
Hah sebenar nya gini para sahabat hkm tuh sebenarnya bingung mau nulis alurnya gimana, Hah jjr aja nih kepala hkm tuh pusing bngtt mikir nya, tpi yah aku nulis yg terlintas di pikiran aku aja :v. tau ah aku bngung mo bcara apa yg intinya, Bantu likee and cmn teman teman!:) Dan stu lagi kalau ga nyambung cmn aja yah nnti ku ubah,.........Simak aja crita nya
Ehemm...............
"Cih jangan berbicara lembut kepadaku!, Di telinga ku suara itu seperti bebek yang mengomel tau!!. Kesal al
"BERANI NYA KAU!!!!, Teriak jia
"CUKUP!!. Bentak yang mulia, Mulai melihat perdebatan kedua anak nya itu
"Kalian berhenti lah berdebat. " Dan An'er ada apa??. Ucap yang mulia
"Oh~ tidak aku hanya ingin memukul meja saja, entahlah yang mulia tangan ku sangat gatal ingin mrmatahkan kepala seseorang dan menginjak nya menjadi bubur!. Ucap al dengan mengabil salah satu buah dan menginjak nya
Glek
__ADS_1
" Mereka menelan ludah dengan kasar sebab al sangat kejam dengan perkataan nya itu.
" Oo yah silahkan kalian lanjutkan jamuan nya, aku sudah kenyang, dan yah hari pendewasaan ku akan tiba dalam seminggu lagi, jadi kalian siapkan semua dengan bagus dan jangan ada ganguan aku tidak menyukai acara ku tergangu, dan yah ketika aku menemukan pemberontak atau ada yang ingin menbunuhku, maka aku sendiri yang turun tangan untuk membunuh nya!. Ancam Anli dengan mengeluarkan aura kuatnya untuk menekan semua yang ada di dalam ruangan ini
" B-baiklah sesuai keinginan mu di acara nanti tidak akan ada yang mengacau. Gagap yang mulia dengan sekuat tenaga menahan aura, kalau ia tidak menahan nya mungkin ia akan pingsan disini.
" Hmmm.
Bruk...
" Upss, sepertinya aku berlebihan?, Hah maaf kan aku, aku sungguh tidak tahu kalau mereka akan pingsan!. Anli berbicara dengan menutup mulutnya dengan kaget
" Ah tidak apa meimei, kau pergilah beristirahat aku akan mengurus mereka. Ling berbicara dengan lembut
" Eumm baiklah gege, kalau begitu aku pamit semua!. Ucal an lalu pergi meninggalkan semua orang yang masi melihat dengan tatapan takut.
__ADS_1
" An berjalan keluar meninggalkan mereka, akan tetapi ia berhenti berjalan ketika melihat sang pengawal yang sempat ia berikan jari manusia untuk ia makan.
" Oh~ hai paman pengawal. Sapa Anli dengan riang
" N-nona pertama. gugup pengawal, ia masi takut melihat wajah sang nona pertama, untuk pertama kalinya ia merasakan darah di lidah nya, dan semua itu karena anli yang langsung datang memberikan jsri tersebut ke mulut nya yang siap mengumumkan nama anli.
" Paman pengawal, apakah kau tidak apa-apa?, aku melihat kau pucat paman pengawal, kalau paman pengawal sakit, aku akan meminta pengawal lain untuk menjaga disini. Anli berucap dengan polos sambil memiringkan kepalanya.
" Pengawal yang melihat nona pertama yang sangat polos itu, langsung saja mengelengkan kepala tanda tak usah.
" Auuhh baik lah paman pengawal, kalau begitu aku akan kembali, oo yah paman pengawal kaki manusia ada di kediaman ku, apa kau mau paman pengawal?. Ucap anli dengan polos
" T-tidak nona pertama, pengawal ini tidak bisa memkan nya. jawab sang pengawal dengan cepat.
" Eumm baiklah, kalau begitu selamat bekerja paman pengawal. ucap anli berjalan meninggalkan pengawal tersebut.
__ADS_1