya. Hanya secepat itu, aku masih belum terbiasa. Ayo kita lihat timbangan...


Tetteteet...


Eh, berat ku 45???? Apakah ini benar? Tubuh ku jadi sangat kurus ternyata padahal sebelumnya terakhir aku timbangan dulu 75... wah, aku kurus.... Aku harus bercermin.


Ahhhh....


Aku benar-benar kurus, sangat ideal. Aku jadi semangat, aku harus bertemu Lucas Ji secepatnya. Dia pasti akan menyukai ku karena aku kurus kembali. Tapi aroma tubuh ku bau sekarang, aku harus mandi dan menulis novel segera.


...... Beberapa saat kemudian......


Ah, menyenangkan setelah mandi dan menulis novel kali ini jadi lebih lancar. Bahkan editor ku sangat bangga padaku. Mungkin itu karena sebabnya...


Ehhh, mengapa aku mengingat Kaisar itu? Ah sudahlah,dia hanya pria fiksi yang ada di mimpi ku. Meskipun begitu, aku sebenarnya tidak ingin berbohong dengan diriku sendiri bahwa aku menyukainya. Sebaiknya biar ku pastikan bahwa aku hanya menyukainya bukan mencintainya.


.........


Siapa yang tahu, sesaat ketika menyukai sesuatu bisa sekaligus mencintainya. Mengharapkan orang lain yang selalu berada di samping mu untuk mencintai mu kembali adalah hal terbodoh, bagaimana bisa?


Jika dia mencintai mu dia tidak akan membuat mu menunggu, dia akan ada pada saat yang tepat. Itu yang orang katakan, tapi ini novel bisa saja berubah dan merubah.

__ADS_1


Berharap kau tidak mengikuti alur itu, ubahlah dan buat takdir mu!


^^^..Sistem..^^^


__ADS_2