TOO BEAUTIFUL

TOO BEAUTIFUL
#43


__ADS_3

"Hmmpphh ..." Honey mendesah dalam ciumannya.


Blue melumaat bibir Honey dengan penuh gairah dan tangannya menuju ke punggung Honey untuk membuka resleting bajunya.


Blue mengumpat dalam hati ketika tak menemukan resleting di bagian punggung Honey.


"Bukan di sana," ucap Honey tertawa pelan ketika Blue meraba-raba punggungnya untuk membuka gaun pengantinnya.


"Oh my ..." Blue menempelkan keningnya di kening Honey.


Blue tertawa pelan karena dia merasa terburu-buru bercinta dengan Honey.


Lalu Blue menangkup pipi Honey dan menatap matanya.


"Aku sangat mencintaimu dan aku ingin melakukan hal ini dengan sangat berkesan bagi kita," ucap Blue lirih dan mengecup bibir sang istri.


Honey mengangguk dan mengusap bibir Blue dengan jari lentiknya.


Lalu Blue menggandeng tangan Honey menuju kamar Blue.


"Di mana resletingnya?" tanya Blue.


"Di sini," jawab Honey sembari menunjuk ke bagian samping tubuhnya.


Blue tersenyum dan mulai membuka resleting gaun pengantin Honey dengan perlahan.


Tak memakan waktu lama, Blue pun berhasil membuka gaun berat itu.


Honey mengangkat tangannya kenatas seakan lega dari beban baju yang cukup berat itu.


Honey tak menggunakan bra dan hanya menggunakan ****** ***** berenda warna putih saja.


Dan dia sama sekali tak merasa malu pada Blue ketika dadanya terlihat sempurna di depan mata Blue.


"Kau tak malu padaku?" tanya Blue dan merengkuh pinggang Honey untuk mendekat ke arahnya.


"Tidak, karena kau suamiku. Dan kata mommy aku harus terbuka padamu," ucap Honey dengan entengnya.


Blue tertawa karena ucapan polos Honey itu.


"Oh my ... Kau akan habis hari ini di ranjangku, Baby," ucap Blue gemas dan langsung melahap bibir Honey yang nampak lezat di matanya.


Honey tertawa pelan dalam tautan bibir mereka yang semakin lama semakin penuh hasrat.


Blue membawa Honey ke atas ranjang dan merebahkannya di sana.


Blue mulai mencium leher Honey dan menyesapnya pelan.


Honey membuka kancing kemeja Blue dan mulai meniru apa yang Blue lakukan padanya.


Honey menyesap leher Blue dan bahkan menggigitnya pelan hingga terbentuk tanda merah di sana.


"Aahh ..." desah Blue dan mengangkat tangan Honey ke atas.


Dia mulai menciumi dada Honey yang terlihat menggiurkan di matanya.

__ADS_1


"Aaahh ... Blue ..." Honey mendesah dan memegang tengkuk leher Blue hingga rambutnya.


"Touch me," desah Honey dan tubuhnya menggeliat di bawah tubuh Blue.


Mendengar ******* Honey membuat hasrat Blue semakin tinggi.


"Kau benar-benar semanis madu, Honey," bisik Blue dan kini ciumannya berada di sekitar perut Honey.


Tangan Blue mulai merayap ke balik celana daalaam Honey.


Honey terpekik pelan ketika jari Blue mulai bermain di bagian paling sensiitif di tubuhnya.


Blue melihat ke arah wajah cantik Honey yang juga melihat ke arahnya.


"Kau menikmatinya?" tanya Blue.


Honey hanya mengangguk dan kemudian Blue kembali mencium bibirnya dengan panas.


Semua kancing kemeja Blue telah terbuka dan pria sexy itu membuka bajuya.


Tangan Honey mulai mengusap lembut tubuh Blue hingga membuat lelaki itu semakin tak sabar memasuki inti dari permainan ini.


Blue membuka kain terakhir yang ada di tubuh Honey. Dia mengusap lembut area itu dan membuat Honey mengapitkan pahanya karena merasakan kenikmatan yang belum pernah dirasakannya.


Honey kembali mendesah dan Blue membungkam bibir Honey dengan tautan bibirnya.


Dada nereka telah menempel sempurna tanpa ada penghalang apapun di sana.


"Kita belum memasuki kegiatan inti, Honey," bisik Blue di depan bibir Honey.


"Aku tahu itu," sahut Honey dengan pandangan mata yang sudah berkabut gairah.


"Aku melihatnya di internet. Bisakah kita memulainya, Blue?" tanya Honey yang membuat Blue tertawa pelan.


Blue berdiri dan membuka celananya. Honey melihatnya hingga akhirnya melihat milik Blue yang cukup membuatnya cukup takjub.


Blue kembali naik ke atas tubuh Honey dan jatinya memegang milik Honey yang sudah terasa basah.


Blue menyunggingkan senyum miringnya dan membuka paha sang istri dengan lebar.


Blue mulai memasukkan miliknya menuju tempat yang seharusnya.


"Aakkhh," Honey mendesah pelan ketika milik Blue mulai masuk dan terasa akan merobek mahkotanya.


"Sakit?" tanya Blue.


Honey menggeleng.


Lalu Blue kembali mencoba memasukkannya dengan sedikit kuat.


Honey menggigit bibirnya dan Blue menciumnya kembali.


Dia ingin melakukannya dengan perlahan agar tak terlalu membuat Honey sakit.


Hingga Blue akhirnya berhasil melakukannya dan menatap mata misty indah sang istri.

__ADS_1


Mereka saling bertatapan dengan tubuh Blue yang bergerak perlahan di atas Honey.


Tangan kanan Blue memegang paha mulus Honey dan tangan kirinya membelai pipi wanita cantik nan molek itu.


Honey menangkup rahang kokoh Blue dan membelainya.


"I love you," bisik Hoeny dengan penuh cinta.


Blue tersenyum dan melumaat lagi bibir Honey. Mereka sama-sama menikmati adegan ranjang perdana mereka.


Setelah cukup lama bergulat dengan gerakan slow, akhirnya Blue menuntaskan kegiatan panas ini dengan mencapai titik kenikmatan bersama.


Tangan mereka saling bertautan ketika Blue dan Honey sama-sama merasakan puncak klimaaks itu.


Tubuh Blue masih berada di atas tubuh Honey dan Blue mencium kening dan menggesekkan hidung mancungnya pada hidung Honey.


"Mulai saat ini kau boleh menggodaku sepuasmu," ucap Blue dan mengecupi bibir Honey.


"Menggodamu hingga berakhir di ranjang?" tanya Honey seakan sudah mengerti maksud Blue.


Blue tertawa pelan dan bibirnya tersenyum lebar. Hal yang sangat disukai oleh Honey.


Honey mencium bibir Blue yang seakan tak ada puasnya.


"Ayo kita mandi," ucap Blue yang kemudian segera beranjak dari atas tubuh Honey.


Honey hanya tersenyum dan Blue menggendong tubuh Honey ke kamar mandinya.


Mereka mandi bersama di bawah shower air dingin karena cuaca yang lumayan panas.


Blue juga membersihkan darah yang menempel di paha Honey.


"Thank you," ucap Honey dan memeluk Blue di bawah shower.


Blue mengusap punggung basah Honey dan memgecup bahunya.


Setelah mandi, mereka pun segera berpakaian dan menikmati makan malam yang sudah disiapkan sebelumnya oleh pelayan.


"Kita jadi ke Korea, Blue?" tanya Honey.


"Ya, kita berangkat besok," jawab Blue.


"Besok? Secepat itu?" tanya Honey.


"Ya, aku sudah menemukan ayahmu," jawab Blue.


Honey menghentikan makannya dan melihat Blue.


"Benarkah?" tanya Honey seakan tak percaya jika Blue secepat itu menemukan ayahnya.


"Ya, Baby. Aku sudah menemukannya dan dia sudah bercerai dengan istrinya 5 tahun yang lalu. Menurutmu ini kabar baik?" tanya Blue.


Honey beranjak dari duduknya dan langsung memeluk Blue lalu naik ke atas pangkuannya.


"Thank you," bisik Honey di telinga Blue.

__ADS_1


Blue memeluk Honey yang ada di atas pangkuannya.


"Tak perlu mengucapkan hal itu lagi karena aku adalah milikmu dan aku akan melakukan apapun untukmu, Baby," sahut Blue.


__ADS_2